Mamuju _ Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sulawesi Barat merilis hasil survei IKUB 2025 yang menunjukkan capaian 81,03, jauh di atas target yang ditetapkan Kemenag Sulbar senilai 75.
Capaian ini, berdasarkan hasil Survei Evaluasi Kerukunan Umat Beragama 2025 yang dilakukan Kementerian Agama bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (P3M) Universitas Indonesia.
Hasil survei yang diumumkan Badan Moderasi Beragama Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama dalam kegiatan Refleksi 2025 dan Proyeksi 2026 di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Untuk Provinsi Sulawesi Barat,Survei yang dilakukan pada September‑November 2025 dengan melibatkan 225 responden yang terdiri dari 112 responden laki-laki dan 113 responden perempuan dari lima agama yang ada di provinsi ini.
Capaian IKUB tersebut, menempatkan Sulbar di atas rata‑rata nasional IKUB 2025 yang berada di angka 76,47. Ini mencerminkan kontribusi signifikan dari partisipasi masyarakat dalam program Penguatan Kerukunan Umat dan moderasi beragama yang terus digerakkan.
Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Adnan Nota, menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. “Angka ini bukti bahwa upaya kolaborasi antara pemerintah, lembaga keagamaan, kelompok kerja Kerukunan, Forum Kerukunan Umat Beragama dan masyarakat membuahkan hasil. Kami akan terus memperkuat dialog lintas agama dan program pemberdayaan agar kerukunan tetap terjaga,” ujarnya.
Dalam survei tersebut terdapat tiga dimensi utama yang dinilai dengan hasil Toleransi, 88,59, Kerjasama 73,64, dan Kesetaraan 80,85.
Sementara Indeks Kesalehan Sosial Umat Beragama (IKsUB) dari kelima agama yang disurvei, semua menunjukkan skor di atas 80, menandakan tingkat kepercayaan dan saling menghormati yang tinggi.
Secara nasional nilai IKsUB dengan rincian: Islam 84.57, Kristen 84.80, Katolik 84.93, Hindu 83.87 dan Buddha 83.70.
Busrang Riandhy