HOT NEWS
Berita
Senin, 27 Februari 2017, 11:48

Mantapkan Bekal Penyuluh Melalui Kajian Rutin Penyuluh Agama Islam KanKemenag Polman

Inmas (Polman) Dalam rangka menguatkan peran dan fungsi Penyuluh Agama Islam di tengah-tengah masyarakat Polewali Mandar, penyuluh Agama Islam di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar senantiasa melakukan langkah maju, kreatif dan inovatif dalam memberi penguatan skill dan SDM sebagai tenaga penyuluh yang berada di garda terdepan dari Kementerian Agama. Dimana para penyuluh Agama Islam ini memiliki peranan yang cukup strategis di tengah-tengah masyarakat. selain ia sebagai pendakwah Islam, juga Penyuluh Agama Islam itu, sesuai dengan fungsinya, sebagai pembimbing, penerang, dan pembangun masyarakat dengan bahasa agama.Peranan penyuluh agama selain berfungsi sebagai pendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan juga berperan aktif dalam mengatasi hambatan yang membangun jalannya pembangunan, khususnya mengatasi dampak negatif....
Senin, 27 Februari 2017, 09:38

Kakanwil : Pembagian Kuota tambahan berdasarkan Jumlah penduduk muslim

Inmas ( Sulbar ) " Keputusan menteri agama ( KMA ) nomor 75n tahun 2017 terkait kouta haji tahun 1438 H/ 2017 M sejumlah 221.000 orang terdiri dari kuota Haji nreguler sejumlah 204.000 orang dan kuota haji khusus 17.000 orang. Kuota haji reguler sebanyak 202.518 orang dan kuota petugas haji daerah sejumlah 1.482 orang. kuota provinsi sulawesi barat, jemeah haji reguler 1448 dan 10 orang TPHD, sedangkan tambahan kuota Haji reguler Provinsi Sulawesi barat sejumlash 21 orang." demikian gambaran singkat pelaksanaan rakor Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat dengan pemerintah Provinsi sulawesi barat, Pemerintah kabupaten, kakankemenag se Sulawesi Barat serta para kasi PHU kankemenag kabupaten se Sulbar, yang dipimpin langsung oleh kakanwil kemenag sulbar H. Muhdin didampingi oleh kabid PHU kanwil kemenag sulbar H. M. Muflih di Ruang Kerja Kabid PHU, Jum'at,...
Senin, 27 Februari 2017, 07:54

Yoyoh Indayah : "Siswa MAN Mamuju, bukan geng motor"

Inmas(MAN Mamuju) . Kombes Dir Binmas Polda Sulbar, Dra.Yoyoh Indaya,M.Si menjadi pembina upacara di MAN Mamuju, Senin, 27 Februari 2017.Dalam arahannya Yoyoh berharap agar siswa MAN Mamuju tidak ada yang bergabung dalam geng motor karena ini sangat meresahkan masyarakat terlebih lagi sangat berbahaya bagi diri sendiri. "Masih sangat banyak kegiatan positif yang bisa dilakukan oleh para remaja dalam mengisi hari-harinya" imbuhnya, Pada kesempatan ini dia juga menyerahkan bantuan alat olahraga untuk siswa MAN Mamuju. Selain itu dia juga memotivasi seluruh peserta upacara dengan menceritakan kisah motivasi seorang anak yang sukses setelah melalui berbagai penderitaan. Terlihat peserta upacara hikmat menyimak. Diakhir arahannya dia berpesan agar tetap menjunjung tinggi kedisiplinan. Karena disiplin adalah kunci kesuksesan. Ditemui diruang kepala MAN Mamuju,...
Minggu, 26 Februari 2017, 21:03

Buka rakernas, Menag ingatkan esensi agama

Jakarta (inmas Sulbar) Kementerian agama republik Indonesia gelar rapat kerja nasional yang berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 februari 2017 di hotel mercure ancol Jakarta. Rakernas tahun ini digunakan sebagai wadah untuk mengevaluasi kembali apa yang telah dilakukan kemenag selama tahun 2016 berjalan. Disamping itu membahas kondisi kebangsaan kekinian serta mencari alternatif solusi dimasa yang akan datang. Menteri agama Republik Indonesia Lukman Hakim Syaifuddin berbicara dihadapan para pejabat kementerian agama dengan menitikberatkan pada pengoptimalan kinerja kementerian agama dalam mewujudkan nilai-nilai bermartabat, unggul dan berdaya saing. Menurut menteri bahwa Kementerian agama dituntut untuk mengembalikan esensi agama yg sesungguhnya. "bahwa kita tak ingin agama di Indonesia direduksi dan dipersempit pemaknaannya, agama yg hakekatnya memberi dirubah menjadi lebih mengutamakan menuntut dan...
Minggu, 26 Februari 2017, 10:43

Peserta Rakernas Kemenag mulai berdatangan

Jakarta (inmas sulbar) untuk mengevaluasi program yang telah dilaksanakan pada tahun sebelumnya dan membahas isu terkini serta rencana kerja ditahun yang akan datang, kementerian agama Republik Indonesia menggelar rapat kerja nasional (rakernas) yang rencananya dibuka oleh menteri agama hari ini 26 februari 2017. Pemandangan di hotel mercure ancol sendiri sebagai tempat dihelatnya raker ini sudah mulai ramai. Sejumlah peserta telah melakukan registrasi di meja panitia hingga saat ini. Menurut panitia, rakernas ini akan diikuti oleh para pejabat eselon I dan II Pusat, para kakanwil kemenag provinsi, para pimpinan perguruan tinggi agama, kepala balai diklat keagamaan se-Indonesia.Kakanwil kemenag Sulawesi Barat, H.Muhdin bersama ibu ketua DWP Kanwil Kemenag Sulbar Nurlina Muhdin dijadwalkan tiba di Jakarta beberapa saat yang akan datang.Berdasarkan jadwal...
Sabtu, 25 Februari 2017, 13:54

MGMP SE WILAYAH KABUPATEN MAMUJU

MTs Negeri Binanga Mamuju mengadakan kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) se Wilayah Kabupaten Mamuju yang dibuka pada hari Jumat (24/02/2017) bertempat di aula Citra Noor Ainunnisa Jl. Hapati Hasan Mamuju. Kegiatan ini dihadiri dan dibuka oleh Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju Drs. H. Burhanuddin.Sebelumnya Kepala MTs Negeri Binanga Mamuju Hj. Sumiati, S.Ag menyampaikan laporan penanggung jawab kegiatan, dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa Tujuan pelaksanaan kegiatan MGMP ini untuk meningkatkan kualitas dan pemahaman kurikulum 2013 bagi tenaga pendidik se Wilayah Kabupaten Mamuju. Diharapkan peserta yang hadir bisa menjadi fasilitator ditempat tugas masing-masing. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 24 Februari 2017 sampai tanggal 26 Februari 2017. Adapun materi dari kegiatan ini adalah Kebijakan Kementerian...
Sabtu, 25 Februari 2017, 12:14

Inmas to Inmas

Inmas (MAN Mamuju), Inmas Kemenag Prov.Sulbar mengunjungi MAN Mamuju untuk melakukan bimbingan pemanfaatan website. Kegiatan ini diikuti oleh para pengelola website MAN Mamuju, Mtsn Binanga Mamuju dan beberapa pengurus OSIS MAN Mamuju.Dalam pemaparan materinya, Plh. Kasubag Inmas, Sahlan, S.Ag menekankan pada website berbasis data, agar transparansi data Madrasah dapat dilihat oleh berbagai lapisan masyarakat terutama pada lingkup kementerian agama republik indonesia.Selain beberapa teori kehumasan, salah satu Staf Inmas Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulbar Ikram Muis, membimbing secara tekhnis cara mengelola website dan penulisan berita. Disini para peserta diarahkan langsung untuk menulis berita yang terjadi pada hari itu dan langsung diterbitkan via portal kemenag. disela-sela pembimbingan ikram berceloteh " Jangan...
Sabtu, 25 Februari 2017, 11:54

Sosialisasi Pengelolaan Website di Man Mamuju

Humas (Man mamuju). Inmas Kanwil Kemenag Sulbar melakukan sosialisasi tentang pentingnya pengelolaan website di Man Mamuju. Kegiatan tersebut yang dilaksanakan pada Sabtu, 25 Februari 2017 bertujuan untuk lebih memberi pemahaman kepada para guru, staf, dan siswa dalam mengelola dan memanfaatkan website sebagai media informasi.Hadir dalam kegiatan Peserta sosialisasi tersebut, guru dan staf MAN Mamuju dan MTsN Binanga sejumlah 15 orang.Menurut M. Sahlan, S.Ag, Plh. Kasubag Inmas Kanwil Kemenag Sulbar, " Mengelola website perlu ilmu tersendiri karena kita akan memberikan informasi kepada publik di mana informasi tersebut perlu dipertanggung jawabkan. " urainya penuh semangat.Teknik penulisan berita dan pemuatan berita juga disampaikan secara gamblang oleh Ikram Muis, salah satu staf Inmas yang juga menjadi narasumber kegiatan tersebut. Peserta sosialisasi tersebut, di samping berasal dari MAN Mamuju juga ada dari MTsN Binanga...
Sabtu, 25 Februari 2017, 11:13

5 W 1 H dalam BIMTEK Website Man Mamuju

Inmas (Man Mamuju) mengadakan kegiatan Bimtek Website bersama Inmas Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, pada hari sabtu tanggal 25 Februari 2017 di Ruangan Laboratorium Kompter MAN Mamuju yang dihadiri oleh para pengelola Website Man Mamuju dan MTs Negeri Binanga Mamuju. Kegiatan ini dibuka oleh Plh. Kasubbag Inmas Kanwil, M.Sahlan, S.AgDalam membuat berita harus ada unsur 5 W dan 1 H yaitu, What, when, where, why, who, dan how,Supaya berita menarik, jelas, pada dan singkat, demikian penyampaian bapak Sahlan, S.Ag dalam menyampaikan materi tentang Tehnik penulisan berita.Selanjutnya bimbingan tentang cara memasukkan berita ke website kemenag sulbar di bawakan oleh Ikram Muis, S.Hi,. Masing-masing peserta dibuatkan user ID untuk login ke website kemenag sulbar, kemudian peserta login ke user ID yang telah dibuatkan kemudian dibimbing langkah-langkah memasukkan berita. peserta Bimtek website nampak serius dan antusias dalam...
Selengkapnya
Opini
Selengkapnya
Majalah Internal
Selengkapnya
Renungan

M. Sahlan Sebaik-baik dan Seburuk-buruk Manusia ( Refleksi Tahun Baru Islam 1438 Hijriyah )  Prolog Tahun baru Islam 1438 hijriyah telah kita tapaki, Perpisahan tahun 1437 Hijriyah kita isi dengan Dzikir dan do’a, dan setanpun berkata, “ Kesusahanlah bagiku, dan sia-sialah pekerjaanku menggoda anak adam pada tahun ini “.  dan perjumpaan dengan tahun 1438 hijriyah kita berdzikir dan berdo’a, “ Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan-Nya dari segala macam bencana  dan godaan setan,  sehingga tahun ini akan membawa perubahan, kebahagiaan, ketentraman lahir dan bathin .  “ Allah SWT, juga mengutus dua malaikat yang selalu menyertainya, agar tidak terjerumus ke dalam tipu daya setan dan terhindar dari fitnah, serta nafsu angkara murka yang dapat membawa  kehancuran bagi umat manusia. “ Pondasi kehidupan pada dua muara aktivitas Sebaik-baik kalian adalah yang bisa diharapkan kebaikannya dan terhindar dari kejelekannya, dan sejelek-jelek kalian adalah yang tidak bisa diharapkan kebaikannya dan tidak terhindar dari kejelekannya. Nabiyyullah Muhammad SAW bersabda, “ tidakkah aku kabarkan kepada kalian orang-orang terbaik diantara kalian “, mereka menjawab, “ Ya “, nabi bersabda lagi, “ mereka yang masih melihat adanya dzikir kepada Allah “. Nabi bersabda lagi, “ tidakkah pula aku beritahukan kepada kalian orang-orang terjelek diantara kalian ?” Mereka menjawab,  “ Ya “, Nabi bersabda lagi, “orang-orang yang berjalan kesana kemari untuk menyebarkan fitnah dan orang-orang yang memecah belah tali cinta antara mereka yang ingin membebaskan diri dari jurang aib “                         ( diriwayatkan Bukhary dan Ahmad ). Kesakralan Muharram hakikinya terpancar pada keinginan untuk menabur kebaikan,  Dzikir, do’a dan istighotsah merupakan rangkaian pencerahan Qalbu untuk menuai masa depan yang lebih baik. Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “ Sebaik-baik umat manusia adalah yang tahu agama Allah, menyambung silaturrahmi, menyuruh yang makruf dan mencegah yang mungkar “ Olehnya itu, Syair  penggugah kebenaran dan kejelekan yang menjadi dua muara aktivitas manusia haruslah direnungi dan kitalah yang memilihnya,    “ wahai hati yang lalai akan kematian, tidak lama lagi kau akan terbaring diantara mayat, ingatlah tempatmu itu sebelum menempatinya. Bertaubatlah kepada Allah dari segala bentuk kesenangan. Ketentuan takdir itu memiliki batasan waktu, ingatlah kendala yang melingkup hari dan saat jangan pernah merasa puas dengan dunia dan hiasannya, karena  kematian akan datang wahai yang punya hati “. Alangkah merdunya keresahan hati yang bertaubat dan indahnya Skenario dimana kita dapat berdiri didepan pintu “ Kebaikan “. Selamat tahun baru Islam 1438 H, Semoga Allah Menuntun kita dalam Rahmat dan Ridha-Nya, Amin.

M. Sahlan Hujan Fenomena kabut Asap yang mengepung hamparan bumi pertiwi beberapa bulan yang lalu telah menjadikan segala rutinitas kita terhambat bahkan terhalangi (  khususnya di beberapa Bandara di Tanah air ).  Hal ini,  membuat para pemimpin negeri ini bahkan dunia,  turut serta membantu dalam upaya Memadamkan Asap yang mengepul, menjalar bagai bom waktu yang mengitari pegunungan se antero tanah air, “ darurat kabut Asappun di keluarkan “ agar manusia sadar ( Khususnya bangsa Indonesia ),  bahwa petaka ini terjadi bukan karena siapa, tetapi karena ulah segelintir anak bangsa yang dimabuk  oleh harta dunia, ia tuli mendengar ajakan mencintai lingkungan dan ia buta  membaca edaran “  jangan bakar dan rusak lingkunganmu, karena ia adalah sumbu dunia, jaga ia agar lestari, asri dan  sejuk untuk anak cucu kita di masa depan “.   Di awal bulan November ini, Kabut asap itu mulai menghilang dan padam seiring datangnya hujan yang penuh berkah. Ketika Hujan datang  didahului oleh angin  disertai guntur dan kilat, ia membawa berita gembira, dengannya dapat memadamkan asap yang meresahkan hati, ia mampu menumbuh-suburkan hati yang gelisah, sebagaimana hujan mampu menumbuh-kembangkan tanaman dan tumbuh-tumbuhan. Namun sangat sedikit diantara Manusia yang mengambil hikmah dan pelajaran.   Kebiasaan berkeluh kesah seakan menjadi menu yang tak pernah usang, ketika kemarau  asap mengepul dan menyerang lingkungan, betapa sadarnya kita waktu itu, manusia semua beramai-ramai bermohon agar hujan segera turun, akhirnya hujan buatan pun dilakukan, tapi waktu itu tidak mempan, saat hujan turun, semua menjadi bahagia, namun ketika hujan turun dan tak mengenal batas maka malapetaka bencana akan datang berupa banjir, longsor dan lain sebagainya. Bahkan dengan hujan kita merasa terbatasi aktivitas bahkan faham bahwa Hujan itu membawa Berkah yang maha dahsyat untuk penduduk bumi. Disinilah hati akan menjawab UJIAN-NYA, bisakah kita mensyukuri itu semua. Allah SWT berfirman dalam Surah Albaqarah ayat 19 yang artinya, “ atau seperti ( orang yang ditimpa ) hujan lebat dari langit,  yang disertai kegelapan, petir dan kilat. Mereka menyumbat telinga dengan jari-jarinya, ( menghindari ) suara petir itu karena takut mati. Allah meliputi orang-orang yang kafir. “  Demikian Allah membuat perumpamaan-perumpamaan. Tetapi tiada yang  memahaminya kecuali orang-orang yang berpengetahuan. Maukah kita mempelajari dan menimba maknanya ? semoga saja kita memahaminya.  ( Wallahu A’lam Bishshawab )      

M. Sahlan LGBT ? ? ? ? ? Kehidupan manusia dan Peradaban Masyarakat  setiap waktu selalu  mengalami “  keguncangan “ atau “ Geger nasanga Mandar “  ketika muncul sebuah “ Fenomena Alam “, belum selesai satu muncul lagi yang lain, seperti inilah kondisi perjalanan kebangsaan kita. Walhasil, sederet persoalan belum tuntas, Isis masih menebar Ancaman, Gafatar masih eksis dengan faham sosialnya,  kopi maut sianida masih misteri, …….. kini Muncul LGBT yang telah lama pakum sejak Zaman Nabi Luth AS.  Namun belakangan ini, kembali menjadi bahan diskusi , setelah tersangka Saiful Jamil ( public Figur ) tertangkap melakukan Gay terhadap Funsnya, maka bermunculanlah  komunitas baru, yang sangat bertentangan dengan Esensial Ajaran Islam yakni :  LGBT yakni Lesbian ( Perempuan yang mengarahkan orientasi seksualnya kepada sesama perempuan ), Gay ( laki-laki yang umumnya memiliki sifat Homoseksual ), Biseksual ( ketertarikan romantis, seksual, atau kebiasaan seksual kepada pria atau wanita ) serta Transgender ( merupakan ketidak samaan identitas gender seseorang terhadap jenis kelaminnya yang ditentukan, atau kelaminnya dari laki-laki menjadi perempuan ), Transgender ini orientasinya bukan pada aspek seksual . Dalam Alqur’an Allah menggambarkan bagaimana dahsyatnya kemurkaan Allah kepada kaum Luth, dalam surah Huud ayat 81 – 82 : “ Mereka ( Para malaikat ) berkata, “ Wahai Luth, sesungguhnya kami adalah para utusan tuhanmu, mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah bersama keluargamu pada akhir malam dan jangan ada seorangpun diantara kamu yang menoleh kebelakang, kecuali istrimu. Sesungguhnya dia ( juga ) akan ditimpa ( siksaan ) yang menimpa mereka. Sesungguhnya saat terjadinya siksaan bagi mereka itu pada waktu subuh. Bukankah subuh itu sudah dekat ?” “ Maka keputusan kami datang, kami mengjungkirbalikkan kaum luth, dan kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah yang terbakar “ LGBT merupakan produk menghinakan dan mengjijikkan serta menyimpang dari orientasi seksual, Hal ini sangat merusak kelestarian dan kelangsungan generasi umat manusia. Islam menghendaki pernikahan antar lawan jenis, laki-laki dengan perempuan, tidak semata untuk memenuhi hasrat biologis, namun sebagai ikatan suci untuk menciptakan ketenangan hidup dengan membentuk keluarga yang SAMAWA = BAITI JANNATI Sebaliknya, Perkawinan sesama jenis tidak akan pernah melahirkan keturunan  dan mengancam kepunahan generasi manusia.  Maukah kita hidup NORMAL atau terperangkap dalam penyakit LGBT yang meresahkan dan merusak tatanan Kehidupan ummat Manusia.

Terbebas dari belitan Setan Renungan M. Sahlan “ Ya Tuhan, karena engkau telah mengusir aku, maka aku akan menghias-hiaskan buat mereka dibumi dan akan kusesatkan mereka seluruhnya “ demikian bunyi terjemahan surah : Al-Hijr ayat 39 yang merupakan pernyataan setan untuk menghitamkan hati manusia, ia membuat perhiasan-perhiasan yang memabukkan, memoles yang buruk menjadi indah. Imam Al-Hasan bin Shaleh, mengatakan “ Sesungguhnya setan membuka untuk manusia sembilan puluh Sembilan pintu kebaikan yang tujuannya hanya satu, ke pintu keburukan. “ sekali manusia memasuki pintu itu dengan mengerjakan maksiat, lalu diulanginya berkali-kali , semenjak itu hati manusia berubah menjadi kotor dan keras. Hati yang kotor dan keras akan sulit menerima kebenaran. Malahan, setiap kebenaran selalu dilihatnya sebagai kemungkaran. Bila hati manusia berubah mengeras lantaran kotornya, penglihatan akan gelap, tidak dapat lagi membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Itu semua terjadi lantaran manusia telah dihinggapi penyakit terlalu cinta kepada duniawi sampai melupakan dari mana ia berasal dan ke mana ia akan kembali, Seolah-olah hidup adalah hari ini saja. Rasulullah SAW bersabda, “ Bekunya mata adalah kerasnya hati, kerasnya hati adalah akibat terlalu banyaknya dosa. Terlalu banyaknya dosa timbul lantaran lupa kepada mati. Lupa kepada mati karena terlalu panjangnya angan-angan. Terlalu panjangnya angan-angan berasal dari terlalu cinta kepada dunia. Dan terlalu cinta kepada dunia itulah sumber segala kesalahan. “ Hati yang seperti itu menurut Nabi Muhammad SAW adalah hati yang hitam dan terbalik. Sehingga mustahil dapat masuk kedalamnya hidayah atau petunjuk kebenaran. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW, “ Sesungguhnya setan mengalir didalam keturunan Adam mengikuti urat-urat darah. Dan dijadikannya dada anak cucu Adam sebagai markasnya. Kecuali hati orang-orang yang dilindungi oleh Allah SWT “ Artinya, masih ada jalan untuk terbebas dari belitan setan. Berlindung kepada Allah. Lalu siapakah orang yang beruntung dilindungi oleh Allah ? tentu saja mereka yang meminta dan mau mencari perlindungan Allah, serta mereka yang menyempatkan diri untuk selalu ingat kepada Allah SWT. Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah : 186, “ Apabila hamba-hambaku bertanya kepadamu ( Muhammad ) tentang Aku, jawablah sesungguhnya Aku ini dekat. Aku akan mengabulkan permintaan orang-orang yang meminta jika ia meminta kepadaku. Karena itu, memohonlah kepadaku dan percayalah akan daku semoga mereka mendapat petunjuk “ juga dalam surah Arra’du ayat 30, “ dan tenteramlah hati mereka dengan ingat kepada Allah. Ketahuilah, dengan ingat kepada Allah hatipun menjadi tenteram “

BERPIKIRAN SEMPIT ( M. Sahlan-Inmas ) Suatu ketika hiduplah seorang pemuda yang tinggal bersama kedua orangtuanya yang sudah tua renta dan bekerja sebagai buruh pabrik. kehidupan mereka biasa-biasa saja dan sering kali kekurangan. Sang pemuda tumbuh menjadi orang yang berpikiran sempit serta mudah iri hati pada mereka yang lebih kaya. Suatu ketika, ayah sang pemudasakit keras. karena miskin, mereka tidak bisa membawa sang ayah ke dokter. mereka hanya merawat sang ayah ala kadarnya sehingga penyakitnya bertambah parah. saat hendak membeli makanan untuk ayahnya, karena tergesa-gesa, si pemuda bertabrakan dengan seseorang. orang itu adalah tetangganya yang cukup kaya. si pemuda sangat tidak menyukai tetangganya itu karena ia menganggap semua orang kaya itu sombong dan pelit. si pemuda pun segera memarahi dan memaki-maki si tetangga dengan kata-kata kasar dan nada suara yang keras. namun, si tetangga hanya tersenyum dan malah meminta maaf dengan tulus, setelah itu, si tetangga pun pergi seakan tidak terjadi apa-apa. saat sampai di rumah, si pemuda terkejut. ternyata sang ayah sudah membaik karena telah dirawat seorang dokter yang sangat kompoten. saat si pemuda bertanya dari mana biaya perawatan dan pengobatan ayahnya, ibunya menjawab tetangganya yang membantu. Tetangga yang ia benci dan ia anggap pelit serta sombong itulah yang membantu penyembuhan ayahnya. Betapa malunya si pemuda saat mengetahui kenyataan itu. si pemuda akhirnya menyadari bahwa kepercayaannya tentang orang kaya tidak sepenuhnya benar. masih ada orang-orang kaya yang berbudi serta bersedia membantu sesama yang membutuhkan. kisah ini memberikan gambaran bahwa orang berpikiran sempit cenderung egois dan hanya mementingkan diri sendiri. sebaliknya, ego yang terlalu berlebihan dan selalu diperturutkan bisa membuat pikiran seseorang menjadi sempit. Ego dan pikiran yang sempit memang seperti dua sisi dari satu keping mata uang yang sama. kedua hal itu bisa membentuk lingkaran setan yang tidak berkesudahan. sehingga, orang seperti itu sulit untuk menerima masukan, saran dan nasehat dari orang lain. ia menganggap apa yang ia ketahui, dengar dan percayai pasti benar. jika ia berprasangka buruk atau membenci orang lain, ia yakin 100% bahwa orang itu memang seperti itu. Maka, tidak mengherankan jika orang yang berpikiran sempit sulit sekali memaafkan orang lain.

Rasulullah SAW bersabda, " Ada tiga hal yang jika dimiliki seseorang, ia akan mendapatkan pemeliharaan dari Allah, akan dipenuhi dengan rahmat-Nya, dan Allah akan senantiasa memasukkannya dalam lingkungan hamba yang mendapatkan cinta-Nya, yaitu : 1. seseorang yang selalu bersyukur manakala mendapat nikmat dari-Nya, 2. seseorang yang mampu meluapkan amarahnya tetapi mampu memberi maaf atas kesalahan orang, 3. seseorang yang apabila sedang marah, ia menghentikan marahnya. " ( HR. Al-Hakim )

Rasulullah SAW bersabda, " Maukah aku ceritakan kepadamu tentang sesuatu yang menyebabkan Allah memuliakan bangunan dan meninggikan derajatmu ? yaitu " kamu bersikap sabar ( hilm ) kepada orang yang membencimu, memaafkan orang yang berbuat dzalim kepadamu, memberi kepada orang yang memusuhimu, dan menghubungi orang yang telah memutuskan silaturrahmi denganmu. " ( HR. Thabran ).

Boleh jadi, saat engkau tidur terlelap, pintu-pintu langit sedang diketuk oleh puluhan do'a kebaikan untukmu, dari seorang fakir yang telah engkau tolong, atau dari orang kelaparan yang telah engkau beri makan, atau dari seorang yang sedih yang telah engkau bahagiakan, atau dari seseorang yang berpapasan denganmu yang telah engkau berikan senyuman, atau dari seorang yang dihimpit kesulitan dan telah engkau lapangkan........maka, janganlah sekali-kali engkau meremehkan sebuah kebaikan.......... ( Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dalaqm kitab Miftah Daaris Sa'adah )

Bangsa yang Besar Kedepankan Persatuan dan Kedamaian”. Menag Suryadharma Ali “Memimpin harus membawa orang pada kebenaran dan kebaikan. Berikan cahaya kebenaran pada setiap orang  dalam lingkungan Anda. Bawa dia kalau dalam gelap ke dalam terang dengan kebenaran, akan membawa kebaikan bagi lingkungan dan tempat kita bekerja” Bahrul Hayat “ Kekuatan seorang pemimpin tidak pada saat dia berdiri tegak di atas, kekuatan seorang pemimpin pada saat dia duduk dan mendengarkan. Jangan bayangkan duduk mendengarkan itu adalah kehilangan kekuasaan (powerless), dengan duduk dan mendengarkan dengan seksama, seorang pemimpin (leader) akan memperoleh power, dan power akan menguatkan leadership-nya”  Bahrul Hayat “Empat hal harus diperhatikan Pejabat Kemenag. Pertama, perkuat komitmen;  Kedua, tingkatkan kompetensi sesuai lingkup tugas yang diemban; Ketiga, perkokoh integritas moral dan kepribadian; Keempat, dapat mengembangkan leadership yang baik” Menteri Agama Suryadharma Ali “Kepemimpinan yang baik adalah yang menginspirasi bawahan, menjadi panutan, serta berani bertanggungjawab atas keberhasilan maupun kegagalan” Menag Suryadharma Ali
Media Sosial