HOT NEWS
Berita
Kamis, 19 Januari 2017, 15:08

Karo Ortala Ajak Pajabat Kuasai Regulasi

Mamuju (inmas Sulbar) Kepala Biro Organisasi dan Tata Laksana (ortala) Kementerian agama repubik Indonesia, Nur Arifin menutup rapat kerja daerah (raker) kanwil kementerian agama Sulawesi Barat hari ini, 19 Januari 2017 di Mamuju.Dalam arahannya Karo Ortala mengatakan bahwa Inti Raker ada dua yakni mengevaluasi kinerja yang sudah dilaksanakan dan memperbaiki kinerja yang akan datang, "jika tak demikian maka raker ini menjadi mubazzir" paparnya.Menurutnya ciri khas dari bangsa-bangsa maju adalah memiliki kemanmpuan mengevaluasi pekerjaan yang tinggi,'kalau seseorang memiliki kemampuan mengevaluasi yang tinggi maka dia akan segera menjadi orang yang maju, dan diagama manapun terdapat perintah untuk selalu mengevaluasi" kata Arifin.Bicara kinerja Nur Arifin menitip harapan kepada para pejabat agar...
Kamis, 19 Januari 2017, 14:05

Raker Usai, Kakanwil Bersyukur

Mamuju (inmas Sulbar) Kepala kanwil kemenag Sulbar, Muhdin mengungkap kesyukuran dan kegembiraannya atas terselenggaranya rapat kerja daerah kanwil kemenag sulbar yang telah dihelat selama tiga ini."Alhamdulillah pagi ini kita telah menyelesaikan sebuah pekerjaan yg amat berat dalam rangka menyamakan persepsi, pendapat dan format dalam rangka mencapai apa yg kita tuju sesuai dengan visi dan misi kementerian agama" demikian pengantar Muhdin dalam sambutannya pada penutupan raker 2017 di Hotel maleo 19 Januari 2017Menurut Muhdin, suatu hal yang menggembirakan bahwa pada raker ini hanya sedikit ceramah dan penjelasan dari para pejabat, selebihnya adalah duduk bersama-sama bekerja. "saya dan pak kabag hanya sedikit penjelasan mungkin hanya beberapa menit setelah itu dilanjukan bekerja dan bekerja, hingga pada pagi tadi" jelas MuhdinKakanwil...
Kamis, 19 Januari 2017, 13:23

Pejabat Kanwil Sulbar Tanda Tangani Perjanjian Kinerja

Mamuju (inmas Sulbar) Dihadapan kepala kantor kementerian agama Sulawesi Barat, Muhdin dan Kepala biro organisasi dan tatalaksana Nur Arifin, para pejabat eselon tiga lingkup kanwil kemenag Sulbar menandatangani perjanjian kinerja.Para Pejabat eselon tiga tersebut meliputi Kabag TU, Para Kepala Bidang, dan seluruh kepala kantor kemenag kabupaten se Sulawesi Barat.Melalui perjanjian kinerja, terwujudlah komitmen penerima amanah dan kesepakatan antara penerima dan pemberi amanah atas kinerja terukur tertentu berdasarkan tugas, fungsi, dan wewenang, serta sumber daya yang tersedia. Kinerja yang disepakati tidak dibatasi pada kinerja yang dihasilkan atas kegiatan tahun bersangkutan, tetapi termasuk kinerja (outcome) yang seharusnya terwujud akibat kegiatan tahun-tahun sebelumnya.Dengan demikian, target kinerja yang diperjanjikan juga mencakup outcome yang dihasilkan dari kegiatan tahun-tahun sebelumnya, sehingga terwujud kesinambungan...
Rabu, 18 Januari 2017, 20:23

Kabiro Ortapeg Sampaikan Materi Perjanjian Kinerja

mamuju (inmas sulbar) Kepala Biro Organisasi dan Tatalaksana Kementerian Agama RI, Nur Arifin Hadir dimamuju Sulawesi Barat menyampaikan meteri dihadapan peserta rapat kerja daerah kanwil kementerian agama Sulawesi Barat, pada hari ini 18 Januari 2017.Materi Pedoman Perjanjian, Pelaporan dan Tata cara atas laporan Kinerja pada kementerian agama disampaikan Nur Arifin yg didampingi Kepala Kanwil kementerian Agama Sulbar, Muhdin dan KAbag TU Muhammad Dinar Faisal.Menurut Nur Arifin Pedoman Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja pada Kementerian Agama merupakan acuan bagi pimpinan satuan organisasi/kerja dan unit pelaksana teknis pada Kementerian Agama untuk menyusun Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja, dan melakukan Reviu atas Laporan Kinerja.Melalui perjanjian kinerja, terwujudlah komitmen penerima...
Selasa, 17 Januari 2017, 19:57

Kakanwil Buka Raker Kanwil Kemenag Sulawesi Barat

Mamuju (inmas Sulbar) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Barat, H. Muhdin membuka rapat kerja daerah kantor wilayah kementerian agama sulawesi barat, di Hotel Maleo Siang ini, (17/01)Dalam arahannya kepala Kanwil kemenag sulbar mengaharapkan agar rapat kerja kali ini digunakan untuk mereview Renstra, RKL, RKT, serta lain hal yang berhubungan dengan penajaman program kerja pada masa yang akan datang, dan untuk hal ini kakanwil berterimakasih khusus karena para kepala bidang sebagian besar telah melakukan review dan telaah yang dimaksud sebelum raker dilaksanakan.Terkait Realisasi Anggaran kakanwil merasa bersyukur karena kanwil kementerian agama Sulawesi barat mencapai angka 94,66 % namun disisi lain capaian kinerja mesih bernilai 84,87 % namun tetap dalam ambang yang masih dapat ditolerir.Disinilah diharapkan semua...
Selasa, 17 Januari 2017, 09:46

Raker Kemenag Sulbar akan dibuka siang ini

Mamuju (Inmas Sulbar) Untuk mengoptimalkan dan mendinamiskan kinerja aparatur Negara serta tata kelola organisasi dan budaya kerja yang professional, kantor wilayah kementerian agama akan menyelenggarakan rapat kerja (raker) yang akan dimulai siang ini di Hotel Maleo, Mamuju.Raker merupakan penajaman program prioritas kemenag dan melakukan refleksi, interpelasi, dan mawas diri terkait program 2016 yang telah berlalu. Menurut kepala kanwil kemenag Sulawesi Barat, pelaksanaan Rapat kerja tahun ini diharapkan berbeda dari raker pada tahun-tahun sebelumnya. "kita tidak hanya bicara persoalan yang akan datang, akan tetapi juga berbagai masalah atau pekerjaan yang telah dilaksanakan pada tahun yang lalu" kata kakanwil kemenag Sulbar, Muhdin pada pengarahan dalam rapat persiapan pelaksanaan raker 2017 pagi ini, diruang kerja Kepala Bagian Tata Usaha, (17/01)."termasuk juga...
Rabu, 11 Januari 2017, 16:11

Rapat Internal Sekretariat

Mamuju (Inmas Sulbar) Dalam rangka Pengimplementasian Program Kerja tahun 2017, Kepala Kanwil Kemenag Sulbar mengundang Kepala Sub. Bag Kabupaten/Kota lingkup Wilayah Kemenag Sulbar dalam Rapat Internal Sekretariat. Kepala Kanwil Kemenag Sulbar H. Muhdin, S. Ag, M. Pd. I di dampingi Ka. Sub Bag Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulbar H. Muhammad Dinar Faisal, S.Ag, M.Si dan Kasubag ORKEPEG H. Najamuddin, S. Ag.Dalam rapat yang di gelar di Kantor Wilayah Kemenag Sulbar Pada Hari Ini (Rabu 11 Januari 2017) ini salah satu agendanya adalah Untuk Menyikapi KMA Nomor 702 Tahun 2016 Tentang Tatacara Persiapan Dan pelaporan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) maka dengan itu Ka. Kanwil. Kemenag Sulbar Berharap Kepada Semua Satuan Kerja dalam lingkup Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat Untuk segera Melakukan Peninjauan Kembali Terhadap Rencana Strategis (RENSTRA) yang ada Jika Ada Program Kerja yang tertuang didalam RENSTRA yang ada Kemudian dianggap...
Rabu, 11 Januari 2017, 14:17

Sepekan menjabat, kabid bimas Islam tinjau Kua Terpencil

Mamuju (inmas Sulbar) Bidang Bimas Islam Kantor wilayah kementerian agama terus berbenah dalam upaya mendukung kementerian agama lebih dekat melayani ummat, ini dibuktikan dengan sejumlah gebrakan yang dilakukan oleh kepala bidang bimas Islam yang baru saja dilantik pekan lalu.Sejumlah kegiatan pembenahan terus dilaksanakan, review atau telaah rencana kerja dan anggaran (RKA) yang melibatkan subag perencanaan dan subag ortapeg kanwil kemenag telah dilakukan dan terakhir selasa (10/01) Kepala bidang Bimas Islam, Misbahuddin melakukan monitoring dan kunjungan ke sejumlah KUA Kecamatan yang ada di Mamuju dan Mamasa.Dalam kunjungannya Kepala Bidang Bimas Islam didampingi kepala seksi kepenghuluan Syamsumarlin dan pejabat fungsional dari subbag organisasi tatalaksana dan kepegawaian (ortapeg).Tim monitoring mengunjungi (Kantor urusan Agama)...
Selasa, 10 Januari 2017, 10:17

Rapat Persiapan Raker 2017

Inmas sulbar (Mamuju) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Barat memberikan arahan pada rapat koordinasi persiapan rapat kerja kementerian agama tahun 2017 di Mamuju hari ini, selasa 10 januari 2017.Kakanwil Kemenag Sulawesi Barat, Muhdin dalam arahannya mengharapkan bahwa persiapan rapat kerja tahun ini dapat dilaksanakan sedini mungkin hingga menghasilkan capaian sesuai target dan rencana awal untuk mendukung berhasilnya Rencana Strategis (Renstra) Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Barat.Target realisasi awal pada triwulan awal yakni 25 persen dan mesti dilaporkan dan dievaluasi pada 15 april 2017 mendatang.Muhdin mengharapkan sarana rapat kerja kali ini mempunyai sesuatu yang berbeda dari tahun sebelumnya, sehingga dimasa yang akan datang revisi dapat ditiadakan.Olehnya itu, kakanwil juga...
Selengkapnya
Opini
Selengkapnya
Majalah Internal
Selengkapnya
Renungan

M. Sahlan Sebaik-baik dan Seburuk-buruk Manusia ( Refleksi Tahun Baru Islam 1438 Hijriyah )  Prolog Tahun baru Islam 1438 hijriyah telah kita tapaki, Perpisahan tahun 1437 Hijriyah kita isi dengan Dzikir dan do’a, dan setanpun berkata, “ Kesusahanlah bagiku, dan sia-sialah pekerjaanku menggoda anak adam pada tahun ini “.  dan perjumpaan dengan tahun 1438 hijriyah kita berdzikir dan berdo’a, “ Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan-Nya dari segala macam bencana  dan godaan setan,  sehingga tahun ini akan membawa perubahan, kebahagiaan, ketentraman lahir dan bathin .  “ Allah SWT, juga mengutus dua malaikat yang selalu menyertainya, agar tidak terjerumus ke dalam tipu daya setan dan terhindar dari fitnah, serta nafsu angkara murka yang dapat membawa  kehancuran bagi umat manusia. “ Pondasi kehidupan pada dua muara aktivitas Sebaik-baik kalian adalah yang bisa diharapkan kebaikannya dan terhindar dari kejelekannya, dan sejelek-jelek kalian adalah yang tidak bisa diharapkan kebaikannya dan tidak terhindar dari kejelekannya. Nabiyyullah Muhammad SAW bersabda, “ tidakkah aku kabarkan kepada kalian orang-orang terbaik diantara kalian “, mereka menjawab, “ Ya “, nabi bersabda lagi, “ mereka yang masih melihat adanya dzikir kepada Allah “. Nabi bersabda lagi, “ tidakkah pula aku beritahukan kepada kalian orang-orang terjelek diantara kalian ?” Mereka menjawab,  “ Ya “, Nabi bersabda lagi, “orang-orang yang berjalan kesana kemari untuk menyebarkan fitnah dan orang-orang yang memecah belah tali cinta antara mereka yang ingin membebaskan diri dari jurang aib “                         ( diriwayatkan Bukhary dan Ahmad ). Kesakralan Muharram hakikinya terpancar pada keinginan untuk menabur kebaikan,  Dzikir, do’a dan istighotsah merupakan rangkaian pencerahan Qalbu untuk menuai masa depan yang lebih baik. Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “ Sebaik-baik umat manusia adalah yang tahu agama Allah, menyambung silaturrahmi, menyuruh yang makruf dan mencegah yang mungkar “ Olehnya itu, Syair  penggugah kebenaran dan kejelekan yang menjadi dua muara aktivitas manusia haruslah direnungi dan kitalah yang memilihnya,    “ wahai hati yang lalai akan kematian, tidak lama lagi kau akan terbaring diantara mayat, ingatlah tempatmu itu sebelum menempatinya. Bertaubatlah kepada Allah dari segala bentuk kesenangan. Ketentuan takdir itu memiliki batasan waktu, ingatlah kendala yang melingkup hari dan saat jangan pernah merasa puas dengan dunia dan hiasannya, karena  kematian akan datang wahai yang punya hati “. Alangkah merdunya keresahan hati yang bertaubat dan indahnya Skenario dimana kita dapat berdiri didepan pintu “ Kebaikan “. Selamat tahun baru Islam 1438 H, Semoga Allah Menuntun kita dalam Rahmat dan Ridha-Nya, Amin.

M. Sahlan Hujan Fenomena kabut Asap yang mengepung hamparan bumi pertiwi beberapa bulan yang lalu telah menjadikan segala rutinitas kita terhambat bahkan terhalangi (  khususnya di beberapa Bandara di Tanah air ).  Hal ini,  membuat para pemimpin negeri ini bahkan dunia,  turut serta membantu dalam upaya Memadamkan Asap yang mengepul, menjalar bagai bom waktu yang mengitari pegunungan se antero tanah air, “ darurat kabut Asappun di keluarkan “ agar manusia sadar ( Khususnya bangsa Indonesia ),  bahwa petaka ini terjadi bukan karena siapa, tetapi karena ulah segelintir anak bangsa yang dimabuk  oleh harta dunia, ia tuli mendengar ajakan mencintai lingkungan dan ia buta  membaca edaran “  jangan bakar dan rusak lingkunganmu, karena ia adalah sumbu dunia, jaga ia agar lestari, asri dan  sejuk untuk anak cucu kita di masa depan “.   Di awal bulan November ini, Kabut asap itu mulai menghilang dan padam seiring datangnya hujan yang penuh berkah. Ketika Hujan datang  didahului oleh angin  disertai guntur dan kilat, ia membawa berita gembira, dengannya dapat memadamkan asap yang meresahkan hati, ia mampu menumbuh-suburkan hati yang gelisah, sebagaimana hujan mampu menumbuh-kembangkan tanaman dan tumbuh-tumbuhan. Namun sangat sedikit diantara Manusia yang mengambil hikmah dan pelajaran.   Kebiasaan berkeluh kesah seakan menjadi menu yang tak pernah usang, ketika kemarau  asap mengepul dan menyerang lingkungan, betapa sadarnya kita waktu itu, manusia semua beramai-ramai bermohon agar hujan segera turun, akhirnya hujan buatan pun dilakukan, tapi waktu itu tidak mempan, saat hujan turun, semua menjadi bahagia, namun ketika hujan turun dan tak mengenal batas maka malapetaka bencana akan datang berupa banjir, longsor dan lain sebagainya. Bahkan dengan hujan kita merasa terbatasi aktivitas bahkan faham bahwa Hujan itu membawa Berkah yang maha dahsyat untuk penduduk bumi. Disinilah hati akan menjawab UJIAN-NYA, bisakah kita mensyukuri itu semua. Allah SWT berfirman dalam Surah Albaqarah ayat 19 yang artinya, “ atau seperti ( orang yang ditimpa ) hujan lebat dari langit,  yang disertai kegelapan, petir dan kilat. Mereka menyumbat telinga dengan jari-jarinya, ( menghindari ) suara petir itu karena takut mati. Allah meliputi orang-orang yang kafir. “  Demikian Allah membuat perumpamaan-perumpamaan. Tetapi tiada yang  memahaminya kecuali orang-orang yang berpengetahuan. Maukah kita mempelajari dan menimba maknanya ? semoga saja kita memahaminya.  ( Wallahu A’lam Bishshawab )      

M. Sahlan LGBT ? ? ? ? ? Kehidupan manusia dan Peradaban Masyarakat  setiap waktu selalu  mengalami “  keguncangan “ atau “ Geger nasanga Mandar “  ketika muncul sebuah “ Fenomena Alam “, belum selesai satu muncul lagi yang lain, seperti inilah kondisi perjalanan kebangsaan kita. Walhasil, sederet persoalan belum tuntas, Isis masih menebar Ancaman, Gafatar masih eksis dengan faham sosialnya,  kopi maut sianida masih misteri, …….. kini Muncul LGBT yang telah lama pakum sejak Zaman Nabi Luth AS.  Namun belakangan ini, kembali menjadi bahan diskusi , setelah tersangka Saiful Jamil ( public Figur ) tertangkap melakukan Gay terhadap Funsnya, maka bermunculanlah  komunitas baru, yang sangat bertentangan dengan Esensial Ajaran Islam yakni :  LGBT yakni Lesbian ( Perempuan yang mengarahkan orientasi seksualnya kepada sesama perempuan ), Gay ( laki-laki yang umumnya memiliki sifat Homoseksual ), Biseksual ( ketertarikan romantis, seksual, atau kebiasaan seksual kepada pria atau wanita ) serta Transgender ( merupakan ketidak samaan identitas gender seseorang terhadap jenis kelaminnya yang ditentukan, atau kelaminnya dari laki-laki menjadi perempuan ), Transgender ini orientasinya bukan pada aspek seksual . Dalam Alqur’an Allah menggambarkan bagaimana dahsyatnya kemurkaan Allah kepada kaum Luth, dalam surah Huud ayat 81 – 82 : “ Mereka ( Para malaikat ) berkata, “ Wahai Luth, sesungguhnya kami adalah para utusan tuhanmu, mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah bersama keluargamu pada akhir malam dan jangan ada seorangpun diantara kamu yang menoleh kebelakang, kecuali istrimu. Sesungguhnya dia ( juga ) akan ditimpa ( siksaan ) yang menimpa mereka. Sesungguhnya saat terjadinya siksaan bagi mereka itu pada waktu subuh. Bukankah subuh itu sudah dekat ?” “ Maka keputusan kami datang, kami mengjungkirbalikkan kaum luth, dan kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah yang terbakar “ LGBT merupakan produk menghinakan dan mengjijikkan serta menyimpang dari orientasi seksual, Hal ini sangat merusak kelestarian dan kelangsungan generasi umat manusia. Islam menghendaki pernikahan antar lawan jenis, laki-laki dengan perempuan, tidak semata untuk memenuhi hasrat biologis, namun sebagai ikatan suci untuk menciptakan ketenangan hidup dengan membentuk keluarga yang SAMAWA = BAITI JANNATI Sebaliknya, Perkawinan sesama jenis tidak akan pernah melahirkan keturunan  dan mengancam kepunahan generasi manusia.  Maukah kita hidup NORMAL atau terperangkap dalam penyakit LGBT yang meresahkan dan merusak tatanan Kehidupan ummat Manusia.

Terbebas dari belitan Setan Renungan M. Sahlan “ Ya Tuhan, karena engkau telah mengusir aku, maka aku akan menghias-hiaskan buat mereka dibumi dan akan kusesatkan mereka seluruhnya “ demikian bunyi terjemahan surah : Al-Hijr ayat 39 yang merupakan pernyataan setan untuk menghitamkan hati manusia, ia membuat perhiasan-perhiasan yang memabukkan, memoles yang buruk menjadi indah. Imam Al-Hasan bin Shaleh, mengatakan “ Sesungguhnya setan membuka untuk manusia sembilan puluh Sembilan pintu kebaikan yang tujuannya hanya satu, ke pintu keburukan. “ sekali manusia memasuki pintu itu dengan mengerjakan maksiat, lalu diulanginya berkali-kali , semenjak itu hati manusia berubah menjadi kotor dan keras. Hati yang kotor dan keras akan sulit menerima kebenaran. Malahan, setiap kebenaran selalu dilihatnya sebagai kemungkaran. Bila hati manusia berubah mengeras lantaran kotornya, penglihatan akan gelap, tidak dapat lagi membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Itu semua terjadi lantaran manusia telah dihinggapi penyakit terlalu cinta kepada duniawi sampai melupakan dari mana ia berasal dan ke mana ia akan kembali, Seolah-olah hidup adalah hari ini saja. Rasulullah SAW bersabda, “ Bekunya mata adalah kerasnya hati, kerasnya hati adalah akibat terlalu banyaknya dosa. Terlalu banyaknya dosa timbul lantaran lupa kepada mati. Lupa kepada mati karena terlalu panjangnya angan-angan. Terlalu panjangnya angan-angan berasal dari terlalu cinta kepada dunia. Dan terlalu cinta kepada dunia itulah sumber segala kesalahan. “ Hati yang seperti itu menurut Nabi Muhammad SAW adalah hati yang hitam dan terbalik. Sehingga mustahil dapat masuk kedalamnya hidayah atau petunjuk kebenaran. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW, “ Sesungguhnya setan mengalir didalam keturunan Adam mengikuti urat-urat darah. Dan dijadikannya dada anak cucu Adam sebagai markasnya. Kecuali hati orang-orang yang dilindungi oleh Allah SWT “ Artinya, masih ada jalan untuk terbebas dari belitan setan. Berlindung kepada Allah. Lalu siapakah orang yang beruntung dilindungi oleh Allah ? tentu saja mereka yang meminta dan mau mencari perlindungan Allah, serta mereka yang menyempatkan diri untuk selalu ingat kepada Allah SWT. Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah : 186, “ Apabila hamba-hambaku bertanya kepadamu ( Muhammad ) tentang Aku, jawablah sesungguhnya Aku ini dekat. Aku akan mengabulkan permintaan orang-orang yang meminta jika ia meminta kepadaku. Karena itu, memohonlah kepadaku dan percayalah akan daku semoga mereka mendapat petunjuk “ juga dalam surah Arra’du ayat 30, “ dan tenteramlah hati mereka dengan ingat kepada Allah. Ketahuilah, dengan ingat kepada Allah hatipun menjadi tenteram “

BERPIKIRAN SEMPIT ( M. Sahlan-Inmas ) Suatu ketika hiduplah seorang pemuda yang tinggal bersama kedua orangtuanya yang sudah tua renta dan bekerja sebagai buruh pabrik. kehidupan mereka biasa-biasa saja dan sering kali kekurangan. Sang pemuda tumbuh menjadi orang yang berpikiran sempit serta mudah iri hati pada mereka yang lebih kaya. Suatu ketika, ayah sang pemudasakit keras. karena miskin, mereka tidak bisa membawa sang ayah ke dokter. mereka hanya merawat sang ayah ala kadarnya sehingga penyakitnya bertambah parah. saat hendak membeli makanan untuk ayahnya, karena tergesa-gesa, si pemuda bertabrakan dengan seseorang. orang itu adalah tetangganya yang cukup kaya. si pemuda sangat tidak menyukai tetangganya itu karena ia menganggap semua orang kaya itu sombong dan pelit. si pemuda pun segera memarahi dan memaki-maki si tetangga dengan kata-kata kasar dan nada suara yang keras. namun, si tetangga hanya tersenyum dan malah meminta maaf dengan tulus, setelah itu, si tetangga pun pergi seakan tidak terjadi apa-apa. saat sampai di rumah, si pemuda terkejut. ternyata sang ayah sudah membaik karena telah dirawat seorang dokter yang sangat kompoten. saat si pemuda bertanya dari mana biaya perawatan dan pengobatan ayahnya, ibunya menjawab tetangganya yang membantu. Tetangga yang ia benci dan ia anggap pelit serta sombong itulah yang membantu penyembuhan ayahnya. Betapa malunya si pemuda saat mengetahui kenyataan itu. si pemuda akhirnya menyadari bahwa kepercayaannya tentang orang kaya tidak sepenuhnya benar. masih ada orang-orang kaya yang berbudi serta bersedia membantu sesama yang membutuhkan. kisah ini memberikan gambaran bahwa orang berpikiran sempit cenderung egois dan hanya mementingkan diri sendiri. sebaliknya, ego yang terlalu berlebihan dan selalu diperturutkan bisa membuat pikiran seseorang menjadi sempit. Ego dan pikiran yang sempit memang seperti dua sisi dari satu keping mata uang yang sama. kedua hal itu bisa membentuk lingkaran setan yang tidak berkesudahan. sehingga, orang seperti itu sulit untuk menerima masukan, saran dan nasehat dari orang lain. ia menganggap apa yang ia ketahui, dengar dan percayai pasti benar. jika ia berprasangka buruk atau membenci orang lain, ia yakin 100% bahwa orang itu memang seperti itu. Maka, tidak mengherankan jika orang yang berpikiran sempit sulit sekali memaafkan orang lain.

Rasulullah SAW bersabda, " Ada tiga hal yang jika dimiliki seseorang, ia akan mendapatkan pemeliharaan dari Allah, akan dipenuhi dengan rahmat-Nya, dan Allah akan senantiasa memasukkannya dalam lingkungan hamba yang mendapatkan cinta-Nya, yaitu : 1. seseorang yang selalu bersyukur manakala mendapat nikmat dari-Nya, 2. seseorang yang mampu meluapkan amarahnya tetapi mampu memberi maaf atas kesalahan orang, 3. seseorang yang apabila sedang marah, ia menghentikan marahnya. " ( HR. Al-Hakim )

Rasulullah SAW bersabda, " Maukah aku ceritakan kepadamu tentang sesuatu yang menyebabkan Allah memuliakan bangunan dan meninggikan derajatmu ? yaitu " kamu bersikap sabar ( hilm ) kepada orang yang membencimu, memaafkan orang yang berbuat dzalim kepadamu, memberi kepada orang yang memusuhimu, dan menghubungi orang yang telah memutuskan silaturrahmi denganmu. " ( HR. Thabran ).

Boleh jadi, saat engkau tidur terlelap, pintu-pintu langit sedang diketuk oleh puluhan do'a kebaikan untukmu, dari seorang fakir yang telah engkau tolong, atau dari orang kelaparan yang telah engkau beri makan, atau dari seorang yang sedih yang telah engkau bahagiakan, atau dari seseorang yang berpapasan denganmu yang telah engkau berikan senyuman, atau dari seorang yang dihimpit kesulitan dan telah engkau lapangkan........maka, janganlah sekali-kali engkau meremehkan sebuah kebaikan.......... ( Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dalaqm kitab Miftah Daaris Sa'adah )

Bangsa yang Besar Kedepankan Persatuan dan Kedamaian”. Menag Suryadharma Ali “Memimpin harus membawa orang pada kebenaran dan kebaikan. Berikan cahaya kebenaran pada setiap orang  dalam lingkungan Anda. Bawa dia kalau dalam gelap ke dalam terang dengan kebenaran, akan membawa kebaikan bagi lingkungan dan tempat kita bekerja” Bahrul Hayat “ Kekuatan seorang pemimpin tidak pada saat dia berdiri tegak di atas, kekuatan seorang pemimpin pada saat dia duduk dan mendengarkan. Jangan bayangkan duduk mendengarkan itu adalah kehilangan kekuasaan (powerless), dengan duduk dan mendengarkan dengan seksama, seorang pemimpin (leader) akan memperoleh power, dan power akan menguatkan leadership-nya”  Bahrul Hayat “Empat hal harus diperhatikan Pejabat Kemenag. Pertama, perkuat komitmen;  Kedua, tingkatkan kompetensi sesuai lingkup tugas yang diemban; Ketiga, perkokoh integritas moral dan kepribadian; Keempat, dapat mengembangkan leadership yang baik” Menteri Agama Suryadharma Ali “Kepemimpinan yang baik adalah yang menginspirasi bawahan, menjadi panutan, serta berani bertanggungjawab atas keberhasilan maupun kegagalan” Menag Suryadharma Ali
Media Sosial