HOT NEWS
Berita
Jumat, 28 April 2017, 13:53

Partisipasi Pemuda Berantas Buta Aksara Al-Quran

Polewali (inmas) Pertumbuhan Taman Pendidikan Al-quran menemukan momentumnya pada tahun 1990-an setelah ditemukan berbagai metode dan pendekatan dalam pembelajaran membaca Al-Quran seperti metode membaca Al Qur'an Iqro dan metode lainnya.Siang ini sekolompok pemuda mengunjungi kantor kemenag Polewali Mandar untuk bertemu dengan pejabat dikantor tersebut membicarakan langkah memajukan generasi muda lewat pandidikan al-Quran.Ismail, Kepala seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kankemenag Polman menerima kunjungan pengurus TPA Al-Khaerat Sepa Batu yang dipimpin Ketuanya, Zainuddin. Kasi PD Pontren mengungkap kesyukurannya bahwa ada kepedulian dan upaya sekelompok pemuda di Sepa Batu, Tinambung untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan pendidikan...
Jumat, 28 April 2017, 12:49

Hari Ini Tes Kompetensi Petugas Haji di kemenag Polman

Polman (Inmas Kemenag) Hari ini, Jum'at 28 April 2017 Sebanyak 8 peserta mengikuti tes kompetensi tertulis Petugas Haji yang diselenggarakan Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar. Tes Kompetensi tertulis yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar tersebut meliputi Tes Kompetensi untuk kategori petugas Tim Pemandu Haji Indonesia (Ketua Kloter) - TPHI, Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) dan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi.Kapala Kankemenag Kab. Polewali Mandar yang diwakili Ka. Subbag Tata Usaha Drs. H. Junaidi M. MH. saat menyampaikan prakata dan sambutan di hadapan para peserta, panitia dan pemantau Ujian (tes Kompetensi) yang berasal dari Kanwil Kementerian Agama Prop. Sulawesi Barat, dalam prolognya menyampaikan, bahwa tahun kemarin (2016) penyelenggaraan Haji Indonesia yang notabene dikelola oleh...
Jumat, 28 April 2017, 09:25

Semoga Ada Wakil Matra Petugas Haji Tahun Ini

Pasangkayu (Inmas) Kesuksesan yang terunda, kalimat ini mungkin yang patut disematkan buat salah satu peserta Rekrutmen Petugas Haji Tingkat Kabupaten untuk Tahun 1438H / 2017M wilayah Mamuju Utara yang dilaksanakan hari ini Jumat 28 April 2017 di Aula Kantor Kementerian Agama Kab. Mamuju Utara.Rekrutmen tertulis calon petugas Haji Tahun 2017 yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama ini diikuti oleh Lima (5) orang peserta yang telah melewati seleksi administrasi yang dilakukan oleh panitia pelaksana pada tingkat Kabupaten untuk Dua (2) Kategori dari Tiga (3) Kategori yang yakni TPHI, TPIHI dan PPIH Arab Saudi dengan rincian PPIH Arab Saudi dua orang dan TPHI tiga orang.Mustapa T selaku Plt.KakanKemenag Kab. Mamuju Utara dalam sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh peserta untuk terus semangat dan berusaha sebaik mungkin mengikuti...
Kamis, 27 April 2017, 13:57

Hadirkan Siswa SMP, Kabid Pakis Ceramah Pendidikan Karakter

Mamuju (Inmas) Berkurangnya jumlah pelajaran agama yang disajikan pada sekolah umum (selain madrasah) dampaknya sedikit berpengaruh pada perilaku dan karakter pemuda saat ini, disisi yang lain pemuda diharapkan menjadi generasi penerus yang akan melanjutkan kepemimpinan dan pembangunan di Negara kita tercinta.Ini yang menjadi bagian pemikiran penting sehingga penanaman pendidikan karakter menjadi sesuatu yang mesti ditanamkan pada siswa sekolah umum di Sulawesi Barat,"Pendidikan agama bukan hanya milik santri yang belajar di madrasah tetapi juga milik siswa yang belajar disekolah umum" kata Muliadi, Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam pada Kanwil Kemenag Sulbar saat membuka kegiatan Pengembangan Karakter Peserta Didik di Mamuju hari ini, 27 april 2017.Pendidikan karakter di sekolah dapat dimulai dengan memberikan...
Rabu, 26 April 2017, 18:24

Penutupan STQ : Berhasil Bukan Karena Semaraknya Penyelenggaraan dan Sejumlah Prestasi

Mamuju (Inmas) Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke VII tingkat Provinsi Sulawesi Barat tahun 2017 yang berlangsung dari tanggal 23 Aprili di Masjid Baitul Anwar kompleks kantor Gubernur sulbar resmi ditutup oleh Staf Ahli Gebernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM H. Darno Majid 25/4/2017Semaraknya penutupan STQ ini, dapat dilihat dari antusiasnya warga sekitar yang berdatangan, ditambah dengan para peserta dan Kafilah yang begitu bersemangat menanti pengumuman hasil lomba pada STQ kali ini. "Pak saya sudah tidak sabar lagi menunggu pengumuman" kata salah seorang peserta.Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang, Sekertaris Dewan Hakim M. Sahlan mengumumkan hasil lomba dari masing-masing cabang STQ. riuh gemuruh para peserta dan Pendamping, bersorak riang gembira setelah nama dan kabupaten mereka disebut sebagai yang terbaik.Mengawali...
Rabu, 26 April 2017, 13:57

H. Mustapa T “Apresiasi Dua Kegiatan Penting Hari Ini”

Pasangkayu (Inmas) Pada hari ini, Rabu Tanggal 26 April 2017 Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Sulawesi Barat dan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan yang terbilang penting untuk masyarakat di Daerah yang belum lama ini genap berumur 14 Tahun.Kanwil Kemenkumham Prov. Sulawesi Barat menggelar kegiatan Sosialisasi Layanan Kewarganegaraan dengan Tema Perlindungan Warga Negara dan Peningkatan Wawasan Dalam Menghadapi Tantangan Keberagaman bertempat di Aula Hotel Multazam Pasangkayu yang diikuti oleh seluruh perwakilan elemen lembaga Keagamaan, lembaga Kepemudaan Dan Lembaga terkait lainnya, baik dari Instansi Pemerintah maupun Non Pemerintah seperti Pemerhati dan Insan Media.Lain halnya dengan Dinas Sosial Prov. Sulawesi Barat pada hari yang sama menggelar kegiatan Penyuluhan...
Rabu, 26 April 2017, 08:18

Ka. Kanwil Kemenag Sulbar Apresiasi Serapan Anggaran Triwulan I yang Dicapai Kankemenag Polman

Polman - Inmas Kemenag. Ka. Kankemenag Polewali Mandar H. Imran K. Kesa saat pimpin apel Rabu 26 April 2017 pagi tadi dalam amanahnya menyampaikan apresiasi Ka. Kanwil Kemenag Sulbar yang ditujukan ke Kankemenag Kab. Polman atas serapan anggaran Triwulan Pertama yang dicapai Kankemenag Polman. Apresiasi itu disampaikan Ka. Kanwil Kemenag Sulbar dalam Acara Rakor Evaluasi Kinerja Triwulan I yang dilaksanakan Kanwil Kementerian Agama Propinsi Sulawesi Barat dan ditutup pada 25 April 2017 di Mamuju kemarin.Apresiasi dari Kanwil tersebut sebagai bentuk penghargaan atas upaya dan usaha yang dilakukan Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar dalam melaksanakan amanah dan program kerja sebagaimana yang tertuang dalam DIPA 2017. Serapan anggaran sebesar 29 % yang dicapai Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar pada dasarnya telah melampaui target pencapaian serapan anggaran sebesar 25% dalam triwulan...
Selasa, 25 April 2017, 11:46

Indahnya Kerukunan Ummat Beragama di Matra

Pasangkayu (Inmas) Pelaksanaan kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Mamuju Utara yang Ke-14 Tahun 2017 yang dipusatkan di Alun-alun Kabupaten dengan menggelar Pameran Pembangunan dan beberapa lomba lainnya beberapa waktu lalu menyisahkan beberapa cerita yang patut kiranya kami haturkan selaku HUMAS Kakankemenag Matra.Penunjukan Kakankemenag Matra selaku Panitia Lokal penyelenggara Lomba Rumah Ibadah di 12 Kecamatan yang ada di Daerah yang terkenal dengan salah satu ikonnya yakni Bundaran SMART Pasangkayu ini dilaksanakan mulai Tanggal 10 April 13 April 2017 dengan mengikutkan Tim Penilai yang berasal dari perwakilah Tokoh Agama yang berasal dari Islam ( H. Rusdin mantan Ketua MUI Matra, H. Azhari Ketua DMI Matra dan Hj. Masni Halimin ), Keristen Khatolik ( Frather Valentinus Ketua Sarekat HHK Matra), Keristen Protestan ( Henoch Samma mantan Ketua PGKI Matra...
Senin, 24 April 2017, 12:42

HQ Menguji Kefasihan dan Hafalan

Inmas (Sulbar) Bertempat di Aula Kanwil Kemenag Prov. Sulbar, hari ini Senin 24 Mei 2017 Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) memperlombakan cabang Hifdzil Qur'an 10, 20, 30 juz dan Tafsir Bahasa Arab, yang diikuti oleh enam kabupaten se Sulawesi Barat. Untuk Golongan 1 dan 5 juz dan Tilawah bertempat di Hotel Grand Mutiara Mamuju.Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Tingkat Prov. Sulawesi Barat yang ke VII dipusatkan di Masjid Baitul Anwar kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Barat di buka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan H. Nur Alam Tahir yang juga dihadiri oleh Kakanwil Kemenag Sulbar H. Muhdin.Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Sulbar H. Misbahuddin yang hadir saat perlombaan berlangsung mengatakan, Musabaqah Hifzhil Quran adalah salah satu cabang lomba Al-Quran untuk menguji sejauh mana kefasihan bacaan dan kelancaran hafalan bagi yang sudah hafal maupun yang masih dalam...
Selengkapnya
Majalah Internal
Selengkapnya
Renungan

M. Sahlan Sebaik-baik dan Seburuk-buruk Manusia ( Refleksi Tahun Baru Islam 1438 Hijriyah )  Prolog Tahun baru Islam 1438 hijriyah telah kita tapaki, Perpisahan tahun 1437 Hijriyah kita isi dengan Dzikir dan do’a, dan setanpun berkata, “ Kesusahanlah bagiku, dan sia-sialah pekerjaanku menggoda anak adam pada tahun ini “.  dan perjumpaan dengan tahun 1438 hijriyah kita berdzikir dan berdo’a, “ Semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan-Nya dari segala macam bencana  dan godaan setan,  sehingga tahun ini akan membawa perubahan, kebahagiaan, ketentraman lahir dan bathin .  “ Allah SWT, juga mengutus dua malaikat yang selalu menyertainya, agar tidak terjerumus ke dalam tipu daya setan dan terhindar dari fitnah, serta nafsu angkara murka yang dapat membawa  kehancuran bagi umat manusia. “ Pondasi kehidupan pada dua muara aktivitas Sebaik-baik kalian adalah yang bisa diharapkan kebaikannya dan terhindar dari kejelekannya, dan sejelek-jelek kalian adalah yang tidak bisa diharapkan kebaikannya dan tidak terhindar dari kejelekannya. Nabiyyullah Muhammad SAW bersabda, “ tidakkah aku kabarkan kepada kalian orang-orang terbaik diantara kalian “, mereka menjawab, “ Ya “, nabi bersabda lagi, “ mereka yang masih melihat adanya dzikir kepada Allah “. Nabi bersabda lagi, “ tidakkah pula aku beritahukan kepada kalian orang-orang terjelek diantara kalian ?” Mereka menjawab,  “ Ya “, Nabi bersabda lagi, “orang-orang yang berjalan kesana kemari untuk menyebarkan fitnah dan orang-orang yang memecah belah tali cinta antara mereka yang ingin membebaskan diri dari jurang aib “                         ( diriwayatkan Bukhary dan Ahmad ). Kesakralan Muharram hakikinya terpancar pada keinginan untuk menabur kebaikan,  Dzikir, do’a dan istighotsah merupakan rangkaian pencerahan Qalbu untuk menuai masa depan yang lebih baik. Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “ Sebaik-baik umat manusia adalah yang tahu agama Allah, menyambung silaturrahmi, menyuruh yang makruf dan mencegah yang mungkar “ Olehnya itu, Syair  penggugah kebenaran dan kejelekan yang menjadi dua muara aktivitas manusia haruslah direnungi dan kitalah yang memilihnya,    “ wahai hati yang lalai akan kematian, tidak lama lagi kau akan terbaring diantara mayat, ingatlah tempatmu itu sebelum menempatinya. Bertaubatlah kepada Allah dari segala bentuk kesenangan. Ketentuan takdir itu memiliki batasan waktu, ingatlah kendala yang melingkup hari dan saat jangan pernah merasa puas dengan dunia dan hiasannya, karena  kematian akan datang wahai yang punya hati “. Alangkah merdunya keresahan hati yang bertaubat dan indahnya Skenario dimana kita dapat berdiri didepan pintu “ Kebaikan “. Selamat tahun baru Islam 1438 H, Semoga Allah Menuntun kita dalam Rahmat dan Ridha-Nya, Amin.

M. Sahlan Hujan Fenomena kabut Asap yang mengepung hamparan bumi pertiwi beberapa bulan yang lalu telah menjadikan segala rutinitas kita terhambat bahkan terhalangi (  khususnya di beberapa Bandara di Tanah air ).  Hal ini,  membuat para pemimpin negeri ini bahkan dunia,  turut serta membantu dalam upaya Memadamkan Asap yang mengepul, menjalar bagai bom waktu yang mengitari pegunungan se antero tanah air, “ darurat kabut Asappun di keluarkan “ agar manusia sadar ( Khususnya bangsa Indonesia ),  bahwa petaka ini terjadi bukan karena siapa, tetapi karena ulah segelintir anak bangsa yang dimabuk  oleh harta dunia, ia tuli mendengar ajakan mencintai lingkungan dan ia buta  membaca edaran “  jangan bakar dan rusak lingkunganmu, karena ia adalah sumbu dunia, jaga ia agar lestari, asri dan  sejuk untuk anak cucu kita di masa depan “.   Di awal bulan November ini, Kabut asap itu mulai menghilang dan padam seiring datangnya hujan yang penuh berkah. Ketika Hujan datang  didahului oleh angin  disertai guntur dan kilat, ia membawa berita gembira, dengannya dapat memadamkan asap yang meresahkan hati, ia mampu menumbuh-suburkan hati yang gelisah, sebagaimana hujan mampu menumbuh-kembangkan tanaman dan tumbuh-tumbuhan. Namun sangat sedikit diantara Manusia yang mengambil hikmah dan pelajaran.   Kebiasaan berkeluh kesah seakan menjadi menu yang tak pernah usang, ketika kemarau  asap mengepul dan menyerang lingkungan, betapa sadarnya kita waktu itu, manusia semua beramai-ramai bermohon agar hujan segera turun, akhirnya hujan buatan pun dilakukan, tapi waktu itu tidak mempan, saat hujan turun, semua menjadi bahagia, namun ketika hujan turun dan tak mengenal batas maka malapetaka bencana akan datang berupa banjir, longsor dan lain sebagainya. Bahkan dengan hujan kita merasa terbatasi aktivitas bahkan faham bahwa Hujan itu membawa Berkah yang maha dahsyat untuk penduduk bumi. Disinilah hati akan menjawab UJIAN-NYA, bisakah kita mensyukuri itu semua. Allah SWT berfirman dalam Surah Albaqarah ayat 19 yang artinya, “ atau seperti ( orang yang ditimpa ) hujan lebat dari langit,  yang disertai kegelapan, petir dan kilat. Mereka menyumbat telinga dengan jari-jarinya, ( menghindari ) suara petir itu karena takut mati. Allah meliputi orang-orang yang kafir. “  Demikian Allah membuat perumpamaan-perumpamaan. Tetapi tiada yang  memahaminya kecuali orang-orang yang berpengetahuan. Maukah kita mempelajari dan menimba maknanya ? semoga saja kita memahaminya.  ( Wallahu A’lam Bishshawab )      

M. Sahlan LGBT ? ? ? ? ? Kehidupan manusia dan Peradaban Masyarakat  setiap waktu selalu  mengalami “  keguncangan “ atau “ Geger nasanga Mandar “  ketika muncul sebuah “ Fenomena Alam “, belum selesai satu muncul lagi yang lain, seperti inilah kondisi perjalanan kebangsaan kita. Walhasil, sederet persoalan belum tuntas, Isis masih menebar Ancaman, Gafatar masih eksis dengan faham sosialnya,  kopi maut sianida masih misteri, …….. kini Muncul LGBT yang telah lama pakum sejak Zaman Nabi Luth AS.  Namun belakangan ini, kembali menjadi bahan diskusi , setelah tersangka Saiful Jamil ( public Figur ) tertangkap melakukan Gay terhadap Funsnya, maka bermunculanlah  komunitas baru, yang sangat bertentangan dengan Esensial Ajaran Islam yakni :  LGBT yakni Lesbian ( Perempuan yang mengarahkan orientasi seksualnya kepada sesama perempuan ), Gay ( laki-laki yang umumnya memiliki sifat Homoseksual ), Biseksual ( ketertarikan romantis, seksual, atau kebiasaan seksual kepada pria atau wanita ) serta Transgender ( merupakan ketidak samaan identitas gender seseorang terhadap jenis kelaminnya yang ditentukan, atau kelaminnya dari laki-laki menjadi perempuan ), Transgender ini orientasinya bukan pada aspek seksual . Dalam Alqur’an Allah menggambarkan bagaimana dahsyatnya kemurkaan Allah kepada kaum Luth, dalam surah Huud ayat 81 – 82 : “ Mereka ( Para malaikat ) berkata, “ Wahai Luth, sesungguhnya kami adalah para utusan tuhanmu, mereka tidak akan dapat mengganggu kamu, sebab itu pergilah bersama keluargamu pada akhir malam dan jangan ada seorangpun diantara kamu yang menoleh kebelakang, kecuali istrimu. Sesungguhnya dia ( juga ) akan ditimpa ( siksaan ) yang menimpa mereka. Sesungguhnya saat terjadinya siksaan bagi mereka itu pada waktu subuh. Bukankah subuh itu sudah dekat ?” “ Maka keputusan kami datang, kami mengjungkirbalikkan kaum luth, dan kami hujani mereka bertubi-tubi dengan batu dari tanah yang terbakar “ LGBT merupakan produk menghinakan dan mengjijikkan serta menyimpang dari orientasi seksual, Hal ini sangat merusak kelestarian dan kelangsungan generasi umat manusia. Islam menghendaki pernikahan antar lawan jenis, laki-laki dengan perempuan, tidak semata untuk memenuhi hasrat biologis, namun sebagai ikatan suci untuk menciptakan ketenangan hidup dengan membentuk keluarga yang SAMAWA = BAITI JANNATI Sebaliknya, Perkawinan sesama jenis tidak akan pernah melahirkan keturunan  dan mengancam kepunahan generasi manusia.  Maukah kita hidup NORMAL atau terperangkap dalam penyakit LGBT yang meresahkan dan merusak tatanan Kehidupan ummat Manusia.

Terbebas dari belitan Setan Renungan M. Sahlan “ Ya Tuhan, karena engkau telah mengusir aku, maka aku akan menghias-hiaskan buat mereka dibumi dan akan kusesatkan mereka seluruhnya “ demikian bunyi terjemahan surah : Al-Hijr ayat 39 yang merupakan pernyataan setan untuk menghitamkan hati manusia, ia membuat perhiasan-perhiasan yang memabukkan, memoles yang buruk menjadi indah. Imam Al-Hasan bin Shaleh, mengatakan “ Sesungguhnya setan membuka untuk manusia sembilan puluh Sembilan pintu kebaikan yang tujuannya hanya satu, ke pintu keburukan. “ sekali manusia memasuki pintu itu dengan mengerjakan maksiat, lalu diulanginya berkali-kali , semenjak itu hati manusia berubah menjadi kotor dan keras. Hati yang kotor dan keras akan sulit menerima kebenaran. Malahan, setiap kebenaran selalu dilihatnya sebagai kemungkaran. Bila hati manusia berubah mengeras lantaran kotornya, penglihatan akan gelap, tidak dapat lagi membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Itu semua terjadi lantaran manusia telah dihinggapi penyakit terlalu cinta kepada duniawi sampai melupakan dari mana ia berasal dan ke mana ia akan kembali, Seolah-olah hidup adalah hari ini saja. Rasulullah SAW bersabda, “ Bekunya mata adalah kerasnya hati, kerasnya hati adalah akibat terlalu banyaknya dosa. Terlalu banyaknya dosa timbul lantaran lupa kepada mati. Lupa kepada mati karena terlalu panjangnya angan-angan. Terlalu panjangnya angan-angan berasal dari terlalu cinta kepada dunia. Dan terlalu cinta kepada dunia itulah sumber segala kesalahan. “ Hati yang seperti itu menurut Nabi Muhammad SAW adalah hati yang hitam dan terbalik. Sehingga mustahil dapat masuk kedalamnya hidayah atau petunjuk kebenaran. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW, “ Sesungguhnya setan mengalir didalam keturunan Adam mengikuti urat-urat darah. Dan dijadikannya dada anak cucu Adam sebagai markasnya. Kecuali hati orang-orang yang dilindungi oleh Allah SWT “ Artinya, masih ada jalan untuk terbebas dari belitan setan. Berlindung kepada Allah. Lalu siapakah orang yang beruntung dilindungi oleh Allah ? tentu saja mereka yang meminta dan mau mencari perlindungan Allah, serta mereka yang menyempatkan diri untuk selalu ingat kepada Allah SWT. Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah : 186, “ Apabila hamba-hambaku bertanya kepadamu ( Muhammad ) tentang Aku, jawablah sesungguhnya Aku ini dekat. Aku akan mengabulkan permintaan orang-orang yang meminta jika ia meminta kepadaku. Karena itu, memohonlah kepadaku dan percayalah akan daku semoga mereka mendapat petunjuk “ juga dalam surah Arra’du ayat 30, “ dan tenteramlah hati mereka dengan ingat kepada Allah. Ketahuilah, dengan ingat kepada Allah hatipun menjadi tenteram “

BERPIKIRAN SEMPIT ( M. Sahlan-Inmas ) Suatu ketika hiduplah seorang pemuda yang tinggal bersama kedua orangtuanya yang sudah tua renta dan bekerja sebagai buruh pabrik. kehidupan mereka biasa-biasa saja dan sering kali kekurangan. Sang pemuda tumbuh menjadi orang yang berpikiran sempit serta mudah iri hati pada mereka yang lebih kaya. Suatu ketika, ayah sang pemudasakit keras. karena miskin, mereka tidak bisa membawa sang ayah ke dokter. mereka hanya merawat sang ayah ala kadarnya sehingga penyakitnya bertambah parah. saat hendak membeli makanan untuk ayahnya, karena tergesa-gesa, si pemuda bertabrakan dengan seseorang. orang itu adalah tetangganya yang cukup kaya. si pemuda sangat tidak menyukai tetangganya itu karena ia menganggap semua orang kaya itu sombong dan pelit. si pemuda pun segera memarahi dan memaki-maki si tetangga dengan kata-kata kasar dan nada suara yang keras. namun, si tetangga hanya tersenyum dan malah meminta maaf dengan tulus, setelah itu, si tetangga pun pergi seakan tidak terjadi apa-apa. saat sampai di rumah, si pemuda terkejut. ternyata sang ayah sudah membaik karena telah dirawat seorang dokter yang sangat kompoten. saat si pemuda bertanya dari mana biaya perawatan dan pengobatan ayahnya, ibunya menjawab tetangganya yang membantu. Tetangga yang ia benci dan ia anggap pelit serta sombong itulah yang membantu penyembuhan ayahnya. Betapa malunya si pemuda saat mengetahui kenyataan itu. si pemuda akhirnya menyadari bahwa kepercayaannya tentang orang kaya tidak sepenuhnya benar. masih ada orang-orang kaya yang berbudi serta bersedia membantu sesama yang membutuhkan. kisah ini memberikan gambaran bahwa orang berpikiran sempit cenderung egois dan hanya mementingkan diri sendiri. sebaliknya, ego yang terlalu berlebihan dan selalu diperturutkan bisa membuat pikiran seseorang menjadi sempit. Ego dan pikiran yang sempit memang seperti dua sisi dari satu keping mata uang yang sama. kedua hal itu bisa membentuk lingkaran setan yang tidak berkesudahan. sehingga, orang seperti itu sulit untuk menerima masukan, saran dan nasehat dari orang lain. ia menganggap apa yang ia ketahui, dengar dan percayai pasti benar. jika ia berprasangka buruk atau membenci orang lain, ia yakin 100% bahwa orang itu memang seperti itu. Maka, tidak mengherankan jika orang yang berpikiran sempit sulit sekali memaafkan orang lain.

Rasulullah SAW bersabda, " Ada tiga hal yang jika dimiliki seseorang, ia akan mendapatkan pemeliharaan dari Allah, akan dipenuhi dengan rahmat-Nya, dan Allah akan senantiasa memasukkannya dalam lingkungan hamba yang mendapatkan cinta-Nya, yaitu : 1. seseorang yang selalu bersyukur manakala mendapat nikmat dari-Nya, 2. seseorang yang mampu meluapkan amarahnya tetapi mampu memberi maaf atas kesalahan orang, 3. seseorang yang apabila sedang marah, ia menghentikan marahnya. " ( HR. Al-Hakim )

Rasulullah SAW bersabda, " Maukah aku ceritakan kepadamu tentang sesuatu yang menyebabkan Allah memuliakan bangunan dan meninggikan derajatmu ? yaitu " kamu bersikap sabar ( hilm ) kepada orang yang membencimu, memaafkan orang yang berbuat dzalim kepadamu, memberi kepada orang yang memusuhimu, dan menghubungi orang yang telah memutuskan silaturrahmi denganmu. " ( HR. Thabran ).

Boleh jadi, saat engkau tidur terlelap, pintu-pintu langit sedang diketuk oleh puluhan do'a kebaikan untukmu, dari seorang fakir yang telah engkau tolong, atau dari orang kelaparan yang telah engkau beri makan, atau dari seorang yang sedih yang telah engkau bahagiakan, atau dari seseorang yang berpapasan denganmu yang telah engkau berikan senyuman, atau dari seorang yang dihimpit kesulitan dan telah engkau lapangkan........maka, janganlah sekali-kali engkau meremehkan sebuah kebaikan.......... ( Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dalaqm kitab Miftah Daaris Sa'adah )

Bangsa yang Besar Kedepankan Persatuan dan Kedamaian”. Menag Suryadharma Ali “Memimpin harus membawa orang pada kebenaran dan kebaikan. Berikan cahaya kebenaran pada setiap orang  dalam lingkungan Anda. Bawa dia kalau dalam gelap ke dalam terang dengan kebenaran, akan membawa kebaikan bagi lingkungan dan tempat kita bekerja” Bahrul Hayat “ Kekuatan seorang pemimpin tidak pada saat dia berdiri tegak di atas, kekuatan seorang pemimpin pada saat dia duduk dan mendengarkan. Jangan bayangkan duduk mendengarkan itu adalah kehilangan kekuasaan (powerless), dengan duduk dan mendengarkan dengan seksama, seorang pemimpin (leader) akan memperoleh power, dan power akan menguatkan leadership-nya”  Bahrul Hayat “Empat hal harus diperhatikan Pejabat Kemenag. Pertama, perkuat komitmen;  Kedua, tingkatkan kompetensi sesuai lingkup tugas yang diemban; Ketiga, perkokoh integritas moral dan kepribadian; Keempat, dapat mengembangkan leadership yang baik” Menteri Agama Suryadharma Ali “Kepemimpinan yang baik adalah yang menginspirasi bawahan, menjadi panutan, serta berani bertanggungjawab atas keberhasilan maupun kegagalan” Menag Suryadharma Ali
Media Sosial