HOT NEWS
Berita
Kamis, 22 September 2016, 22:06

Diklat Kepenghuluan Targetkan Tenaga Penghulu Handal

Makassar (Inmas KanKemenag Polman) Penghulu pada Kantor Urusan Agama Kecamatan memiliki posisi dan kedudukan yang sangat penting dalam proses pembangunan bangsa sekaligus merupakan garda terdepan Kementerian Agama dalam pelayanan dan bimbingan masyarakat Islam.Sebagai unit terdepan Kementerian Agama, KUA memiliki cakupan yang cukup luas selain melaksanakan tugas administratif juga melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat dalam urusan Agama Islam dan pembinaan syari'ah. Kepenghuluan, kemasjidan, pangan halal, hisab rukyat, kemitraan, zakat, wakaf dan haji.mengingat besarnya tugas dan fungsi tersebut, penghulu yang merupakan bagian SDM pada Kantor Urusan Agama harus meningkatkan profesionalitasnya dalam melayani masyarakat. Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 62 Tahun 2005 telah ditetapkan jabatan fungsional penghulu yang memiliki...
Jumat, 16 September 2016, 07:31

Itjen Audit Kinerja di Kanwil Kemenag Sulbar

Inmas (sulbar) Inspektur wilayah I Inspektorat Kementerian agama Republik Indonesia, Abdullah mengunjungi Mamuju Sulawesi Barat bersama tim auditor untuk melaksanakan audit kinerja di kanwil kementerian agama Sulawesi barat pada kamis 15 September 2016. Rencananya keberadaan tim audit ini akan melakukan audit kinerja yang berlangsung hingga 24 september mendatang.Kakanwil kementerian agama Sulawesi barat Muhdin bersama kabag TU Muhammad Dinar Faisal dan sejumlah kepala bidang serta pejabat lainnya menyambut khusus kedatangan Irwil I dan Tim auditor di aula kanwil kemenag Sulbar. Dalam sambutannya kakanwil mengungkap rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan pihak inspektorat jenderal kementerian agama RI kepada Sulawesi Barat, "biasanya tim hanya dipimpin oleh ketua tim, hari ini langsung bersama Irwil I, tentu ini sesuatu yang menggembirakan, mengingat kami semua yang ada di Sulawesi barat masih...
Selasa, 13 September 2016, 15:02

Tahun ini Kanwil Kemenag Sulbar Qurban 9 ekor Sapi

inmas (sulbar) Ada pemandangan yang lain pada hari ini, masyarakat yang tinggal disekitar kantor wilayah kementerian agama Provinsi Sulawesi Barat berduyun-duyun menyambangi kantor dengan membawa kupon untuk mendapatkan jatah daging qurban dari pegawai kementerian agama Sulawesi Barat, dihari kedua pemotongan hewan qurban ini terdapat 9 ekor sapi untuk disembelih.Kakanwil kemenag provinsi Sulawesi Barat H. Muhdin bersama kabag TU H. Muhammad Dinar Faisal dan sejumlah pejabat lainnya turut menyaksikan pemotongan hewan dihalaman belakang kanwil ini, menurut Muhdin pada saat inilah masyarakat datang mengambil haknya dan tentu akan merasa bagian dari kita (baca:keluarga kementerian agama) "kami bukan hanya melayani pelayanan admnistratif tapi banyak yang berkaitan dengan qurban sehingga mereka menikmati apa yang bisa berikan pada mereka". kata Muhdin.Masih menurut Muhdin...
Jumat, 9 September 2016, 13:18

Kemenag Majene dan Dinas Capil jajak integrasi data

inmas (sulbar), Kementerian agama melalui Ditjen Bimas Islam rencananya kembali melakukan terobosan untuk memperbaiki layanan pencatatan nikah. Setelah sebelumnya menginisiasi terbitnya PP No 48 Tahun 2014 yang mengatur biaya layanan pencatatan nikah dan rujuk, Kemenag akan menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kemendagri untuk menyederhanakan layanan pencatatan nikah. Selain itu, MoU ini juga akan menjadi bagian dari gerakan anti korupsi karena dimaksudkan juga mencegah gratifikasi*).Dalam sambungan telepon dengan Hasyim Harun, Kepala KUA Banggae Timur yang turut dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa pihak kementerian agama berniat mengintegrasikan Sistem Informasi Administrasi kependudukan catatan sipil dengan Sistem Informasi Nikah kementerian agama, "mereka (dinas catatan sipil) merespon sangat baik, dan menugaskan salah satu kepala bidang dan tenaga IT mereka untuk hadir dalam pertemuan...
Kamis, 8 September 2016, 13:04

Amnesti Pajak Sebagai Solusi atasi Permasalahan Pajak di Negeri Ini

Polman (Inmas Kemenag) Ka. KanKemenag Polewali Mandar yang diwakili Ka. Seksi Pendidikan Madrasah Ibu Dra. Hj. Ruaedah, M.SI. pada Kamis Pagi 8 September 2016 secara resmi membuka acara Sosialisasi Undang-undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang pengampunan pajak. Sebanyak 200 peserta sosialisasi yang kebanyakan guru-guru madrasah di Lingkungan Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar memadati acara sosialisasi yang berlangsung di Aula SLB Pekkabata tersebut.Dalam sambutannya Hj. Ruaedah menyampaikan bahwa kegiatan ini berlangsung berkat kerjasama antara Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar dalam hal ini Seksi Pendidikan Madrasah dengan Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan Kab. Polewali Mandar. Tujuan dari kegiatan ini tidak lain adalah mensosialisasikan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang pengampunan pajak beserta langkah-langkah pengajuan amnesti pajak baik perorangan wajib pajak maupun...
Selasa, 6 September 2016, 15:01

Rakor Penyuluh, Menyamakan Persepsi Penyuluh Agama Islam

Kepala kantor wilayah kementerian agama Sulawesi Barat membuka rapat koordinasi penyuluh agama Islam tingkat provinsi Sulawesi Barat di aula kanwil kemenag sulbar pada selasa, 6 september 2016. Kegiatan yang diikuti 128 peserta. Menurut Kakanwil Agama mempunyai posisi dan peran penting dan strategis, sebagai landasan spiritual, moral dan etika dalam kehidupan berbangsa. Agama mestilah dipahami, dihayati dan diamalkan oleh seluruh pemeluknya dalam tatanan kehidupan setiap anak bangsa, keluarga dan masyarakat serta menjadi roh dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, disinilah dibutuhkan peran penyuluh agama Islam untuk menanamkan sikap dan pengetahuan tentang agama bagi masyarakat kata kakanwil.Kakanwil berterimakasih atas berbagai kreatifitas yang telah dilakukan oleh penyuluh agama islam termasuk rakor yang telah dilaksanakan pada hari ini, kesempatan ini adalah waktu terbaik untuk menyamakan persepsi para penyuluh, saling berdiskusi...
Selasa, 6 September 2016, 09:56

Bimtek Penyelenggaraan Jenazah, Libatkan Pengurus serta Anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) & Majelis Taklim Al-Ikhlas Unit Kantor Kemenag Mamuju Utara

Pasangkayu (Inmas-Matra). Berawal dari keprihatinan Kakankemenag Matra H. Mahmuddin bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Unit Kantor Kemenag Matra Hj. Salmia yang melihat betapa sulitnya masyarakat mendapati petugas penyelenggara jenazah apabila ada saudara disekitar mereka yang meninggal dunia terutama kaum hawa. Atas keprihatinan itulah sehingga DWP unit KanKemenag Matra berinisiatif mengadakan Pelatihan bertajuk Bimtek Penyelenggaraan Jenazah yang dilaksanakan pada hari Jumat Tanggal 02 September 2016 bertempat di Aula Kankemenag Matra.Tiap peserta yang berasal dari pengurus dan anggota DWP dan Majelis Taklim Al-Ikhlas ini dibekali dengan teori dan praktik fikih jenazah. Hal ini diberikan melalui pelatihan intensif selama satu hari yang diharapkan bisa dilaksanakan setiap tahunnya guna menjawab keresahan yang merebak dimasyarakat pada umumnya tentang kelangkaan penyelenggara jenazah khususnya kaum hawa. Pemateri...
Senin, 5 September 2016, 14:00

Kanwil Kemenag Sulbar Menuju Pospenas Tingkat Nasional.

Inmas ( Sulbar ), " Kanwil Kementerian Agama Prov. Sulbar melalui Bidang Pendidikan dan Keagamaan Islam menggelar seleksi Pospenas Tingkat Provinsi sulawesi barat (Pekan Olahraga dan Seni Pondok Pesantren) dalam rangka mempersiapkan Pospenas Tingkat Nasional yang diselenggarakan di Serang Provinsi Banten. Perhelatan ini diselenggarakan secara rutin 3 tahun sekali. Untuk tahun 2016 diselenggarakan bertepatan dengan momentum hari santri Nasional, yakni tanggal 22 Oktober 2016 " Demikian Laporan Kabid Pendaki pada acara pembukaan Pospenas tk. Provinsi Sulawesi Barat di Aula Kanwil kemenag Sulbar, Senin, 5 September 2016.Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa, "dengan Kegiatan pospenas ini diharapkan lahir prestasi dan semangat optimis, karena pada tingkat nasional kunci utamanya adalah optimis, " pada awalnya kegiatan ini tidak mampu kami laksanakan,...
Jumat, 2 September 2016, 11:07

Mantapkan Koordinasi, Kuatkan Renstra Wujudkan Misi Kementerian Agama

Inmas (Polman), " Ka. KanKemenag Kab. Polewali Mandar H. Imran K. Kesa bersama para Kepala Seksi dan Penyelenggara di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar pada Pagi Jum'at 2 September 2016 menerima kunjungan Ka. Kanwil Kementerian Agama Propinsi Sulawesi Barat H. Muhdin, S.Ag. M.Pd.I.Dalam kunjungan kali ini, Ka. Kanwil mengadakan rapat bersama dengan Ka. KanKemenag dan seluruh Ka. Seksi dan Penyelenggara di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Polewali Mandar. Berbagai agenda menjadi titik fokus bahasan termasuk agenda Renstra yang harus dikuatkan dalam menunjang tusi serta misi Kementerian Agama khususnya di Kab. Polewali Mandar.Ka. Kanwil juga mengapresiasi siswa-siswi MAN Lampa dan MTsN Tinambung yang telah mengharumkan nama daerah dan kembali sukses meraih juara pada lomba Kompetisi Sains Madrasah Tingkat Nasional yang berlangsung di Pontianak...
Selengkapnya
Opini
Selengkapnya
Majalah Internal
Selengkapnya
Renungan

Terbebas dari belitan Setan Renungan M. Sahlan “ Ya Tuhan, karena engkau telah mengusir aku, maka aku akan menghias-hiaskan buat mereka dibumi dan akan kusesatkan mereka seluruhnya “ demikian bunyi terjemahan surah : Al-Hijr ayat 39 yang merupakan pernyataan setan untuk menghitamkan hati manusia, ia membuat perhiasan-perhiasan yang memabukkan, memoles yang buruk menjadi indah. Imam Al-Hasan bin Shaleh, mengatakan “ Sesungguhnya setan membuka untuk manusia sembilan puluh Sembilan pintu kebaikan yang tujuannya hanya satu, ke pintu keburukan. “ sekali manusia memasuki pintu itu dengan mengerjakan maksiat, lalu diulanginya berkali-kali , semenjak itu hati manusia berubah menjadi kotor dan keras. Hati yang kotor dan keras akan sulit menerima kebenaran. Malahan, setiap kebenaran selalu dilihatnya sebagai kemungkaran. Bila hati manusia berubah mengeras lantaran kotornya, penglihatan akan gelap, tidak dapat lagi membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Itu semua terjadi lantaran manusia telah dihinggapi penyakit terlalu cinta kepada duniawi sampai melupakan dari mana ia berasal dan ke mana ia akan kembali, Seolah-olah hidup adalah hari ini saja. Rasulullah SAW bersabda, “ Bekunya mata adalah kerasnya hati, kerasnya hati adalah akibat terlalu banyaknya dosa. Terlalu banyaknya dosa timbul lantaran lupa kepada mati. Lupa kepada mati karena terlalu panjangnya angan-angan. Terlalu panjangnya angan-angan berasal dari terlalu cinta kepada dunia. Dan terlalu cinta kepada dunia itulah sumber segala kesalahan. “ Hati yang seperti itu menurut Nabi Muhammad SAW adalah hati yang hitam dan terbalik. Sehingga mustahil dapat masuk kedalamnya hidayah atau petunjuk kebenaran. Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW, “ Sesungguhnya setan mengalir didalam keturunan Adam mengikuti urat-urat darah. Dan dijadikannya dada anak cucu Adam sebagai markasnya. Kecuali hati orang-orang yang dilindungi oleh Allah SWT “ Artinya, masih ada jalan untuk terbebas dari belitan setan. Berlindung kepada Allah. Lalu siapakah orang yang beruntung dilindungi oleh Allah ? tentu saja mereka yang meminta dan mau mencari perlindungan Allah, serta mereka yang menyempatkan diri untuk selalu ingat kepada Allah SWT. Allah SWT menegaskan dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah : 186, “ Apabila hamba-hambaku bertanya kepadamu ( Muhammad ) tentang Aku, jawablah sesungguhnya Aku ini dekat. Aku akan mengabulkan permintaan orang-orang yang meminta jika ia meminta kepadaku. Karena itu, memohonlah kepadaku dan percayalah akan daku semoga mereka mendapat petunjuk “ juga dalam surah Arra’du ayat 30, “ dan tenteramlah hati mereka dengan ingat kepada Allah. Ketahuilah, dengan ingat kepada Allah hatipun menjadi tenteram “

BERPIKIRAN SEMPIT ( M. Sahlan-Inmas ) Suatu ketika hiduplah seorang pemuda yang tinggal bersama kedua orangtuanya yang sudah tua renta dan bekerja sebagai buruh pabrik. kehidupan mereka biasa-biasa saja dan sering kali kekurangan. Sang pemuda tumbuh menjadi orang yang berpikiran sempit serta mudah iri hati pada mereka yang lebih kaya. Suatu ketika, ayah sang pemudasakit keras. karena miskin, mereka tidak bisa membawa sang ayah ke dokter. mereka hanya merawat sang ayah ala kadarnya sehingga penyakitnya bertambah parah. saat hendak membeli makanan untuk ayahnya, karena tergesa-gesa, si pemuda bertabrakan dengan seseorang. orang itu adalah tetangganya yang cukup kaya. si pemuda sangat tidak menyukai tetangganya itu karena ia menganggap semua orang kaya itu sombong dan pelit. si pemuda pun segera memarahi dan memaki-maki si tetangga dengan kata-kata kasar dan nada suara yang keras. namun, si tetangga hanya tersenyum dan malah meminta maaf dengan tulus, setelah itu, si tetangga pun pergi seakan tidak terjadi apa-apa. saat sampai di rumah, si pemuda terkejut. ternyata sang ayah sudah membaik karena telah dirawat seorang dokter yang sangat kompoten. saat si pemuda bertanya dari mana biaya perawatan dan pengobatan ayahnya, ibunya menjawab tetangganya yang membantu. Tetangga yang ia benci dan ia anggap pelit serta sombong itulah yang membantu penyembuhan ayahnya. Betapa malunya si pemuda saat mengetahui kenyataan itu. si pemuda akhirnya menyadari bahwa kepercayaannya tentang orang kaya tidak sepenuhnya benar. masih ada orang-orang kaya yang berbudi serta bersedia membantu sesama yang membutuhkan. kisah ini memberikan gambaran bahwa orang berpikiran sempit cenderung egois dan hanya mementingkan diri sendiri. sebaliknya, ego yang terlalu berlebihan dan selalu diperturutkan bisa membuat pikiran seseorang menjadi sempit. Ego dan pikiran yang sempit memang seperti dua sisi dari satu keping mata uang yang sama. kedua hal itu bisa membentuk lingkaran setan yang tidak berkesudahan. sehingga, orang seperti itu sulit untuk menerima masukan, saran dan nasehat dari orang lain. ia menganggap apa yang ia ketahui, dengar dan percayai pasti benar. jika ia berprasangka buruk atau membenci orang lain, ia yakin 100% bahwa orang itu memang seperti itu. Maka, tidak mengherankan jika orang yang berpikiran sempit sulit sekali memaafkan orang lain.

Rasulullah SAW bersabda, " Ada tiga hal yang jika dimiliki seseorang, ia akan mendapatkan pemeliharaan dari Allah, akan dipenuhi dengan rahmat-Nya, dan Allah akan senantiasa memasukkannya dalam lingkungan hamba yang mendapatkan cinta-Nya, yaitu : 1. seseorang yang selalu bersyukur manakala mendapat nikmat dari-Nya, 2. seseorang yang mampu meluapkan amarahnya tetapi mampu memberi maaf atas kesalahan orang, 3. seseorang yang apabila sedang marah, ia menghentikan marahnya. " ( HR. Al-Hakim )

Boleh jadi, saat engkau tidur terlelap, pintu-pintu langit sedang diketuk oleh puluhan do'a kebaikan untukmu, dari seorang fakir yang telah engkau tolong, atau dari orang kelaparan yang telah engkau beri makan, atau dari seorang yang sedih yang telah engkau bahagiakan, atau dari seseorang yang berpapasan denganmu yang telah engkau berikan senyuman, atau dari seorang yang dihimpit kesulitan dan telah engkau lapangkan........maka, janganlah sekali-kali engkau meremehkan sebuah kebaikan.......... ( Ibnul Qayyim Al-Jauziyah dalaqm kitab Miftah Daaris Sa'adah )

Jangan Pernah Berhenti Mendengar Nasihat, Hati Akan Buta Tanpa Nasihat Jangan Remehkan Petuah Ulama, Petuah Mereka Adalah Sari Wahyu Allah (Syekh Abdul Qadir Al- Jailani)

Ma’qil bin Yasar r.a. ketika sakit dijenguk oleh Gubernur Ubaidillah bin Ziyad, maka Ma’qil berkata: Aku akan menyampaikan kepadamu suatu hadits yang telah aku dengar dari Rasulullah saw., beliau bersabda: Siapa yang diamanati oleh Allah untuk memimpin rakyat, lalu ia tidak memimpinnya dengan tuntunan yang baik, maka ia tidak akan dapat merasakan bau surga. (Bukhari, Muslim). Yakni bila tidak merasakan bau surga maka pasti masuk neraka.
Media Sosial