Mamuju, Humas - Bimbingan Masyarakat Kristen Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2024 sekaligus membahas strategi pelaksanaan anggaran tahun 2025 serta memantapkan Perjanjian Kinerja dengan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat beberapa waktu yang lalu.
Dalam rapat yang berlangsung di Ruang Bimas Kristen tersebut, Pembimas Kristen, Ayub, menyampaikan berbagai poin penting terkait evaluasi anggaran tahun 2024 dan langkah strategis untuk meningkatkan nilai kinerja anggaran dan pelayanan tahun 2025.
Terkait dengan evaluasi anggaran tahun 2024, berbagai kendala-kendala dan persoalan-persoalan yang dihadapi baik di Kanwil maupun di Kankemenag Kabupaten di antaranya adalah adanya pemblokiran anggaran (pemblokiran bantuan rumah ibadah) yang dibuka sebagian blokirnya nanti di bulan oktober. Kemudian kendala berikutnya adalah belanja PPG Non PNS tidak terealusasi semua karena sebagian lulus PPPK, begitupun dengan honor Penyuluh Non PNS tidak terserap semua karena sebagian lulus PPPK guru Agama Kristen.
"Saya berharap pada tahun 2025, kendala-kendala ini dapat di antisipasi dan tidak terulang lagi sehingga target yang telah kita tetapkan bisa tercapai dengan maksimal," ujar Ayub.
Juga menegaskan bahwa seluruh kegiatan yang tidak terikat waktu harus dapat diselesaikan pada triwulan ke III dengan tetap mengacu kepada halaman 3 Dipa tahun anggaran 2025. Hal ini bertujuan untuk menghindari penumpukan kegiatan di akhir tahun dan meningkatkan efisiensi pelaksanaan program.
Ditahun 2024 nilai rata-rata kinerja anggaran kita sudah berada di diatas 80% sesuai dengan nilai kinerja anggaran (NKA) Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI.
Dalam rapat tersebut, Ayub juga mengangkat isu sertifikasi guru. Saat ini, terdapat sekitar kurang lebih 30 ribu guru Agama Kristen di Indonesia yang belum tersertifikasi, dan ia meminta data yang lebih valid kepada Kepala Seksi dan Penyelenggara Kristen di setiap Kabupaten untuk disampaikan ke Ditjen Bimas Kristen Kementerian Agama RI untuk di ikutkan PPG sesuai dengan pesan Menteri Agama yang akan di tuntaskan dalam dua tahun kedepan demi hadirnya para guru profesional.
Mengakhiri arahannya, Ayub menyampaikan harapan agar seluruh kebijakan yang dirancang pada tahun 2025 dapat berjalan lebih efektif. Ia juga mendorong tim untuk segera menyelesaikan kendala yang ada dan mempercepat realisasi sesuai dengan target yang direncanakan di semester pertama.
Dengan melakukan kolaborasi dan sinergitas yang kuat adalah kunci keberhasilan kita kedepan. Mari kita tingkatkan kinerja secara menyeluruh agar pelayanan kepada penerima manfaat semakin optimal," pungkasnya.
Rapat ini dihadiri oleh seluruh para Kepala Seksi Bimas Kristen, Penyelenggara Kristen dan Penyelenggara Pendidikan Kristen setiap Kabupaten Lingkup Provinsi Sulawesi Barat, Mereka berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi dan kinerja demi tercapainya tujuan bersama.