Kakanwil Kemenag Sulbar Buka MATA MUDA 2026, Libatkan 14.490 Murid Madrasah se-Sulbar

MATA MUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) Tahun Ajaran 2026/2027

Polewali, Humas Kanwil – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, H. Adnan Nota, membuka kegiatan MATA MUDA (Masa Ta'aruf Murid Madrasah) Tahun Ajaran 2026/2027 yang dipusatkan di Pantai Bajoe, Desa Rea, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar, Rabu (15/7/2026).

Kegiatan diikuti oleh 14.490 murid jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) dari seluruh kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat secara haybrid.

Sebagai bentuk implementasi semangat tersebut, MATA MUDA 2026 dilaksanakan melalui aksi serentak di sejumlah titik di Kabupaten Polewali Mandar.

Aksi yang dilakukan meliputi penanaman pohon di Pantai Bajoe, Desa Rea, Kecamatan Binuang, bersih-bersih lingkungan di Pantai Bahari Polewali, bersih lingkungan di kawasan Alun-Alun dan sekitar Masjid Merdeka Wonomulyo, penanaman pohon di Pantai Gonda, Kecamatan Campalagian, serta aksi bersih lingkungan di sekitar Pasar Tinambung dan Masjid Raya Tinambung.


Dalam sambutannya, Kakanwil Kemenag Sulbar H. Adnan Nota menegaskan bahwa MATA MUDA tidak hanya menjadi ajang penyambutan murid baru, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kepedulian terhadap lingkungan, dan tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa.

Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai keagamaan melalui pendekatan ekoteologi.

"Ketika ada orang yang membuang sampah sembarangan, artinya kita sedang merusak bumi. Karena itu, menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan harus menjadi kebiasaan kita bersama," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa semangat ekoteologi mengajarkan manusia untuk merawat alam sebagai amanah yang harus dijaga. Upaya tersebut dilakukan agar bumi yang sehat dapat diwariskan kepada generasi mendatang.

"Kita ingin mewariskan bumi yang sehat kepada generasi berikutnya. Lingkungan yang bersih dan sehat harus dimulai dari diri sendiri dan lingkungan madrasah," katanya.

Kakanwil juga mengingatkan bahwa pelaksanaan MATA MUDA bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan nyata untuk membangun budaya peduli lingkungan di madrasah.

"Ini bukan hanya seremoni. Kita sedang menghidupkan semangat untuk menghadirkan bumi yang sehat melalui aksi nyata yang dimulai dari lingkungan madrasah," tegasnya

Melalui pelaksanaan MATA MUDA Tahun Ajaran 2026/2027, diharapkan seluruh murid baru dapat mengenal budaya madrasah sekaligus menumbuhkan karakter religius, disiplin, cinta lingkungan, dan memiliki kepedulian sosial sebagai bekal dalam menempuh pendidikan.


Wilayah LAINNYA