Nasib Kontrak Guru PPPK hingga Ekoteologi Jadi Fokus Pertemuan Strategis Kabid PAPKIS dan Kemenag Majene

Kunjungan kerja Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAPKIS)

Majene — Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene menerima kunjungan kerja dari Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAPKIS) Kanwil Kemenag Sulawesi Barat. Kunjungan strategis yang berlangsung siang ini disambut langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Kemenag Majene, Jalal, yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Pertemuan tatap muka ini menjadi ruang diskusi intensif dalam membedah sejumlah agenda krusial, mulai dari kejelasan nasib guru PPPK, verifikasi beban kerja, hingga implementasi program prioritas Kementerian Agama terkait lingkungan hidup.

Menjamin Kepastian Kontrak Guru PAI PPPK
Salah satu poin utama yang menjadi pembahasan hangat adalah nasib Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di bawah naungan Pemerintah Daerah (Pemda). Kepastian perpanjangan kontrak mereka menjadi kunci utama agar perencanaan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dapat dihitung secara akurat dan tepat sasaran.

Merespons hal tersebut, Plh. Kepala Kemenag Majene, Jalal, menjelaskan bahwa pihaknya telah bergerak cepat membangun komunikasi dengan Pemda setempat.

"Kami sudah berkoordinasi langsung dengan Sekretaris Dinas Pendidikan untuk memastikan kelanjutan kontrak rekan-rekan GPAI PPPK. Pihak Dinas menegaskan tidak ada pemutusan kontrak. Meski demikian, hingga saat ini proses administrasi SK Perpanjangan Kontrak memang masih dalam tahap penyelesaian," ungkap Jalal.

Agenda kedua yang tak kalah penting adalah instruksi penataan beban kerja guru. Seksi PAI diminta melakukan verifikasi ketat terhadap pemenuhan jam mengajar, khususnya bagi guru yang menutupi kekurangan jam wajib melalui tugas tambahan, seperti mengelola Laboratorium atau Perpustakaan PAI.

Langkah ini direspons konkret oleh jajaran Seksi PAI Kemenag Majene. Saat ini, tim staf Seksi PAI tengah turun langsung ke sekolah-sekolah untuk melakukan validasi faktual.

"Komitmen kami adalah transparansi dan akurasi data. Hari ini sudah memasuki hari keempat verifikasi lapangan untuk meninjau langsung kelayakan laboratorium dan perpustakaan PAI yang dikelola guru. Kita ingin memastikan seluruh tugas tambahan tersebut riil dan sesuai regulasi," tambah Jalal.


Daerah LAINNYA