Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1448 H, KUA Luyo melaksanakan kegiatan Lebaran Yatim & Penyandang Disabilitas sebagai bentuk kepedulian dan perhatian kepada anak yatim serta penyandang disabilitas di wilayah Kecamatan Luyo.
Kegiatan ini menjadi tradisi baru bagi Kementerian Agama RI beberapa tahun terakhir. Lebaran Yatim & Penyandang Rehabilitas ini berlangsung serentak di berbagai Satker dan Unit Kerja di seluruh Indonesia, Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan diawali dengan pembacaan doa bersama, tausiyah singkat, serta silaturahmi antara ASN KUA Luyo, masyarakat, dan para penerima manfaat dari kegiatan ini. Selanjutnya dilakukan penyerahan santunan dan paket bantuan kepada anak-anak yatim dan penyandang disabilitas yang hadir.
Salah satu alasan kenapa kegiatan ini diadakan karena dipahami bahwa bersedekah pada 10 Muharram (Hari Asyura) sangat dianjurkan dalam Islam. Amalan ini diyakini mendatangkan pahala setara sedekah setahun penuh, melapangkan rezeki sepanjang tahun, serta menjadi momen utama untuk menyantuni anak yatim.
Bersedekah pada hari Asyura dinilai setara dengan bersedekah selama satu tahun penuh. Rasulullah SAW bersabda bahwa siapa saja yang memberikan kelapangan nafkah (sedekah) kepada keluarganya pada hari Asyura, Allah SWT akan memberikan kelapangan rezeki kepadanya sepanjang tahun tersebut.
Lebaran Anak Yatim tanggal 10 Muharram juga dikenal sebagai hari raya anak yatim (Idul Yatama). Umat Islam sangat dianjurkan untuk menyantuni dan membahagiakan mereka.
Kegiatan ini mengusung tema "Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri", Menebar Maslahat, Menguatkan Umat". Melalui kegiatan ini diharapkan tumbuh rasa empati, kepedulian sosial, serta semangat berbagi kepada sesama, khususnya bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan dari masyarakat.
Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi khususnya kepada Sahabat ASN dan DWP KUA Luyo yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa keberkahan bagi kita semua.