Putra Sulawesi Barat Berpeluang Menjadi Doktor Ketiga Lulusan Universitas Al-Azhar Kairo

Andi Muhammad Ridwan Tahir

Kairo, Mesir – Dunia pendidikan dan keilmuan Islam di Sulawesi Barat kembali mencatatkan capaian yang membanggakan. Seorang putra daerah asal Sulawesi Barat, Andi Muhammad Ridwan Tahir, dijadwalkan menjalani sidang promosi doktor di Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar Kairo, sebuah institusi yang selama berabad-abad dikenal sebagai pusat keilmuan Islam dunia.

Sidang promosi doktor tersebut akan dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di Auditorium Imam Adz-Dzahabi (raḥimahullāh), Fakultas Ushuluddin Universitas Al-Azhar Kairo. Momen ini menjadi sangat istimewa karena apabila dinyatakan lulus, beliau akan tercatat sebagai putra Sulawesi Barat ketiga yang berhasil meraih gelar Doktor dari Universitas Al-Azhar Kairo, sekaligus menambah daftar akademisi Sulawesi Barat yang menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi di salah satu universitas Islam paling bergengsi di dunia.

Perjalanan akademik tersebut ditempuh melalui Fakultas Ushuluddin Kairo, pada Jurusan Akidah dan Filsafat, sebuah bidang kajian yang dikenal memiliki standar akademik tinggi dan menuntut kedalaman analisis terhadap disiplin ilmu akidah, pemikiran Islam, serta filsafat.

Sidang promosi doktor ini akan dipimpin oleh empat akademisi terkemuka Universitas Al-Azhar yang memiliki reputasi internasional dalam bidang Akidah dan Filsafat, yaitu:

  • Prof. Dr. Jamaluddin Husain Afifi, Guru Besar Emeritus Akidah dan Filsafat Fakultas Ushuluddin Kairo sekaligus mantan Ketua Departemen Akidah dan Filsafat, bertindak sebagai Promotor Utama.
  • Prof. Madya Dr. Abdurrahman Fahmi Riyadh, Profesor Madya Akidah dan Filsafat Fakultas Ushuluddin Kairo, sebagai Ko-Promotor.
  • Prof. Dr. Jamil Ibrahim Al-Sayyid Tu'ailib, Guru Besar Akidah dan Filsafat serta mantan Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin Kairo, sebagai Penguji Internal.
  • Prof. Dr. Khalid Abdul 'Aal Nashr, Guru Besar Akidah dan Filsafat sekaligus Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah Al-Azhar Monufiyah, sebagai Penguji Eksternal.

Kehadiran para profesor tersebut mencerminkan tingginya standar akademik yang diterapkan dalam proses promosi doktor di Universitas Al-Azhar. Setiap kandidat diwajibkan mempertahankan hasil penelitiannya secara ilmiah di hadapan para pakar yang memiliki otoritas di bidangnya masing-masing.

Bagi masyarakat Sulawesi Barat, capaian ini bukan sekadar prestasi pribadi, tetapi juga menjadi simbol berkembangnya tradisi intelektual dan penguatan sumber daya manusia di bidang keilmuan Islam. Lahirnya doktor-doktor lulusan Al-Azhar diharapkan dapat memperkuat kontribusi keilmuan, pendidikan, dakwah, serta pengembangan pemikiran Islam yang moderat dan berlandaskan tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jamaah.

Universitas Al-Azhar Kairo sendiri merupakan salah satu perguruan tinggi Islam tertua di dunia yang selama lebih dari seribu tahun menjadi rujukan utama pendidikan Islam. Lulus pada jenjang doktor dari institusi tersebut merupakan pencapaian akademik yang tidak hanya membutuhkan ketekunan dalam penelitian, tetapi juga penguasaan metodologi ilmiah dan kemampuan mempertahankan argumentasi di hadapan dewan profesor.

Masyarakat Sulawesi Barat diharapkan turut memberikan doa dan dukungan agar proses sidang promosi doktor yang akan berlangsung pada 8 Agustus 2026 dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan kabar terbaik, sehingga kembali lahir seorang doktor lulusan Universitas Al-Azhar Kairo yang akan mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. (ilm)


Wilayah LAINNYA