Semarang, Humas Kanwil – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, H. Adnan Nota, memberikan pencerahan dan motivasi kepada kafilah Sulawesi Barat yang mengikuti rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Semarang, Minggu (13/9/2026).
Pertemuan tersebut berlangsung di Hotel Up Peak Semarang. Hadir dalam kesempatan itu Kepala Kanwil Kemenag Sulbar H. Adnan Nota, Karo Tapemkesra, Kabid Bimas Islam, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamuju Tengah, Ketua DWP Kanwil Kemenag Sulbar, serta para kafilah Sulawesi Barat.
Dalam kesempatan itu, Adnan Nota mengajak para kafilah untuk tampil dengan penuh keyakinan, tetap tenang, serta mampu mengelola rasa takut dan gugup saat menghadapi perlombaan.
Adnan mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan yang dimiliki, tetapi juga oleh kesiapan mental dalam menghadapi setiap tantangan.
Ia mengutip penggalan Surat Ar-Ra’d ayat 11 yang menegaskan bahwa Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
“Kalau kita berhasil menekan ketakutan, maka kita bisa berhasil. Jangan pesimis, tetapi jangan juga terlalu percaya diri,” pesan Adnan kepada para kafilah.
Menurutnya, rasa takut merupakan hal yang wajar dirasakan sebelum menghadapi kompetisi. Namun, rasa tersebut harus dikendalikan agar tidak menghambat kemampuan yang telah dipersiapkan selama ini.
Adnan juga mengingatkan para kafilah agar tidak hanya mengandalkan kemampuan, tetapi senantiasa menyertai ikhtiar dengan doa dan tawakal kepada Allah SWT.
Ia mengutip firman Allah dalam Surat Ali ‘Imran ayat 159, “Fa idza ‘azamta fatawakkal ‘alallah”, yang bermakna bahwa apabila telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah.
“Jadi, maksimalkan potensi dan doa. Persiapkan kemampuan sebaik-baiknya, kemudian serahkan hasilnya kepada Allah,” ujarnya.
Ia berharap seluruh kafilah Sulawesi Barat dapat menjaga semangat, kekompakan, dan kepercayaan diri selama mengikuti perlombaan. Menurutnya, keikutsertaan dalam MTQ bukan semata-mata tentang meraih juara, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama baik daerah.
Adnan juga berpesan agar para kafilah menikmati setiap proses dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari perjalanan untuk terus meningkatkan kualitas dan kecintaan terhadap Al-Qur’an.
“Berikan yang terbaik. Jangan terbebani dengan hasil. Maksimalkan ikhtiar, kuatkan doa, dan bertawakal kepada Allah,” pungkasnya.
Wilayah
Kafilah Sulbar Diminta Percaya Diri dan Penuh Optimisme Hadapi MTQ
- Ahad, 13 September 2026 | 21:55 WIB