Santri Sulbar Raih Dua Penghargaan PPSN VI, Tunjukkan Kreativitas dan Kepedulian Lingkungan

Dua Santri Sulbar Raih Dua Penghargaan PPSN VI

Malang (Kemenag) --- Kontingen Sulawesi Barat meraih dua penghargaan pada Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026 di Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Malang, Jawa Timur. Santri putri Pondok Pesantren Darul Mahfudz Lekopa’dis, Polewali Mandar, meraih Juara Harapan II kategori PPSN Got Talent Putri, sementara santri putra Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Baruga meraih Juara Harapan III kategori Tenda K3 Per-Umpi Putra.

Penghargaan tersebut diumumkan panitia dalam upacara penutupan di lapangan Pesantren An-Nur II Al-Murtadlo, Senin (5/10/2026). Prestasi dari dua cabang berbeda ini memperlihatkan kemampuan santri Sulbar dalam mengembangkan bakat sekaligus membangun kedisiplinan dan tanggung jawab terhadap lingkungan tempat mereka berkegiatan.

Pada kategori PPSN Got Talent Putri, santri Darul Mahfudz Lekopa’dis membawa nama Sulawesi Barat melalui ajang yang memberi ruang bagi peserta untuk menampilkan bakat dan kreativitas. Penghargaan ini menjadi capaian berharga sekaligus dorongan bagi santri untuk terus mengasah kemampuan dan keberanian tampil di hadapan publik.

Sementara itu, penghargaan kategori Tenda K3 Per-Umpi Putra diraih Sulawesi Barat Umpi 2 yang berasal dari Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Baruga. Capaian tersebut menegaskan bahwa kehidupan perkemahan juga menjadi ruang belajar untuk merawat lingkungan bersama, menjaga keteraturan, dan menjalankan tanggung jawab melalui kerja sama antaranggota.

Kedua prestasi ini sejalan dengan arah penguatan pendidikan pesantren dalam agenda prioritas Kementerian Agama. Pesantren menjadi tempat tumbuhnya santri yang memiliki pengetahuan agama, keterampilan, kreativitas, serta kepedulian sosial. Melalui kegiatan kepramukaan, nilai-nilai tersebut dilatih dalam keseharian: berbagi tugas, menaati aturan, menghargai sesama, dan menjaga lingkungan.

PPSN VI dijadwalkan berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026. Berbagai perlombaan, mulai dari teknologi tepat guna, kuliner, pionering, hingga penampilan bakat, memberi kesempatan kepada santri dari berbagai daerah untuk belajar dan menguji kemampuan. Semangat berkompetisi berjalan beriringan dengan persaudaraan, menjadikan perkemahan sebagai ruang perjumpaan yang mempererat kebersamaan dalam keberagaman.

Bagi kontingen Sulawesi Barat, dua penghargaan tersebut menjadi bekal untuk melanjutkan pembinaan di pesantren masing-masing. Pengalaman bekerja sama, tampil percaya diri, dan merawat lingkungan selama perkemahan diharapkan menjadi kebiasaan yang dibawa pulang serta memberi manfaat bagi kehidupan pesantren dan masyarakat sekitarnya.


Wilayah LAINNYA