Toraja — Peningkatan kualifikasi pendidikan sumber daya manusia menjadi fondasi fundamental dalam mewujudkan layanan pendidikan keagamaan yang bermutu dan berdampak bagi masyarakat. Komitmen tersebut terus diperkuat Kementerian Agama melalui pengembangan kualifikasi akademik dan perluasan akses pendidikan tinggi bagi insan pendidikan Kristen di Sulawesi Barat.
Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan Pembimas Kristen Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Barat, Ayub, bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Jeane Marie Tulung dan Rektor IAKN Toraja Prof. Dr. Agustinus di Toraja, Kamis (1/10/2026). Pertemuan tersebut secara khusus membahas langkah penguatan dan pengembangan kualifikasi pendidikan jenjang Magister (S2) dan Doktor (S3) pada IAKN Toraja dan Sekolah Tinggi Teologi (STT) Mamasa.
Koordinasi tersebut menjadi bagian dari ikhtiar Kementerian Agama dalam memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan melalui peningkatan kapasitas akademik dan profesional sumber daya manusia. Kehadiran program pendidikan pada jenjang yang lebih tinggi diharapkan membuka ruang yang semakin luas bagi pendidik dan tenaga kependidikan untuk meningkatkan kompetensi serta memperkaya kapasitas keilmuan mereka.
Bagi Sulawesi Barat, pengembangan pendidikan S2 dan S3 pada perguruan tinggi teologi memiliki arti strategis. Peningkatan kualifikasi akademik ini tidak berhenti pada capaian gelar, tetapi diharapkan berkontribusi terhadap lahirnya tenaga pendidik dan sumber daya manusia yang mampu menghadirkan pembelajaran yang berkualitas, kontekstual, serta menjawab kebutuhan masyarakat.
Ayub menyampaikan bahwa koordinasi dengan Dirjen Bimas Kristen merupakan langkah penting untuk mensinergikan kebutuhan pengembangan pendidikan tinggi keagamaan di daerah dengan kebijakan dan arah pembangunan pendidikan Kementerian Agama RI
Melalui penguatan kualifikasi akademik, Kementerian Agama terus mendorong agar pendidikan keagamaan tidak hanya menghasilkan lulusan dengan kompetensi keilmuan, tetapi juga mampu menghadirkan sumber daya manusia yang memberi dampak positif bagi gereja, lembaga pendidikan, dan masyarakat luas.
Koordinasi antara Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Barat dan Dirjen Bimas Kristen ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi pengembangan pendidikan tinggi keagamaan. Harapannya, semakin terbuka kesempatan bagi masyarakat Sulawesi Barat untuk memperoleh pendidikan lanjutan yang berkualitas, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan manusia melalui pendidikan.
Wilayah
Perkuat SDM Pendidikan Keagamaan, Kemenag Dorong Pengembangan S2 dan S3 di Sulawesi Barat
- Sabtu, 3 Oktober 2026 | 15:52 WIB