Dari Kinerja ASN ke Pelayanan Masyarakat, Adnan Nota Tekankan Kerja Tuntas dan Kebersamaan

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Dr. H. Adnan Nota, MA

Memasuki triwulan terakhir tahun 2026, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Dr. H. Adnan Nota, MA, mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk menuntaskan pekerjaan secara terencana, memperkuat kinerja, dan menjaga kebersamaan. Pesan tersebut disampaikannya dalam apel pagi di halaman Kanwil Kemenag Sulbar, Senin (5/10/2026).

Arahan itu menempatkan pembenahan kerja aparatur sebagai fondasi pelayanan kepada masyarakat. Dalam kerangka penguatan tata kelola Kementerian Agama, pekerjaan yang diselesaikan tepat waktu, capaian yang terdokumentasi, serta koordinasi yang baik menjadi modal agar pelaksanaan program dapat berjalan lebih tertib dan manfaatnya menjangkau masyarakat.

Adnan meminta jajaran pimpinan, pejabat administrator, dan koordinator tim mengantisipasi penyelesaian kegiatan serta pelaporan sejak awal. Ia menyoroti kebiasaan menumpuk pekerjaan menjelang berakhirnya tahun anggaran yang perlu diperbaiki melalui pengaturan kerja selama Oktober hingga Desember.

“Saya ingin ingatkan dari awal, ini tidak boleh terjadi lagi hal yang seperti ini,” tegasnya, merujuk pada penyelesaian pekerjaan dan laporan yang kerap dilakukan pada saat-saat terakhir.

Ia juga meminta agar pelaksanaan tugas tercermin dalam Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Menurutnya, penilaian kinerja harus menggambarkan pekerjaan yang benar-benar dilakukan sehingga tanggung jawab setiap aparatur dapat diukur dan dipertanggungjawabkan.

Perhatian berikutnya diarahkan pada pengembangan kompetensi dan karier ASN melalui manajemen talenta. Adnan mendorong pegawai mendokumentasikan prestasi, sertifikat, penugasan, serta rekam jejak pekerjaan yang relevan. Ia mengajak seluruh ASN kembali memusatkan perhatian pada tugas dan fungsi masing-masing serta membangun karier melalui kontribusi yang nyata.

“Apa yang menjadi prestasi kamu masukkan. Itu yang dihitung,” ujarnya.

Di tengah penekanan pada disiplin dan capaian kerja, Adnan turut menyampaikan pesan tentang pentingnya suasana kerja yang saling menghargai. Kebersamaan, menurutnya, tumbuh melalui kesediaan memberi ruang kepada rekan kerja dan menjaga hubungan yang baik dalam lingkungan kantor.

“Tapi saling menghargai, saling memberi ruang,” tuturnya.

Pesan tersebut memberi dimensi humanis pada penguatan tata kelola: pelayanan yang baik membutuhkan aparatur yang mampu bekerja bersama. Lingkungan kerja yang kondusif menjadi modal untuk memperkuat koordinasi dan menjaga perhatian pegawai pada tanggung jawab pelayanan.

Apel pagi tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan surat keputusan kenaikan pangkat pegawai yang berlaku terhitung mulai 1 Oktober 2026. Momentum itu melengkapi arahan tentang pentingnya merawat prestasi dan meningkatkan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Menutup arahannya, Adnan mengajak seluruh jajaran menjaga kebersamaan dalam mencapai tujuan organisasi. “Insyaallah, apa pun yang kita rencanakan, tidak ada yang berat untuk kita capai kalau kita lakukan bersama-sama,” ungkapnya.


Wilayah LAINNYA