Momentum Baru Layanan Haji dan Umrah: Pelantikan Serentak Pejabat Kemenhaji Digelar Hybrid, Kanwil Kemenag Sulbar Kukuhkan Enam Kepala Kemenag Kabupaten

Pelantikan Serentak Pejabat Kemenhaji

Mamuju, 28 November 2025 — Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat kembali mengambil peran penting dalam momentum nasional yang menandai babak baru tata kelola pelayanan haji dan umrah di Indonesia. Pelantikan Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Provinsi se-Indonesia serta Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten se-Indonesia berlangsung serentak secara hybrid pada hari ini. Pelaksanaan terpusat di Masjid Al Ikhlas, Thamrin, Jakarta Pusat, sementara pelantikan pejabat tingkat kabupaten digelar di masing-masing Kanwil Kemenag seluruh Indonesia.

Di Sulawesi Barat, prosesi pelantikan berlangsung hangat dan penuh kekhidmatan. Sebanyak lima pejabat mengikuti pelantikan secara langsung di Aula Kanwil Kemenag Sulbar, sementara satu pejabat lainnya mengikuti prosesi melalui Zoom. Adapun nama-nama yang resmi dilantik sebagai Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten se-Sulbar ialah:

* Drs. Manju, M.Pd.I
* Drs. H. Ramli Usman
* Muslim, S.Sos., MM.
* Darwis, S.Ag.
* Kuddus, S.Hi.
* Hj. Sumarni, S.Ag.

Sementara itu, dari Jakarta, H. Ahmad Barambangy turut dilantik sebagai Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah RI Wilayah Sulawesi Barat, bersama seluruh Kepala Kanwil Kemenhaji dari berbagai provinsi di Indonesia.

Prosesi pelantikan nasional dibuka dengan lantunan lagu Indonesia Raya, membawa suasana haru dan menguatkan kembali tekad para pejabat untuk menjalankan amanah negara dengan penuh integritas. Setelah itu, pengucapan sumpah jabatan dipandu langsung oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, dan diikuti serentak oleh seluruh pejabat—baik yang hadir di Jakarta maupun yang mengikuti secara daring dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Dahnil menyampaikan pesan mendalam mengenai makna pelantikan yang dipusatkan di masjid.

“Seperti pesan Menteri Haji dan Umrah pada pelantikan beberapa hari lalu, simbolisasi pelantikan di masjid itu memiliki kesan bahwa kita akan mengurusi tamu-tamu Allah. Ini amanah yang tidak mudah—ada harapan, ada mimpi, dan ada berbagai pengawasan. Tugas kita adalah mewujudkan mimpi dan harapan umat Islam dengan memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan terbaik,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga amanah:

“Mari jaga amanah ini. Jangan sekali-kali mengkhianati amanah yang diberikan oleh presiden dan rakyat Indonesia. Mari bersama-sama membantu Presiden, Menteri, dan seluruh jajaran dalam mewujudkan penyelenggaraan haji dan umrah yang lebih baik.”

Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Barat, Adnan Nota dalam sambutannya menegaskan bahwa meski Kemenhaji dan Umrah secara struktur terpisah dari Kementerian Agama, keduanya tetap memiliki keterikatan misi dalam melayani umat.

“Kemenhaji dan Umrah serta Kemenag RI adalah dua kementerian yang tidak bisa dipisahkan, terutama pada masa awal pembentukannya. Yang berbeda hanyalah zatnya, tetapi roh dan semangat kita tetap satu. Hari ini kita memiliki tanggung jawab khusus untuk mengawasi dan menyelenggarakan layanan haji dan umrah. Selamat bertugas dengan amanah baru ini.”

Beliau juga menyampaikan harapan agar para pejabat yang dilantik mampu menghadirkan perubahan positif dalam kualitas layanan, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah dalam seluruh proses penyelenggaraan haji dan umrah di Sulawesi Barat.

Dengan pelantikan ini, Kanwil Kemenag Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penguatan tata kelola pelayanan haji dan umrah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara Kemenag dan Kemenhaji dalam memberikan pelayanan terbaik bagi umat. Semoga amanah baru ini membawa keberkahan dan peningkatan kualitas layanan bagi masyarakat.


Wilayah LAINNYA