Kakanwil Adnan Lepas Kontingen PPSN Sulbar: Bawa Semangat Petarung, Pulang dengan Prestasi

Pelepasan Kontingen Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI 2026 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (27/9/2026).

Polewali Mandar, Humas Kanwil — Semangat untuk membawa nama baik Sulawesi Barat mengiringi pelepasan Kontingen Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI 2026 di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Polewali Mandar, Minggu (27/9/2026). Sebanyak 45 anggota kontingen akan mewakili Sulbar dalam ajang yang berlangsung pada 30 September hingga 6 Oktober 2026 di Pondok Pesantren Annur II Al Murtadlo, Bululawang, Malang, Jawa Timur.

Kontingen Sulbar terdiri atas 2 Pimpinan Kontingen (Pinkonda), 4 Pembina Pendamping (Bindamping), 32 peserta perkemahan yang terbagi dalam empat sangga/regu, serta 7 official. Para peserta merupakan santri dari empat pondok pesantren, yakni Pondok Pesantren Nahdlatul Ummah Kanang dan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum DDI Baruga Majene untuk peserta putra, serta Pondok Pesantren Darul Mahfudz Lekopa'dis dan Pondok Pesantren Hasan Yamani untuk peserta putri.

Dalam arahannya, Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Adnan, menanamkan kepercayaan diri kepada seluruh peserta. Ia berpesan agar santri Sulbar tidak datang sekadar menjadi bagian dari keramaian, tetapi membawa tekad untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi.

“Orang Sulawesi Barat itu kalau keluar adalah petarung,” pesan Adnan kepada para peserta.

Menurutnya, keikutsertaan dalam PPSN harus menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengembangkan potensi, membangun pengalaman, sekaligus mengharumkan nama daerah. Karena itu, ia meminta seluruh kontingen memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Ke sana mencari prestasi, bukan hanya ikut meramaikan kegiatan,” tegasnya.

Selain mengejar prestasi, Adnan mengingatkan para santri untuk tetap menjaga sikap dan nama baik Sulawesi Barat selama berada di daerah lain. Ia mengajak seluruh peserta menjunjung tinggi nilai kesopanan dan menghormati adat serta lingkungan tempat mereka berada.

“Jaga nama baik Provinsi Sulawesi Barat. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” pesannya.

Keikutsertaan kontingen Sulbar dalam PPSN VI 2026 menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam mendorong penguatan pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda melalui lingkungan pesantren. Di tengah aktivitas perkemahan, para santri tidak hanya ditantang untuk mengasah keterampilan kepramukaan, tetapi juga membangun kemandirian, kedisiplinan, kebersamaan, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap bangsa.

Dengan bekal tersebut, 32 santri yang menjadi peserta diharapkan mampu membawa pengalaman dari PPSN kembali ke lingkungan pesantren dan masyarakat. Prestasi yang diraih bukan hanya menjadi kebanggaan kontingen, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi santri lainnya untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.


Wilayah LAINNYA