MAJENE – Guna mempercepat penuntasan buta aksara Al-Qur’an sejak usia dini, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banggae kembali menggelar bimbingan intensif program Pemberantasan Buta Aksara Al-Qur'an (BBAQ). Kegiatan rutin mingguan ini dilaksanakan dengan menyasar santri di Taman Pendidikan Al-Qur'an TPA. Baiturrahman Pangali - ali, Kecamatan Banggae, pada Jumat (26/06/2026).
Program BBAQ yang digulirkan oleh KUA Kecamatan Banggae ini tidak hanya berfokus pada kelancaran membaca, tetapi juga menekankan pada ketepatan tajwid serta pengenalan huruf hijaiyah secara interaktif bagi santri tingkat dasar (Iqra).
Kepala KUA Kecamatan Banggae, Hasbi mengungkapkan bahwa pendampingan ke TPA-TPA pada hari Jumat merupakan langkah strategis untuk memperkuat literasi keagamaan di tingkat desa/kelurahan.
"Penyuluh Agama Islam adalah ujung tombak kami di lapangan. Melalui program BBAQ yang konsisten ini, kami ingin memastikan anak-anak di Kecamatan Banggae mendapatkan akses pembelajaran Al-Qur'an yang berkualitas dan terstruktur dengan baik," ujarnya.
Suasana bimbingan keagamaan yang berlangsung sejak siang hingga sore hari tersebut tampak hidup dan disambut antusias oleh puluhan santri. Metode pendekatan yang humanis dan sabar dari para Penyuluh Agama Islam membuat anak-anak lebih bersemangat dalam memperbaiki bacaan mereka.
Melalui program BBAQ, KUA Kecamatan Banggae berkomitmen untuk terus memperluas layanan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat. Sinergi yang kuat antara KUA, penyuluh agama islam, pengelola TPA, dan orang tua santri, program BBAQ ini diharapkan dapat melahirkan generasi muda yang religius, berakhlak mulia, dan bebas dari buta aksara Al-Qur'an.
Kontributor : Naimah Pathuddin, S.Pt
Daerah
Penyuluh Agama Islam KUA Banggae Intensifkan Program BBAQ di TPA, Cetak Generasi Bebas Buta Aksara Al-Qur'an
Penyuluh Agama Islam KUA Banggae Intensifkan Program BBAQ di TPA, Cetak Generasi Bebas Buta Aksara Al-Qur'an
- Jumat, 26 Juni 2026 | 17:51 WIB