Binaan Penyuluh Agama KUA Alu Raih Juara III Murattal Remaja pada MTQ XI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat

Arsyad, mahasiswa STAIN Majene

Alu (Humas KUA Alu) — Prestasi membanggakan kembali diraih putra terbaik Desa Saragian, Kecamatan Alu. Arsyad, mahasiswa STAIN Majene yang merupakan binaan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Alu, berhasil meraih Juara III Cabang Murattal Remaja pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung di Kabupaten Mamuju, 28 Juni hingga 2 Juli 2026.

Mewakili kafilah Kabupaten Polewali Mandar, Arsyad berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya pada cabang Murattal Remaja sehingga mampu mengharumkan nama Desa Saragian, Kecamatan Alu, dan Kabupaten Polewali Mandar di ajang MTQ tingkat provinsi.

Prestasi tersebut merupakan buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Alu. Dalam persiapan menghadapi MTQ, Arsyad mendapat pembinaan langsung dari Penyuluh Agama Islam Desa Saragian, Ramli, S.Sos., serta pendampingan teknis dari Budi Santoso selaku mentor. Melalui latihan yang terprogram dan pembinaan yang intensif, Arsyad mampu tampil optimal hingga meraih prestasi membanggakan.

Kepala KUA Kecamatan Alu menyampaikan apresiasi atas keberhasilan yang diraih Arsyad. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras peserta, dukungan keluarga, serta dedikasi para penyuluh agama dan mentor dalam membina generasi Qur'ani.

"Alhamdulillah, kami menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Arsyad atas prestasi yang diraih pada MTQ XI Tingkat Provinsi Sulawesi Barat. Prestasi ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Desa Saragian, Kecamatan Alu, dan Kabupaten Polewali Mandar. Kami juga menyampaikan penghargaan kepada Penyuluh Agama Islam Desa Saragian, Bapak Ramli, S.Sos., dan Bapak Budi Santoso yang telah membimbing Arsyad dengan penuh dedikasi hingga berhasil meraih Juara III," ujarnya.

Lebih lanjut, Kepala KUA Kecamatan Alu berharap prestasi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para santri dan generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan membaca, memahami, dan mengamalkan Al-Qur'an.

"Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus mencintai Al-Qur'an dan berani berkompetisi di berbagai ajang MTQ. KUA Kecamatan Alu akan terus memperkuat pembinaan melalui peran Penyuluh Agama Islam agar lahir lebih banyak generasi Qur'ani yang berprestasi dan berakhlak mulia," tambahnya.

Prestasi yang diraih Arsyad menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara keluarga, penyuluh agama, mentor, dan lembaga pendidikan mampu melahirkan generasi yang unggul dalam syiar Al-Qur'an. KUA Kecamatan Alu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang religius, moderat, dan berdaya saing.


Kontributor : Hijrana, S.Pd Humas Kua Kecamatan Alu


Daerah LAINNYA