Majene, (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kab. Majene menggelar Dialog Kebangsaan dan Keagamaan yang dirangkaikan dengan Nonton Bareng (Nobar) Final Piala Dunia FIFA 2026 antara Spanyol dan Argentina di halaman PLHUT Kankemenag Kab. Majene, Ahad (19/7/2026). Kegiatan yang terbuka untuk umum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus edukasi bagi masyarakat dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, keagamaan, dan persatuan.
Dialog menghadirkan tiga narasumber, yakni Sekda Kab. Majene yang diwakili oleh Kabag Kesra, H. Ahmad Amin, dengan materi "Majene Maju, Mandiri, dan Berbudaya Religius"; Ka. Kankemenag Kab. Majene, H. M. Sahlan, dengan materi "Kemenag Berdampak"; serta Ka. Kankemenhaj Kab. Majene, H. Muslim, yang membahas berbagai informasi seputar penyelenggaraan ibadah haji. Ketiga materi tersebut mendapat antusiasme tinggi dari peserta karena membahas isu-isu yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan tersebut dipandu oleh moderator, Kasi PAIS, Jalal dan turut dihadiri Kasubag TU Kankemenag Kab. Majene, Kasubag TU Kankemenhaj Kab. Majene, Kepala MIN 2 Majene, para kepala madrasah swasta, ASN Kementerian Agama dan Kementerian Haji Kab. Majene, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Ka. Kankemenag menjelaskan bahwa dialog ini diselenggarakan sebagai wadah membangun komunikasi yang sehat antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebangsaan serta moderasi beragama. Ia mengatakan bahwa masyarakat membutuhkan ruang untuk berdialog, memperoleh informasi yang benar, serta mempererat ukhuwah di tengah keberagaman pandangan dan pilihan yang ada.
Ia menambahkan, melalui dialog tersebut masyarakat memperoleh manfaat berupa pemahaman yang lebih utuh mengenai pembangunan daerah yang religius, berbagai program Kementerian Agama yang berdampak langsung bagi masyarakat, serta informasi terbaru terkait penyelenggaraan ibadah haji. Selain menjadi media edukasi, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menciptakan kehidupan yang harmonis, rukun, dan saling menghargai.
Ka. Kankemenag juga menyinggung terkait momentum Final Piala Dunia FIFA 2026. Ia mengajak masyarakat mengambil nilai-nilai positif dari olahraga, seperti sportivitas, disiplin, kerja sama, dan sikap menghargai perbedaan. Ia mengingatkan bahwa siapa pun yang menjadi juara merupakan bagian dari ketetapan Allah SWT sehingga perbedaan dukungan tidak boleh menjadi alasan untuk merusak persaudaraan.
"Piala Dunia mengajarkan kita banyak hal. Ambillah nilai-nilai positifnya, seperti sportivitas, kerja sama, disiplin, dan semangat untuk terus berjuang. Skenario Allah adalah yang terbaik. Siapa pun yang menjadi juara, itulah takdir terbaik yang telah Allah tetapkan. Dan siapa pun tim pilihan kita, jangan sampai perbedaan dukungan memecah persaudaraan. Kita tetap satu, tetap bersatu dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucapnya.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kab. Majene berharap masyarakat tidak hanya memperoleh hiburan melalui nonton bareng Final Piala Dunia, tetapi juga membawa pulang nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan, dan moderasi beragama. Dialog Kebangsaan dan Keagamaan ini diharapkan mampu menjadi penerang dalam membangun kehidupan yang damai, mempererat silaturahmi, serta menghadirkan Kementerian Agama yang semakin berdampak, dirasakan manfaatnya, dan dirindukan oleh masyarakat.
Foto : Achsan/ Andhy
Kontributor : Rafidah Abdul Rahman
Daerah
Merawat Persatuan Lewat Dialog dan Nobar Final Piala Dunia Bersama Kemenag Majene
- Selasa, 21 Juli 2026 | 18:46 WIB