Workshop KBC Ditutup, MTs Husnul Khatimah Siap Implementasikan Panca Cinta

Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MTs Husnul Khatimah

Polewali Mandar – Workshop Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) di MTs Husnul Khatimah resmi ditutup oleh Pengawas Pembina MTs Husnul Khatimah, Basri, Minggu (30/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah awal madrasah dalam mengimplementasikan pendekatan pendidikan yang menempatkan nilai cinta, kasih sayang, dan keteladanan sebagai bagian dari proses pembelajaran.

Workshop tersebut tidak hanya diarahkan pada peningkatan kapasitas guru, tetapi juga untuk mendorong perubahan paradigma dalam penyelenggaraan pendidikan di madrasah. Melalui KBC, pendidikan tidak semata-mata berorientasi pada pengetahuan yang diperoleh peserta didik, tetapi juga pada pembentukan sikap, perilaku, karakter, serta kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial.

Dalam implementasinya, guru diharapkan tidak hanya berperan sebagai pengajar yang menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga sebagai pendidik yang memberikan keteladanan, membimbing dengan kesabaran, menegur dengan kelembutan, serta mendampingi peserta didik dengan penuh perhatian.

Sebagai madrasah piloting KBC, MTs Husnul Khatimah berkomitmen menjadikan Panca Cinta sebagai bagian dari pelaksanaan pendidikan di madrasah. Penerapannya diarahkan untuk hadir dalam berbagai aktivitas, mulai dari perencanaan pembelajaran, proses belajar mengajar, asesmen, pembiasaan, kegiatan sosial, pengelolaan lingkungan, hingga hubungan antarseluruh warga madrasah.

Melalui implementasi tersebut, KBC diharapkan dapat membentuk peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga karakter yang kuat, kepedulian terhadap lingkungan, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Semangat “Belajar dengan Cinta, Mengajar dengan Hati” menjadi landasan MTs Husnul Khatimah dalam membangun suasana madrasah yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik. Madrasah diharapkan tidak hanya menjadi tempat memperoleh ilmu, tetapi juga ruang tumbuh yang mendukung pembentukan karakter dan perkembangan peserta didik secara utuh.

Dengan ditutupnya workshop tersebut, MTs Husnul Khatimah selanjutnya diharapkan dapat menerapkan hasil pembelajaran dan pemahaman yang diperoleh selama kegiatan ke dalam praktik pendidikan sehari-hari.

Sebagai madrasah piloting, MTs Husnul Khatimah juga diharapkan mampu menghadirkan praktik-praktik baik dalam penerapan KBC yang dapat menjadi inspirasi bagi madrasah lainnya, sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan yang berilmu, berakhlak, peduli, dan memiliki kecintaan terhadap sesama, lingkungan, agama, serta bangsa dan negara.


Daerah LAINNYA