Kemenag Majene: Jadikan Maulid Momentum Menerapkan Keteladanan Rasul dalam Kehidupan

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M sekaligus Milad ke-11 Masjid Agung Ilaikal Mashiir

Majene, (Humas) - Kepala Kantor Kemenag Kab. Majene, H. M. Sahlan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M sekaligus Milad ke-11 Masjid Agung Ilaikal Mashiir. Kegiatan ini berlangsung di Aula Masjid Agung Ilaikal Mashiir, Selasa (1/9/2026), menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus merekatkan silaturahmi antarelemen masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, hadir Bupati Majene yang diwakili Asisten I, Ketua DPRD Kabupaten Majene, Danramil, Kepala Kejaksaan Negeri Majene, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kab. Majene, Kapolres Majene yang diwakili Wakapolres, Kabag Kesra, pimpinan OPD, para camat, Ketua Majelis Ulama Indonesia sekaligus Ketua Baznas, Pengurus Masjid Agung Ilaikal Mashiir, Ketua Panitia, serta anggota Majelis Taklim.

Hikmah Maulid disampaikan oleh Kasubbag Tata Usaha Kankemenag Kab. Majene, H. Andi Amrullah Akil. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh jamaah untuk memahami bahwa Maulid Nabi bukan sekadar sebagai kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk menggali dan menghayati makna perjuangan serta keteladanan Rasulullah SAW.

Ia juga menyampaikan bahwa kecintaan kepada Rasulullah SAW perlu terus dihidupkan melalui pemahaman terhadap kisah kehidupan beliau. Keteladanan Rasulullah, tidak cukup hanya dikenang dalam setiap peringatan Maulid, tetapi harus diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari.

"Peringatan Maulid hendaknya menjadi sarana untuk terus menghidupkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Kisah kehidupan beliau perlu kembali kita ceritakan dan renungkan agar keteladanan Rasulullah dapat kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari," pesannya.

Sementara itu, Ka. Kankemenag Majene, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi memiliki peran penting dalam membangun dan memperkuat silaturahmi antarelemen masyarakat. Ia menyampaikan bahwa masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga ruang untuk mempertemukan masyarakat dalam semangat kebersamaan dan membangun kepedulian.

Ia juga menekankan pentingnya menghadirkan Kementerian Agama yang berdampak melalui program dan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penguatan kehidupan keagamaan, merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Kemenag di tengah masyarakat.

“Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita terus memperkuat silaturahmi, meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta bersama-sama mewujudkan masyarakat Majene yang berakhlak mulia, religius, dan berkemajuan,” ujarnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus Milad ke-11 Masjid Agung Ilaikal Mashiir akhirnya tidak hanya menjadi ruang untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi momentum memperkuat ukhuwah, menumbuhkan kepedulian, serta menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan masyarakat Majene.

Foto : Achsan
Kontributor : Andhy
Editor : Rafidah Abdul Rahman


Daerah LAINNYA