Majene — SMK Mega Link Majene hari ini, Sabtu (18/07), tampak hidup dan penuh energi positif. Puluhan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat SMA dan SMK se-Kabupaten Majene berkumpul bersama dalam satu forum kolaboratif yang diinisiasi oleh pengurus MGMP PAI SMA dan SMK Majene.
Tidak tanggung-tanggung, tiga agenda strategis langsung digass dalam satu waktu: Pertemuan rutin MGMP, pembahasan draf serta mekanisme pembentukan Pengurus Rohis Tingkat Kabupaten, dan Sosialisasi Capaian Pembelajaran (CP) PAI yang baru.
Hadir sebagai tamu kehormatan sekaligus membuka acara, Kepala Seksi PAI Kantor Kemenag Majene, Jalal. Kehadiran beliau didampingi oleh Pengawas PAI, Sulaiman Suhdi, Ketua MGMP PAI Provinsi Sulawesi Barat, H.M. Basir, Ketua MGMP PAI SMK, Bahnar, serta Ketua MGMP PAI SMA, Burhanudin.
Dalam sambutannya yang interaktif, Kasi PAI Jalal memantik semangat para peserta lewat sebuah kisah filosofis tentang penyelamatan bintang laut di tepi pantai. Kisah tersebut dibawanya untuk merefleksikan visi besar "Kemenag Berdampak" yang saat ini sedang gencar diwujudkan oleh Kementerian Agama.
"Guru PAI itu adalah etalase dan wajah terdepan Kemenag di sekolah umum. Dampak nyata kita bukan lagi dihitung dari seberapa rapi tumpukan berkas administrasi di atas meja, melainkan dari seberapa membekas nilai akhlak, kejujuran, dan kedamaian pada diri anak didik kita," ungkap Jalal disambut antusias para guru.
Jalal menambahkan, hadirnya regulasi Capaian Pembelajaran (CP) yang baru ini harus disambut gembira sebagai kompas baru. Lewat CP ini, Kemenag ingin memastikan pembelajaran agama di kelas bergeser dari metode hafalan kaku menjadi ruang diskusi yang hidup, kontekstual, dan menguatkan moderasi beragama sejak dini.
Nilai plus dari kegiatan ini kian terasa karena para guru tidak hanya memikirkan materi di dalam kelas. Melalui perumusan draf dan mekanisme kepengurusan Rohis Kabupaten yang dibahas hari ini, Kemenag melalui seksi PAI bersama MGMP berkomitmen penuh untuk mengawal regenerasi kepemimpinan siswa di sekolah umum. Langkah ini disiapkan agar ke depan, Rohis menjadi organisasi yang inklusif, keren, sejuk, dan mampu menjadi benteng moral siswa dari bahaya kenakalan remaja.
Sinergi apik antara kebijakan Kemenag dan semangat inovasi para guru MGMP hari ini membuktikan bahwa pendidikan agama di Majene siap bergerak lebih adaptif, terstruktur, dan berdampak nyata bagi masyarakat.
Daerah
Kolaborasi Keren MGMP PAI SMK/A Majene Gandeng Seksi PAI Siapkan Cetak Biru Kepengurusan Rohis
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:07 WIB