Bukan Sekadar Program, ZI dan RB Kini Jadi “Nafas” Kerja ASN Kemenag Sulbar

Monev PMPZI Triwulan I Tahun 2026

Mamuju (Humas) — Ada yang berbeda dari arah birokrasi di Kementerian Agama Sulawesi Barat hari ini. Jika dulu Zona Integritas (ZI) dan Reformasi Birokrasi (RB) identik dengan target dan penilaian, kini keduanya dituntut menjadi bagian dari “nafas” kerja ASN.

Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Dr. Adnan Nota, menyampaikan pesan tegas: perubahan tidak bisa lagi setengah-setengah.

“ZI dan RB ini bukan lagi program yang ada batas waktunya. Ini harus menjadi kebiasaan, menjadi budaya kerja kita,” ujarnya.

Menurutnya, percepatan kebijakan dari pusat membuat seluruh jajaran harus bergerak lebih cepat dan lebih serius. Tidak ada lagi ruang untuk menunda atau sekadar memenuhi formalitas.

Namun di balik itu, Adnan mengingatkan satu hal penting: perubahan selalu dimulai dari atas. Komitmen pimpinan menjadi kunci agar semangat reformasi benar-benar hidup hingga ke level pelaksana.

Melalui Monev PMPZI Triwulan I Tahun 2026, Kanwil Kemenag Sulbar ingin memastikan bahwa semangat ini tidak hanya terdengar dalam rapat, tetapi juga terasa dalam pelayanan kepada masyarakat.

Karena pada akhirnya, birokrasi yang baik bukan hanya tentang sistem, tapi tentang komitmen yang dijalankan setiap hari.


Wilayah LAINNYA