(Humas Kanwil Sulbar) — Peringatan Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (B.E) Tahun 2026 mencapai puncaknya pada Sabtu, 30 Mei 2026, tepat pukul 15.44.44 WIB. Pada momen sakral yang diperingati secara serentak oleh umat Buddha di seluruh dunia tersebut, umat Buddha di Sulawesi Barat turut khidmat melaksanakan peringatan detik-detik Waisak yang dipusatkan di empat vihara, yakni Vihara Bukit Naga, Vihara Eka Virya Sasana, Vihara Giri Kartika, dan Vihara Dhamma Manggala.
Suasana hening penuh penghayatan menyelimuti vihara-vihara tersebut. Doa-doa dipanjatkan, meditasi dilakukan, serta refleksi diri menjadi bagian penting dalam peringatan detik-detik Waisak yang sarat makna spiritual. Momentum ini menjadi pengingat bagi umat Buddha untuk kembali menumbuhkan welas asih, kedamaian batin, dan kebijaksanaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Pembimbing Masyarakat Buddha Sulawesi Barat, TS. Haryanto, menjelaskan bahwa tema Waisak tahun ini, “Dhamma Menjaga Perdamaian Dunia”, mengajak umat Buddha untuk semakin menghayati sekaligus mengamalkan nilai-nilai luhur Dhamma di tengah berbagai tantangan global yang diwarnai konflik dan krisis kemanusiaan.
“Nilai-nilai Dhamma seperti cinta kasih (Metta), kasih sayang (Karuna), toleransi, kebijaksanaan, dan tanpa kekerasan menjadi fondasi penting dalam membangun perdamaian yang berkelanjutan. Perdamaian dunia sejatinya tidak hanya lahir melalui kesepakatan antarbangsa, tetapi dimulai dari kedamaian dalam hati setiap individu,” terang Haryanto.
Ia menambahkan, peringatan Waisak 2026 di Sulawesi Barat dirangkaikan dalam tiga agenda besar yang menjadi ruang penguatan spiritual sekaligus kepedulian sosial umat Buddha. Agenda pertama adalah Vesakha Sananda Menyambut Waisak 2026 yang berlangsung sepanjang 1–31 Mei 2026. Kegiatan ini meliputi Sebulan Penghayatan Dhamma (SPD), Uposatha Atthangasila, kerja bakti dan kegiatan sosial membersihkan vihara, aksi ekoteologi melalui penuangan eco enzyme, santunan kepada anak yatim piatu, Hening Nusantara serentak pada 20 Mei 2026, hingga penghimpunan Dana Paramitta.
Agenda kedua yakni Peringatan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026, yang dipusatkan pada detik-detik Waisak pukul 16.44.44 WITA. Sementara agenda ketiga adalah Sannipata Waisak Bersama se-Sulawesi Barat, yang direncanakan berlangsung pada 14 Juni 2026 dan dipusatkan di Vihara Giri Kartika sebagai ajang mempererat persaudaraan umat Buddha lintas daerah di Sulawesi Barat.
Melalui peringatan Tri Suci Waisak 2570 BE/2026, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat berharap semangat kebersamaan, kerukunan, dan kepedulian sosial umat semakin menguat. Selain memperkokoh persaudaraan, umat Buddha juga diharapkan terus mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan dan membangun masyarakat yang harmonis, damai, serta sejahtera.
“Mari jadikan Dhamma sebagai cahaya kehidupan yang menuntun langkah menuju kedamaian. Dengan mengembangkan cinta kasih, menghindari kebencian, serta menumbuhkan kebijaksanaan, kita turut menjaga perdamaian dunia demi kebahagiaan semua makhluk. Sabbe satta bhavantu sukhitatta, semoga semua makhluk hidup berbahagia,” tutup Haryanto penuh harap.
Wilayah
Detik-Detik Waisak 2570 BE di Sulbar: Meneguhkan Dhamma, Menjaga Damai Dunia Kemenag Sulbar
- Ahad, 31 Mei 2026 | 18:55 WIB