Mamasa — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Kurikulum dan Kesiswaan Madrasah yang dipusatkan di MTs DDI 017 Mambi, Kabupaten Mamasa, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan strategis tersebut dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulbar, Dr. H. Syamsul. Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mamasa, Ketua Tim Kerja Kurikulum dan Kesiswaan Kanwil Kemenag Prov Sulbar,Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kabupaten Mamasa, kepala madrasah, serta pengawas madrasah.
Peserta rakor berjumlah 30 orang yang terdiri atas kepala RA, MI, MTs, dan MA se-Kabupaten Mamasa.
Rakor difokuskan pada evaluasi program pendidikan madrasah yang sedang berjalan, penguatan tata kelola kelembagaan, serta penyusunan strategi percepatan peningkatan mutu pendidikan menjelang akhir tahun ajaran.
Dalam arahannya, Dr. H. Syamsul menegaskan bahwa dunia pendidikan modern saat ini kerap terjebak pada orientasi angka, capaian akademik, dan tumpukan tugas semata. Menurutnya, di tengah tuntutan standardisasi global, lembaga pendidikan perlu kembali menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan dalam proses pembelajaran.
“Di tengah berbagai tuntutan pendidikan modern, muncul refleksi penting, apakah sekolah sudah cukup mengajarkan cara menjadi manusia. Dari kegelisahan itulah lahir gagasan Kurikulum Cinta,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Kurikulum Cinta bukanlah dokumen administratif ataupun mata pelajaran baru yang harus dihafal peserta didik. Kurikulum tersebut merupakan filosofi pendidikan dan pendekatan pedagogis yang menempatkan kasih sayang, empati, kebahagiaan, serta hubungan emosional yang sehat sebagai poros utama dalam ekosistem pendidikan.
Lebih lanjut, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sulbar menekankan bahwa madrasah harus menjadi garda terdepan dalam inovasi pembelajaran dan implementasi Kurikulum Cinta yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
“Madrasah harus mampu menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman, humanis, dan membangun karakter peserta didik secara utuh,” tegasnya.
Melalui rakor tersebut, diharapkan seluruh satuan pendidikan madrasah di Kabupaten Mamasa dapat memperkuat sinergi dan komitmen dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan, baik dari aspek akademik maupun pembinaan karakter peserta didik.
Wilayah
Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sulbar Tekankan Akselerasi Mutu Madrasah melalui Kurikulum Cinta
- Jumat, 22 Mei 2026 | 08:08 WIB