Polewali Mandar (MAN 2 Polman) —Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Polewali Mandar membuka kegiatan kokurikuler dengan tema “Penyemaian Ekoteologi dan Kelestarian Lingkungan”, Jumat (21/8/2026), di lapangan MAN 2 Polewali Mandar.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 2 Polewali Mandar, Hj. Bungarosi, A., S.Ag., dan diikuti oleh peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan di lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, Hj. Bungarosi menyampaikan bahwa kegiatan kokurikuler dengan tema ekoteologi merupakan bagian dari upaya madrasah untuk menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat karakter peserta didik melalui nilai-nilai keagamaan.
Ia menjelaskan, gagasan tersebut sejalan dengan pemikiran Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA., yang mendorong penguatan ekoteologi sebagai salah satu pendekatan dalam membangun kesadaran umat beragama terhadap pentingnya menjaga dan melestarikan lingkungan. Kementerian Agama sendiri telah mendorong ekoteologi sebagai upaya menghubungkan nilai keimanan dengan aksi nyata dalam menjaga alam.
“Ekoteologi mengajarkan kepada kita bahwa menjaga lingkungan bukan hanya persoalan kebersihan atau tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari tanggung jawab keagamaan kita kepada Allah SWT,” ujar Hj. Bungarosi dalam sambutannya.
Menurutnya, alam merupakan bagian dari ciptaan Allah yang harus dihargai, dijaga, dan dimanfaatkan secara bijaksana. Karena itu, madrasah memiliki peran strategis dalam membangun kesadaran ekologis sejak dini melalui pembelajaran maupun pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Kita ingin gagasan ekoteologi ini tidak berhenti sebagai sebuah konsep, tetapi benar-benar menjadi budaya di lingkungan madrasah. Anak-anak kita harus belajar mencintai lingkungan melalui tindakan nyata,” lanjutnya.
Ia menambahkan, integrasi nilai-nilai ekoteologi di MAN 2 Polewali Mandar diarahkan untuk mendukung terwujudnya madrasah hijau, yakni lingkungan pendidikan yang tidak hanya bersih dan nyaman, tetapi juga mampu membangun kesadaran warga madrasah untuk menjaga keberlanjutan lingkungan.
Menurutnya, madrasah hijau harus dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan, mengurangi sampah, merawat tanaman, menggunakan sumber daya secara bijak, serta membangun kepedulian bersama terhadap lingkungan sekitar.
“*Madrasah hijau bukan hanya tentang banyaknya pohon yang kita tanam, tetapi tentang bagaimana setiap warga madrasah memiliki kesadaran untuk merawat dan menjaga kehidupan di sekitarnya*,” tuturnya.
Melalui kegiatan kokurikuler tersebut, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kelestarian lingkungan, tetapi juga mampu menghubungkan pengetahuan tersebut dengan nilai-nilai spiritual dan kehidupan sehari-hari.
Penguatan ekoteologi juga sejalan dengan arah kebijakan Kementerian Agama yang menempatkan hubungan manusia dengan alam sebagai bagian penting dalam membangun kehidupan yang harmonis. Dalam berbagai kesempatan, Menteri Agama Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA. menekankan bahwa ekoteologi bukan sekadar konsep akademik, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif untuk menjaga hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan.
Kegiatan kokurikuler ini diharapkan menjadi langkah awal bagi MAN 2 Polewali Mandar dalam mengembangkan berbagai program lingkungan yang berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan nilai keagamaan, pendidikan karakter, dan kepedulian ekologis, madrasah berkomitmen membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran spiritual dan tanggung jawab terhadap kelestarian alam.
*“Kita mulai dari madrasah. Kita tanamkan kesadaran bahwa merawat lingkungan adalah bagian dari ibadah dan tanggung jawab kita sebagai manusia,”* pungkas Hj. Bungarosi.
Dengan semangat tersebut, MAN 2 Polewali Mandar terus berupaya menjadikan lingkungan madrasah sebagai ruang belajar yang hidup—tempat peserta didik tidak hanya belajar tentang alam, tetapi juga belajar *mencintai, merawat, dan bertanggung jawab terhadap alam sebagai bagian dari ciptaan Allah SWT.
Wilayah
Teladan dari Polewali Mandar: MAN 2 Polman Resmikan Kokurikuler Ekoteologi, Siap Jadi Inspirasi Madrasah Se-Sulbar
Teladan dari Polewali Mandar: MAN 2 Polman Resmikan Kokurikuler Ekoteologi, Siap Jadi Inspirasi Madrasah Se-Sulbar
- Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:38 WIB