Mamuju (Kemenag Sulbar) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat mematangkan persiapan menjelang rencana kunjungan Menteri Agama Republik Indonesia ke Sulawesi Barat. Berbagai agenda yang akan dihadiri Menteri Agama menjadi perhatian jajaran Kanwil Kemenag Sulbar, mulai dari penguatan pendidikan keagamaan, pembinaan ASN, hingga penguatan sinergi kehidupan keagamaan bersama pemerintah daerah dan masyarakat.
Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang melibatkan jajaran pejabat administrator dan para Ketua Tim Kerja lingkup Kanwil Kemenag Sulbar. Kepala Kanwil Kemenag Sulbar mengikuti rapat secara daring, sementara jajaran lainnya hadir secara luring.
Rapat tidak hanya membahas kesiapan teknis, tetapi juga pembagian tugas dan penguatan koordinasi antarunit. Setiap unsur diminta memastikan agenda yang menjadi tanggung jawabnya dipersiapkan secara detail agar seluruh rangkaian kunjungan dapat berlangsung tertib, lancar, dan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pihak.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah rencana peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren di Desa Botteng. Pembangunan pesantren tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem pendidikan keagamaan sekaligus menghadirkan ruang pembinaan generasi muda yang tidak hanya menekankan penguasaan ilmu agama, tetapi juga pembentukan karakter dan kemandirian.
Penguatan pendidikan keagamaan sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pendidikan yang unggul, ramah, dan terintegrasi. Pesantren diharapkan tumbuh sebagai lembaga pendidikan yang dekat dengan masyarakat serta mampu membekali generasi muda dengan pengetahuan, akhlak, dan keterampilan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Agenda lainnya adalah pembinaan ASN Kementerian Agama yang direncanakan berlangsung di Masjid Nurul Amalah H. Laumma. Pertemuan ini menjadi ruang bagi jajaran ASN untuk memperoleh penguatan sekaligus menyegarkan kembali komitmen dalam menjalankan tugas sebagai pelayan publik.
Melalui pembinaan tersebut, profesionalisme, integritas, dan orientasi pelayanan ASN diharapkan semakin kuat. Pada akhirnya, penguatan kapasitas aparatur tidak berhenti pada peningkatan kinerja internal, tetapi bermuara pada pelayanan keagamaan dan pendidikan yang semakin mudah, berkualitas, serta dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Rangkaian kunjungan Menteri Agama juga dijadwalkan berlanjut pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Kehadiran pada momentum keagamaan tersebut diharapkan menjadi ruang mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, dan masyarakat.
Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW juga menjadi relevan dengan upaya membangun kehidupan keagamaan yang rukun, moderat, dan harmonis. Semangat tersebut menjadi bagian dari penguatan moderasi beragama dan pengembangan budaya kehidupan beragama yang damai di tengah masyarakat.
Dalam rapat koordinasi, Kepala Kanwil Kemenag Sulbar mengingatkan seluruh jajaran agar setiap tahapan dipersiapkan dengan cermat. Kesiapan lokasi, teknis pelaksanaan, penerimaan tamu, pembagian tugas, hingga koordinasi lintas pihak menjadi bagian yang harus dipastikan berjalan secara terintegrasi.
Bagi Kanwil Kemenag Sulbar, kunjungan Menteri Agama bukan semata-mata agenda seremonial. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi, menyampaikan perkembangan program Kementerian Agama di daerah, sekaligus memastikan berbagai kebijakan dan program prioritas benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat.
Semangat itu juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan Kementerian Agama yang melayani, memberdayakan, dan dekat dengan masyarakat. Pendidikan pesantren yang semakin kuat, ASN yang semakin profesional, serta kehidupan keagamaan yang rukun merupakan bagian dari ikhtiar menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Barat.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kanwil Kemenag Sulbar berkomitmen memberikan dukungan terbaik terhadap seluruh rangkaian kunjungan Menteri Agama di Bumi Malaqbi. Setiap detail dipersiapkan, setiap unsur dikoordinasikan, dengan satu tujuan: memastikan pelayanan berjalan optimal dan setiap agenda membawa manfaat bagi masyarakat.
Wilayah
Jelang Kunjungan Menag, Kemenag Sulbar Matangkan Sejumlah Agenda
- Rabu, 16 September 2026 | 15:06 WIB