Pantau Asesmen Moderasi Beragama, Kakankemenag Majene Tekankan Nasionalisme Guru

Asesmen Moderasi Beragama

Majene, (Humas) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Majene, H. M. Sahlan, melakukan pemantauan sekaligus memberikan arahan kepada para peserta Asesmen Moderasi Beragama tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Provinsi Sulawesi Barat yang dilaksanakan pada dua titik lokasi yakni MTsN 2 Majene dan MAN 1 Majene, Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kementerian Agama dalam memperkuat implementasi moderasi beragama di lingkungan madrasah sebagai fondasi membangun generasi yang religius, toleran, dan cinta tanah air.

Dalam arahannya, Ka. Kankemenag menegaskan bahwa setiap guru harus memiliki jiwa nasionalisme yang kuat serta profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pendidik. Ia mengatakan bahwa guru merupakan figur strategis yang tidak hanya bertanggung jawab menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter peserta didik agar tumbuh menjadi generasi yang menghargai perbedaan, menjunjung persatuan, dan memiliki komitmen kebangsaan yang kokoh.

Pelaksanaan Asesmen Moderasi Beragama sangat penting karena menjadi salah satu instrumen untuk mengukur sejauh mana pemahaman, sikap, dan penerapan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan madrasah. Hasil asesmen ini akan menjadi bahan evaluasi dalam menyusun langkah-langkah pembinaan yang lebih tepat sehingga pendidikan madrasah tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu melahirkan peserta didik yang moderat, inklusif, dan berkarakter.

Ka. Kankemenag menyampaikan bahwa guru memiliki peran yang sangat besar dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama sejak dini. Keteladanan yang diberikan guru dalam menghargai perbedaan, menjaga persatuan, serta mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia akan menjadi bekal penting bagi peserta didik dalam menghadapi kehidupan di tengah masyarakat yang majemuk.

"Guru bukan hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter. Jadilah teladan dalam menanamkan nilai moderasi beragama, memperkuat rasa cinta tanah air, dan menjaga persatuan bangsa. Kami berharap asesmen ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan madrasah sehingga lahir generasi yang cerdas, berakhlak mulia, moderat, dan siap menjadi perekat persatuan bangsa," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Ka. Kankemenag juga mengingatkan seluruh guru dan ASN agar terus mengoptimalkan penggunaan aplikasi e-SARAku sebagai bagian dari penguatan budaya kerja, peningkatan disiplin, serta dokumentasi kinerja yang akuntabel. Ia mengatakan bahwa transformasi digital harus menjadi budaya kerja yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan tata kelola organisasi.

Melalui pelaksanaan Asesmen Moderasi Beragama ini, diharapkan nilai-nilai toleransi, kebangsaan, anti-kekerasan, serta penghormatan terhadap keberagaman semakin mengakar di lingkungan madrasah. Dengan dukungan guru yang profesional, nasionalis, dan adaptif terhadap perkembangan zaman, madrasah diharapkan mampu melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam karakter, serta menjadi duta moderasi beragama yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

Foto : Andhy
Kontributor : Rafidah Abdul Rahman


Wilayah LAINNYA