Kemah Rohis Sulbar 2026 Ditutup, Kemenag Dorong Penguatan Karakter Pelajar

Kemah Rohis Sulbar 2026

Mamuju (Humas) —Setelah berlangsung selama tiga hari, Kemah Rohani Islam (Rohis) SMA/SMK Tingkat Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2026 resmi ditutup di Aula UPTD SMK Negeri 1 Rangas, Mamuju, dengan pengumuman pemenang lomba dan penyerahan piala, Minggu (23/8/2026).

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat turut hadir sejak pembukaan hingga penutupan sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan karakter dan penguatan nilai keagamaan bagi pelajar.

Mewakili Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Kepala Bagian Tata Usaha, H. Suharli, hadir sekaligus menutup kegiatan. Turut hadir perwakilan Dinas Pendidikan Nasional, para guru Pendidikan Agama Islam (PAI), pendamping, dan peserta Kemah Rohis.

Dalam sambutannya, H. Suharli menyampaikan apresiasi kepada MGMP PAI, panitia, para guru pendamping, dan seluruh peserta yang telah menyukseskan kegiatan. Ia secara khusus mengapresiasi MGMP PAI yang tetap berinisiatif menyelenggarakan kegiatan di tengah efisiensi anggaran.

“Di tengah efisiensi, kegiatan ini tetap bisa terlaksana melalui swadaya dan musyawarah MGMP PAI. Ini patut kita apresiasi,” ujarnya.

Menurutnya, Kemah Rohis tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang pembinaan bagi pelajar untuk membangun karakter, kebersamaan, sportivitas, tanggung jawab, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

H. Suharli berharap kegiatan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari pembinaan generasi muda secara berkelanjutan.

“Kita berharap kegiatan ini melahirkan generasi yang semakin berkarakter dan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” tuturnya.

Penutupan berlangsung hangat dengan penyerahan piala kepada para pemenang. Para peserta yang meraih juara dalam ajang tingkat provinsi selanjutnya akan mewakili Sulawesi Barat untuk berkompetisi pada tingkat nasional.

Kegiatan ini menjadi ruang bagi pelajar untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat karakter melalui nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan sportivitas. Dari Rangas, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan dibawa para peserta ke sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.


Wilayah LAINNYA