HUT ke-26 FKGM Mamuju, Kemenag Sulbar Dorong Penguatan Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan

Ibadah Syukuran HUT ke-26 FKGM Mamuju

Mamuju (Humas Sulbar) — Forum Komunikasi Gereja-Gereja Mamuju (FKGM) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 melalui Ibadah Syukuran yang digelar di Gereja GBI Puncak Mamuju, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti 16 gereja yang tergabung dalam FKGM Mamuju dan menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan, kerukunan, serta kolaborasi dalam pelayanan kepada masyarakat.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Ayub, Ketua dan Pengurus FKGM Mamuju, Ketua Umum PGIW Sulawesi Barat, Ketua Umum LPPD Sulawesi Barat, serta para pendeta dari berbagai denominasi gereja yang tergabung dalam FKGM Mamuju.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian laporan panitia, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua FKGM Mamuju. Dalam sambutannya disampaikan bahwa perayaan HUT ke-26 merupakan ungkapan syukur atas perjalanan pelayanan FKGM selama 26 tahun sekaligus menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan gereja-gereja yang tergabung dalam wadah tersebut.

Pembimas Kristen Kanwil Kemenag Sulbar, Ayub, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas perjalanan FKGM yang telah mampu menjadi jembatan pemersatu umat dan menjaga kebersamaan 16 gereja dari berbagai denominasi selama 26 tahun.

“Perjalanan FKGM selama 26 tahun merupakan sesuatu yang luar biasa. Hal ini dapat terwujud karena adanya kerja sama dan komitmen dari 16 gereja yang tergabung di dalamnya,” ujar Ayub.

Menurutnya, FKGM memiliki peran strategis sebagai wadah yang mempertemukan berbagai denominasi gereja dalam semangat persatuan dan persaudaraan. Kebersamaan tersebut turut memberikan kontribusi dalam menciptakan kehidupan umat yang rukun, damai, dan harmonis di tengah masyarakat.

Ayub menegaskan, keberadaan FKGM sejalan dengan upaya pemerintah, khususnya Kementerian Agama, dalam memperkuat kerukunan umat beragama dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis melalui semangat moderasi beragama.

“Kementerian Agama memberikan apresiasi atas kontribusi FKGM dalam menjaga kerukunan umat. Kerja sama seperti ini perlu terus diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat,” katanya.

Selain penguatan kerukunan, Ayub juga mengajak FKGM untuk meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah, baik pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi, dalam berbagai bidang yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah kepedulian terhadap lingkungan hidup. Ia mendorong gereja-gereja yang tergabung dalam FKGM untuk mengambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon, menjaga kebersihan lingkungan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengurangi dan mengelola sampah.

“Harapan kami, kolaborasi dengan pemerintah terus ditingkatkan, khususnya dalam memelihara lingkungan hidup. Menanam pohon dan menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab bersama,” ungkapnya.

Ia berharap perjalanan FKGM ke depan tidak hanya ditandai dengan bertambahnya usia organisasi, tetapi juga semakin kuatnya kontribusi dalam menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, serta menghadirkan pelayanan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.

Ibadah Syukuran HUT ke-26 FKGM Mamuju kemudian menjadi momentum untuk meneguhkan kembali komitmen bersama dalam merawat kebersamaan lintas denominasi dan memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan peduli terhadap lingkungan.
Selamat Hari Ulang Tahun ke-26 FKGM Tahun 2026.


Wilayah LAINNYA