MAJENE – Ruang Rapat pagi ini dipenuhi oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Wilayah I dan II Majene, berkumpul di Aula SDN 46 Pasangrahan. Pertemuan ini digelar dalam rangka musyawarah penyusunan soal evaluasi akhir tahun pelajaran yang akuntabel dan inovatif.
Kepala Seksi (Kasi) PAI, Jalal, M.M., M.Pd., hadir membersamai dan memberikan arahan bagi para pendidik. Turut hadir Ketua AGPAII Majene, Pengawas PAI, serta jajaran pengurus KKG Wilayah I dan II.
Dalam sambutannya yang memukau, Jalal menganalogikan penyusunan soal ujian seperti meracik hidangan terbaik. Menurutnya, seorang guru adalah "Chef" yang harus memastikan setiap butir soal memiliki "rasa" yang pas—tidak terlalu sulit hingga menyiksa siswa, namun tidak terlalu mudah sehingga kehilangan daya kritisnya.
"Menyusun soal itu ibarat menyiapkan jamuan. Kita butuh bahan yang tepat yakni kisi-kisi, bumbu yang pas untuk mengukur tingkat kesulitan, dan penyajian bahasa yang cantik agar siswa nyaman mengerjakannya," ujar Jalal di hadapan para peserta.
Lebih lanjut, Jalal menekankan agar soal-soal yang dihasilkan tidak hanya mengandalkan hafalan, tetapi mulai mengadopsi pendekatan Higher Order Thinking Skills (HOTS). Beliau juga mengingatkan pentingnya menyisipkan pesan moderasi beragama dalam narasi soal guna membentuk karakter siswa yang inklusif dan toleran.
Kolaborasi Lintas Wilayah
Ketua AGPAII Majene beserta Pengawas PAI yang hadir memberikan apresiasi atas kolaborasi antara Wilayah I dan II. Sinergi ini diharapkan dapat menciptakan standar evaluasi yang merata bagi seluruh siswa di daerah tersebut.
"Kehadiran banyak guru hari ini adalah bukti dedikasi. Kita ingin memastikan bahwa instrumen ujian tahun ini benar-benar valid dan mampu memotret capaian belajar siswa secara adil, bahkan setelah evaluasi siswa nanti kita sebagai guru juga menjadikan ini sebagai bahan evaluasi diri" ungkap Imran Saidi, M.Pd Ketua KKG di sela-sela acara.
Kegiatan yang berlangsung khidmat namun santai ini diisi dengan diskusi kelompok terfokus (FGD) untuk membedah kisi-kisi dan melakukan validasi butir soal secara bersama-sama, dibawah bimbingan Pengawas PAI Sulaiman Suhdi.
Ketua KKG Wilayah I, Ibrahim, mengucap kegembiraan atas kehadiran Kasi PAI membersamai para Guru Agama Pagi ini, "Terimakasih Skali Pak atas kehadirannya membersamai Kami" tuturnya.
Dengan adanya musyawarah ini, diharapkan kualitas pendidikan agama di wilayah Majene terus meningkat melalui sistem evaluasi yang profesional.