Ketuk Pintu Langit, Kasi PAI Majene Imbau Guru Ikuti Zikir Kebangsaan

Imbauan partisipasi Zikir dan Doa Kebangsaan

Dalam rangka mensyukuri Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene mengajak seluruh Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) untuk berpartisipasi aktif dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan.
Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Seksi (Kasi) PAI Kemenag Majene, Jalal, di sela-sela arahannya pada kegiatan KKG PAI SD di Banggae Timur, Kamis (30/7/2026).

Jalal menjelaskan bahwa agenda spiritual ini akan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai wujud rasa syukur bangsa atas nikmat kemerdekaan yang telah diraih. Untuk Kabupaten Majene sendiri, pusat kegiatan akan dipusatkan di MAN 1 Majene pada Sabtu, 1 Agustus 2026.

"Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini adalah atas berkat rahmat Allah SWT dan perjuangan para pahlawan. Sebagai pendidik benteng moral bangsa, Guru PAI sudah sepatutnya berdiri di garda terdepan untuk mengetuk pintu langit melalui zikir dan doa demi kedamaian serta kemajuan Indonesia," ujar Jalal.

"Tadi kami ada rapat melalui virtual dengan Pak Kakanwil dan semua pejabat Kemenag di Sulbar,  pada kesempatan itu Kakanwil meminta kepada kita semua dan seluruh stakeholder untuk memeriahkan acara ini sebagai momen Penguat Ukhuwah dan Jiwa Nasionalisme", paparnya.

Melalui momentum ini, Seksi PAI Kemenag Majene berharap kehadiran para GPAI dari berbagai jenjang tidak hanya sekadar memenuhi undangan, tetapi juga menjadikannya sebagai sarana mempererat ukhuwah islamiyah dan menumbuhkan jiwa nasionalisme di kalangan pendidik agama.

"Kami mengimbau dan mengundang seluruh Bapak dan Ibu Guru PAI, khususnya di wilayah Kabupaten Majene, untuk bersama-sama hadir meramaikan dan memohon keberkahan bagi daerah dan negara kita tercinta pada 1 Agustus mendatang di MAN 1 Majene," tambahnya.

Kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan ini rencananya akan dihadiri oleh jajaran pejabat Pemerintah Daerah di Majene, Kantor Kemenag Majene, para pengawas, unsur pendidik, ASN Kementerian Agama, Siswa Madrasah, serta tokoh masyarakat.
MAN 1 Majene dipilih sebagai titik acara zikir mengingat sarana dan fasilitas yang pendukung kegiatan yang sangat memadai tersedia di MAN 1 Majene.


Daerah LAINNYA