Polewali, Humas Kanwil – Rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di Kabupaten Polewali Mandar terus berlangsung dengan berbagai agenda keagamaan dan pembinaan umat.
Salah satu kegiatan dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut adalah Pelatihan Imam dan Khatib yang dilaksanakan di Hotel Al-Ikhlas Polewali Mandar, Jumat (13 Maret 2026).
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan pemahaman para imam dan khatib dalam menjalankan tugasnya sebagai pemimpin ibadah dan pembimbing umat di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Kemenag Sulbar Adnan menyampaikan pentingnya memahami tugas dan fungsi (tusi) seorang imam dan khatib agar pelaksanaan ibadah di tengah masyarakat dapat berjalan dengan baik serta sesuai dengan tuntunan agama.
Menurutnya, imam dan khatib memiliki peran yang sangat strategis dalam membina kehidupan keagamaan umat. Oleh karena itu, setiap imam dan khatib harus mampu menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab serta memiliki pemahaman agama yang baik sehingga pesan-pesan keagamaan dapat diterima dengan benar oleh masyarakat.
Kakanwil Adnan juga menekankan bahwa karakter keagamaan harus senantiasa melekat dalam diri seorang imam dan khatib. Nilai-nilai keagamaan tersebut menjadi fondasi utama dalam membimbing umat serta menjaga keharmonisan kehidupan beragama di tengah masyarakat.
“Seorang imam dan khatib bukan hanya memimpin shalat atau menyampaikan khutbah, tetapi juga menjadi teladan bagi masyarakat. Oleh karena itu, karakter keagamaan tidak boleh hilang dalam diri seorang imam dan khatib,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyinggung pentingnya menjaga dan memperkuat budaya yang berkembang dalam praktik ibadah di masyarakat. Menurutnya, selama budaya tersebut tidak bertentangan dengan ajaran agama, maka hal itu dapat menjadi bagian dari kearifan lokal yang memperkaya kehidupan beragama.
Budaya yang tumbuh dalam praktik ibadah, lanjutnya, perlu terus diperkuat karena hal tersebut merupakan bagian dari identitas dan tradisi masyarakat yang telah berjalan secara turun-temurun.
Pada kesempatan tersebut, Kakanwil juga mengajak umat Islam untuk tidak lagi memperdebatkan hal-hal yang sebenarnya sudah tidak menjadi persoalan dalam konteks hubungan antara budaya dan agama.
Ia menilai bahwa energi umat seharusnya lebih difokuskan pada upaya meningkatkan kualitas ibadah, memperkuat persatuan, serta membangun kehidupan keagamaan yang lebih harmonis di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan para imam dan khatib dapat semakin meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat serta mampu menjadi garda terdepan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan dan membangun persatuan umat.
Kegiatan pelatihan imam dan khatib ini juga menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah bersama Kementerian Agama dalam memperkuat pembinaan kehidupan beragama, khususnya selama momentum bulan suci Ramadan yang penuh berkah.
Wilayah
Safari Ramadan di Polman, Kakanwil Kemenag Sulbar Tekankan Peran Strategis Imam dan Khatib
- Jumat, 13 Maret 2026 | 16:27 WIB