Mamuju, Humas Kanwil – Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar meresmikan Masjid Nurul Muamalah di Kabupaten Mamuju, Senin (21/9/2026). Peresmian tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah sekaligus ruang pembinaan keagamaan dan sosial yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.
Lebih dari sekadar tempat menunaikan ibadah, Masjid Nurul Muamalah diharapkan tumbuh sebagai rumah bersama yang menghadirkan ketenangan, mempererat persaudaraan, serta menjadi ruang bagi masyarakat untuk membangun kebersamaan. Kehadirannya juga diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar.
Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa pembangunan masjid merupakan bagian dari amal jariyah yang nilai kebermanfaatannya dapat terus mengalir dalam jangka panjang. Karena itu, keberadaan masjid perlu dijaga agar tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga hidup melalui kegiatan yang menguatkan kehidupan umat.
“Semoga masjid ini senantiasa penuh keberkahan dan menjadi ladang amal jariyah,” ujar Menag.
Menurutnya, membangun masjid merupakan bentuk investasi kebaikan yang manfaatnya dapat dirasakan lintas generasi. Setiap pihak yang terlibat dalam pembangunan dan memakmurkannya, kata dia, memiliki kesempatan untuk terus menanam kebaikan melalui berbagai aktivitas yang berlangsung di dalamnya.
Menag mengibaratkan masjid sebagai bagian dari ikhtiar manusia dalam membangun “istana” di akhirat. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Masjid Nurul Muamalah, termasuk H. Lauma dan istri.
“Insyaallah, masjid ini akan menjadi istana bagi H. Lauma dan istri. Barang siapa membangun masjid, akan dibangunkan untuknya istana,” tuturnya.
Menag juga menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menghadirkan kemaslahatan. Menurutnya, kerja bersama berbagai pihak dapat melahirkan energi positif yang lebih besar dalam membangun kehidupan keagamaan sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan layanan dan pembinaan keagamaan yang berdampak bagi masyarakat. Masjid dapat mengambil peran strategis melalui pendidikan keagamaan, pembinaan generasi muda, penguatan kepedulian sosial, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Dengan demikian, peresmian Masjid Nurul Muamalah bukan menjadi akhir dari sebuah pembangunan, melainkan awal dari ikhtiar untuk memakmurkan masjid. Dari tempat ibadah tersebut, diharapkan tumbuh kegiatan-kegiatan yang memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Mamuju.
Wilayah
Masjid Nurul Muamalah Diresmikan Menag, Diharapkan Jadi Pusat Pembinaan dan Kemaslahatan Umat
- Senin, 21 September 2026 | 15:14 WIB