DWP Kanwil Kemenag Sulbar Tanamkan Nilai Toleransi Sejak Dini melalui DWP Mengajar

DWP Mengajar yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat di RA Perwanida

Mamuju (Humas) — Gelak tawa dan semangat belajar mewarnai kegiatan DWP Mengajar yang diselenggarakan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat di RA Perwanida, Mamuju, Selasa (4/8/2026).

Melalui pembelajaran yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan, DWP mengajak anak-anak mengenal keberagaman agama di Indonesia sekaligus menanamkan nilai-nilai toleransi sejak usia dini.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DWP Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Maulidyah Adnan, bersama para anggota DWP. Dalam pelaksanaannya, mereka memasuki lima ruang belajar, yakni kelas A.1, A.2, B.1, B.2, dan B.3, untuk berinteraksi langsung dengan para peserta didik.

Mengusung konsep belajar sambil bermain, anak-anak diajak mengenal enam agama di Indonesia, yaitu Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Materi disampaikan melalui berbagai aktivitas edukatif, seperti bernyanyi, tebak gambar, serta mewarnai gambar berbagai rumah ibadah di Indonesia. Suasana belajar yang hangat dan penuh keceriaan membuat peserta didik antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Melalui pendekatan tersebut, anak-anak diajak memahami bahwa keberagaman merupakan anugerah yang perlu dijaga dengan sikap saling menghargai, saling menyayangi, dan hidup rukun.

Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Maulidyah Adnan, mengatakan bahwa program DWP Mengajar merupakan salah satu bentuk kontribusi DWP dalam mendukung pendidikan karakter anak melalui penanaman nilai-nilai toleransi sejak dini.

"Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini bahwa Indonesia memiliki keberagaman agama yang harus dihormati. Melalui kegiatan belajar sambil bermain, kami berharap mereka tumbuh menjadi generasi yang saling menghargai, saling menyayangi, dan mampu hidup rukun dalam keberagaman," ujar Maulidyah.

Pada kesempatan tersebut, DWP Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat juga menyerahkan Al-Qur'an berukuran kecil kepada para peserta didik. Bantuan tersebut diharapkan menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal huruf hijaiyah sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur'an sejak usia dini.

Program DWP Mengajar merupakan wujud komitmen DWP Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung pembentukan karakter anak melalui kegiatan edukatif yang menyenangkan. DWP berharap, penanaman nilai-nilai toleransi, kasih sayang, dan penghormatan terhadap keberagaman sejak usia dini dapat melahirkan generasi yang berakhlak mulia, menjunjung tinggi kerukunan, serta mampu menjaga persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.


Wilayah LAINNYA