Mamuju — Komitmen menghadirkan layanan keagamaan yang profesional, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat terus diperkuat oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat. Hal itu ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional terhadap 117 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang digelar pada Senin (22/6/2026).
Pelantikan yang dilaksanakan secara virtual dari masing-masing kabupaten sesuai lokasi penempatan tersebut mencakup kenaikan jenjang jabatan fungsional Guru Ahli Madya bagi 10 ASN serta pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional bagi 107 ASN.
Momentum ini menjadi bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia Kementerian Agama dalam mendukung pelaksanaan program-program prioritas atau Asta Protas Kementerian Agama yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan dan kemaslahatan masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, H. Adnan Nota, menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar proses administratif, melainkan titik awal bagi ASN untuk menunjukkan dedikasi, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas dan fungsi masing-masing. Menurutnya, setiap ASN memiliki peran strategis dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pelantikan ini adalah amanah yang harus dijawab dengan kinerja nyata. Tunjukkan komitmen, profesionalisme, dan semangat melayani sesuai tugas dan fungsi masing-masing,” ujar Adnan dalam arahannya usai melantik para ASN.
Ia menambahkan, Menteri Agama telah menekankan pentingnya seluruh jajaran Kementerian Agama bekerja secara optimal sesuai bidang tugasnya untuk mewujudkan program-program prioritas yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Karena itu, ASN dituntut tidak hanya menjalankan rutinitas birokrasi, tetapi juga menghadirkan inovasi dan solusi yang mampu menjawab kebutuhan umat.
“Berilah dampak positif di mana pun kita berada. ASN harus memiliki inisiatif dan komitmen untuk turut mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan yang terbaik,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Adnan juga mengapresiasi komitmen seluruh jajaran Kementerian Agama Sulawesi Barat dalam membangun budaya kerja yang bersih dan melayani. Komitmen tersebut tercermin dari keberhasilan satuan kerja di lingkungan Kanwil Kemenag Sulbar yang telah melalui tahapan wawancara Penilaian Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Tim Penilai Internal Kementerian Agama RI.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat kepercayaan publik sekaligus memastikan pelayanan keagamaan yang semakin transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.
Menutup arahannya, Kakanwil mengajak seluruh ASN yang baru dilantik untuk melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dibangun selama ini. Dengan semangat pengabdian dan integritas yang kuat, para ASN diharapkan mampu menjadi motor penggerak terwujudnya Kementerian Agama yang semakin dekat, bermanfaat, dan berdampak bagi masyarakat Sulawesi Barat.
Wilayah
117 ASN Kemenag Sulbar Dilantik dalan Jabatan Fungsional, Perkuat Layanan Berdampak dan Budaya Integritas bagi Masyarakat
117 ASN Kemenag Sulbar Dilantik dalan Jabatan Fungsional, Perkuat Layanan Berdampak dan Budaya Integritas bagi Masyarakat
- Senin, 22 Juni 2026 | 15:05 WIB