Upacara Hari Kesadaran Nasional, Kabid Bimas Islam Tekankan Disiplin, Akuntabilitas, dan Produktivitas ASN

Upacara Hari Kesadaran Nasional

Mamuju (Humas Kanwil Kemenag Sulbar)— Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang rutin dilaksanakan setiap tanggal 17 setiap bulan di halaman kantor Kanwil Kemenag Sulbar, Rabu (17/6/2027). Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat administrator dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kanwil Kemenag Sulbar.

Di bawah terik matahari pagi, seluruh peserta upacara mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh khidmat. Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kanwil Kemenag Sulbar menyampaikan sejumlah arahan terkait penguatan kedisiplinan, akuntabilitas kinerja, serta peningkatan produktivitas ASN.

Dalam amanatnya, ia mengajak seluruh pegawai untuk mengambil hikmah dari peringatan Tahun Baru Hijriah yang baru saja dilalui. Menurutnya, pergantian tahun dalam kalender Islam hendaknya menjadi momentum refleksi untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Tahun Baru Hijriah yang baru saja kita peringati hendaknya tidak berlalu begitu saja sebagai sebuah seremonial. Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus berhijrah menuju pribadi yang lebih baik, memperkuat integritas, meningkatkan etos kerja, serta memperbarui komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Kabid Bimas Islam juga mengingatkan ASN terkait penggunaan seragam Korpri yang saat ini telah mengalami penyesuaian desain dengan penambahan aksen warna kuning. Ia berharap seluruh pegawai memahami dan mengikuti ketentuan yang berlaku sebagai bagian dari implementasi disiplin kedinasan.

“Saat ini seragam Korpri yang digunakan telah mengalami penyesuaian dengan adanya tambahan aksen warna kuning. Saya berharap seluruh ASN memahami ketentuan penggunaannya dan mengenakannya dengan baik sebagai wujud kedisiplinan serta kebanggaan sebagai bagian dari Korps Pegawai Republik Indonesia,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya pengisian aplikasi E-Saraku yang terintegrasi dengan Laporan Kinerja Harian (LKH). Menurutnya, ketepatan dan konsistensi dalam pelaporan kinerja merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang profesional, terukur, dan akuntabel.

“Pengisian E-Saraku bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi, tetapi merupakan bentuk pertanggungjawaban atas kinerja yang kita laksanakan setiap hari. Karena itu, saya berharap seluruh ASN dapat mengisinya secara tepat waktu, akurat, dan konsisten,” tegasnya.

Mengakhiri amanatnya, ia mengapresiasi peningkatan kedisiplinan ASN Kanwil Kemenag Sulbar yang terus menunjukkan perkembangan positif. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa disiplin harus menjadi fondasi untuk melahirkan produktivitas dan kinerja yang berdampak bagi organisasi maupun masyarakat.

“Saya melihat kedisiplinan ASN Kanwil Kemenag Sulbar semakin meningkat. Ini tentu menjadi modal yang sangat baik bagi organisasi. Namun, disiplin tidak boleh berhenti pada kehadiran dan kepatuhan terhadap aturan semata. Disiplin harus melahirkan produktivitas, inovasi, dan kinerja yang berdampak nyata bagi kemajuan institusi serta pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan kesadaran akan tanggung jawab sebagai ASN, serta meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas di lingkungan Kanwil Kemenag Sulbar.


Wilayah LAINNYA