Mamuju (Kemenag Sulbar)— Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Adnan Nota, menghadiri kegiatan Hari Lahir (Harlah) ke-76 Fatayat Nahdlatul Ulama yang dirangkaikan dengan Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-4 Fatayat NU Sulbar. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sulbar pada Sabtu, 2 Mei 2026, mengusung tema “Berdaya, Berdampak Mendunia.”
Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting daerah, di antaranya perwakilan Gubernur Sulawesi Barat melalui Kesbangpol, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulbar, pimpinan instansi vertikal, para kepala dinas, Kepala TVRI, MUI, serta Baznas. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung peran strategis perempuan, khususnya kader Fatayat NU.
Dalam sambutannya, Ketua Pimpinan Pusat Fatayat NU Sulbar menegaskan pentingnya penguatan struktur organisasi hingga ke tingkat cabang sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi organisasi. Saat ini, struktur Fatayat NU telah terbentuk di enam kabupaten di Sulawesi Barat, menjadi fondasi dalam memperluas gerakan dan pengabdian.
Sementara itu, Adnan Nota yang juga menjabat sebagai Ketua Tanfidziyah PWNU Sulbar dalam arahannya menegaskan pentingnya peran perempuan yang produktif dan mampu melakukan ekspansi gerakan secara luas sehingga memberi dampak nyata.
“Perempuan tidak boleh terhalang untuk berkembang. Justru harus menjadi motor penggerak perubahan. Optimalisasi struktur organisasi harus diiringi dengan program yang berdaya guna, serta kader-kader yang berhikmat dalam menjaga warisan ulama Nusantara,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya kesinambungan gerakan organisasi melalui penguatan program yang telah dirintis.
“Teruskan dan lanjutkan program-program Fatayat NU. Perkuat yang sudah ada, kembangkan dengan inovasi, dan pastikan setiap gerakan memberi manfaat nyata bagi umat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa keberadaan PWNU Sulbar, termasuk badan otonom seperti Fatayat NU, harus benar-benar menghadirkan dampak bagi masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan melalui penguatan kapasitas kader, program yang berkelanjutan, serta kolaborasi lintas sektor.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen Fatayat NU sebagai organisasi perempuan yang tidak hanya berdaya di tingkat lokal, tetapi juga mampu memberi kontribusi pada skala nasional hingga global. Dengan semangat kebersamaan dan nilai-nilai ke-NU-an, Fatayat NU Sulbar diharapkan terus melahirkan perempuan tangguh yang siap menjawab tantangan zaman.
Wilayah
Kanwil Kemenag Sulbar Hadiri Harlah ke-76 Fatayat NU, Dorong Perempuan Berdaya dan Berdampak Global
- Sabtu, 2 Mei 2026 | 16:40 WIB