Majene, (Humas) - Kantor Kementerian Agama Kab. Majene melaksanakan kegiatan Rashdul Kiblat di halaman PLHUT Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene, Rabu (15/7/2026), sebagai bagian dari Gerakan Nasional (Gernas) Rashdul Kiblat Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri dan disaksikan langsung oleh Ka. Kankemenag Kab. Majene, H. M. Sahlan, Kasubag TU Kemenhaj Kab. Majene, H. Mustakim, Kasi Bimas Islam, H. Muhammad Yusuf, beserta jajaran. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memastikan arah kiblat secara ilmiah dan akurat.
Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini terlihat sangat tinggi. Hingga hari pertama pelaksanaan, jumlah pendaftar pada Program Gernas Rashdul Kiblat Kementerian Agama Kabupaten Majene Tahun 2026 mencapai 1.061 peserta. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kesadaran masyarakat untuk memastikan arah kiblat masjid, musala, maupun tempat salat sesuai dengan posisi Ka'bah.
Rashdul Kiblat merupakan fenomena astronomi yang terjadi dua kali setiap tahun, yakni ketika posisi Matahari berada tepat di atas Ka'bah. Pada saat itulah bayangan benda yang berdiri tegak akan menunjukkan arah yang berlawanan dengan kiblat sehingga dapat dimanfaatkan sebagai cara sederhana, mudah, dan sangat akurat untuk melakukan verifikasi arah kiblat. Pada Bulan Juli tahun 2026, fenomena ini terjadi pada 15 dan 16 Juli, sehingga masyarakat dapat memanfaatkannya untuk memastikan kembali arah kiblat di rumah maupun tempat ibadah.
Ka. Kankemenag Kab. Majene, H. M. Sahlan, mengajak masyarakat memanfaatkan momen langka tersebut sebagai bentuk ikhtiar dalam menyempurnakan pelaksanaan ibadah. Ia mengatakan bahwa kepastian arah kiblat merupakan bagian dari upaya menghadirkan ketenangan dan keyakinan dalam beribadah.
"Rashdul Kiblat adalah kesempatan yang Allah hadirkan agar kita dapat memastikan arah kiblat dengan mudah dan akurat. Kami berharap masyarakat memanfaatkan momen ini sebaik-baiknya serta ikut menyebarluaskan informasi ini kepada keluarga, tetangga, dan pengurus masjid agar semakin banyak umat yang memperoleh manfaatnya. Inilah wujud pelayanan keagamaan Kementerian Agama yang berdampak dan dirasakan langsung oleh masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam, H. Muhammad Yusuf, menjelaskan bahwa pelaksanaan Gernas Rashdul Kiblat merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan yang berbasis ilmu pengetahuan sekaligus mudah dipraktikkan oleh masyarakat.
"Melalui Rashdul Kiblat, masyarakat tidak memerlukan peralatan yang rumit. Cukup memanfaatkan sinar matahari pada waktu yang telah ditentukan, arah kiblat dapat diverifikasi dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya ketepatan arah kiblat dan tidak ragu berkonsultasi kepada Kementerian Agama apabila membutuhkan pendampingan," jelasnya.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kab. Majene berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketepatan arah kiblat terus meningkat. Tingginya partisipasi masyarakat menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadirkan layanan keagamaan yang edukatif dapat berjalan dengan baik.
Ke depan, Kementerian Agama akan terus menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata, memperkuat literasi keagamaan, serta semakin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sesuai semangat Kementerian Agama Berdampak.
Foto : Kadir
Kontributor : Rafidah Abdul Rahman
Daerah
Antusias Tinggi, Ribuan Warga Majene Ikuti Gernas Rashdul Kiblat Kementerian Agama
- Kamis, 16 Juli 2026 | 21:52 WIB