Mamuju— Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman kantor Kanwil Kemenag Sulbar, Rabu (17/12/2025).
Upacara yang digelar di penghujung tahun 2025 ini berlangsung khidmat meski cuaca mendung menyelimuti kawasan perkantoran.
Bertindak selaku Pembina Upacara, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulbar, H. Suharli, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada seluruh ASN dan pegawai sebagai bentuk penguatan komitmen pengabdian dan kedisiplinan.

Dalam amanatnya, H. Suharli menyampaikan tiga poin utama.
Pada poin pertama, ia memberikan apresiasi kepada Ketua Tim Umum dan Humas beserta jajaran atas pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang secara rutin digilir setiap hari Senin. Khusus pada upacara kali ini, pelaksanaan melibatkan PPPK yang baru saja diangkat sebagai petugas upacara.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pegawai untuk menjadikan Hari Kesadaran Nasional sebagai momentum refleksi bulanan, dengan membaca, memahami, dan mendalami kembali nilai-nilai pengabdian sebagai aparatur Kementerian Agama.
Pada poin kedua, H. Suharli menegaskan pentingnya keseragaman penggunaan atribut Korpri di lingkungan Kanwil Kemenag Sulbar.
Menurutnya, keseragaman tersebut harus dilaksanakan sesuai dengan kode etik dan ketentuan yang berlaku, sebagai cerminan kedisiplinan dan profesionalisme ASN.
Memasuki poin ketiga, Pembina Upacara menyampaikan bahwa sekitar 15 hari ke depan, Kanwil Kemenag Sulbar akan mengikuti kegiatan di Pasangkayu. Ia secara langsung memberikan amanah kepada pegawai yang ditugaskan untuk bertanding agar mulai mempersiapkan diri dengan sungguh-sungguh.
“Amanah ini harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Persiapkan diri sebaik mungkin dan upayakan hasil terbaik,” tegasnya.
Menutup amanatnya, H. Suharli berharap agar pelaksanaan Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 dapat berjalan lancar dan sukses melalui partisipasi aktif serta dukungan seluruh keluarga besar Kanwil Kemenag Sulawesi Barat.
Upacara Hari Kesadaran Nasional ini menjadi pengingat pentingnya memperkuat disiplin, tanggung jawab, dan komitmen bersama dalam mendukung tugas dan fungsi Kementerian Agama sebagai pelayan umat dan bangsa.