Mamuju (Kemenag Sulbar) — Memasuki triwulan ketiga tahun anggaran 2026, jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat didorong untuk semakin fokus menuntaskan pekerjaan, mempercepat realisasi anggaran, serta menyiapkan program 2027 yang benar-benar memberi dampak kepada masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Pembimbing Masyarakat Kristen Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Barat, Ayub, M.Pd.K., saat menjadi pembina apel pagi, Senin (28/9/2026).
Ayub mengingatkan bahwa waktu efektif menuju penghujung tahun semakin pendek. Karena itu, anggaran dan kegiatan yang telah direncanakan perlu segera dieksekusi sesuai jadwal dan ketentuan, bukan menumpuk saat tahun anggaran hampir berakhir.
“Mohon ini menjadi perhatian kita. Tinggal tiga bulan di depan ini kita akan mengakhiri tahun ini lagi, sehingga dibutuhkan kerja-kerja juga dengan baik,” ujarnya.
Menurut Ayub, percepatan realisasi perlu tetap dibarengi dengan ketelitian dan akuntabilitas. Setiap unit kerja diharapkan memastikan kegiatan berjalan sesuai perencanaan sehingga target organisasi dapat dicapai secara maksimal.
Ia berharap Kanwil Kemenag Sulbar mampu mempertahankan capaian kinerja yang baik, termasuk prestasi realisasi anggaran yang pada tahun sebelumnya berada di peringkat kedua tingkat nasional.
Namun, fokus kerja tidak hanya soal menghabiskan anggaran. Ayub menekankan bahwa perencanaan program tahun 2027 harus semakin tajam dan berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat.
Khusus kepada jajaran perencanaan, ia meminta agar program yang disusun mampu memberikan kontribusi nyata terhadap *pertumbuhan ekonomi umat di Sulawesi Barat*.
“Kita juga berharap, utamanya di bagian perencanaan, betul-betul diprogramkan yang berdampak kepada pertumbuhan ekonomi umat,” tegasnya.
Menurutnya, penyusunan anggaran tidak boleh sekadar mengulang pola program dari tahun-tahun sebelumnya. Setiap kegiatan perlu melihat kebutuhan masyarakat dan disesuaikan dengan tugas serta fungsi masing-masing unit.
Dengan pendekatan tersebut, anggaran Kementerian Agama diharapkan tidak hanya menghasilkan output administratif, tetapi juga menghadirkan manfaat yang benar-benar terasa bagi masyarakat Sulawesi Barat.
Ayub juga mengajak seluruh ASN untuk membangun pola kerja yang lebih terstruktur, yakni bekerja berdasarkan perencanaan, mengikuti standar operasional prosedur (SOP), dan melakukan evaluasi secara berkala.
“Bekerja sesuai dengan perencanaan, dengan baik dan juga sesuai dengan SOP, sehingga itu bisa lebih maksimal,” pesannya.
Menurutnya, pola kerja yang terstruktur akan memudahkan setiap unit mengukur hasil, menemukan kendala, serta melakukan perbaikan lebih cepat. Dengan begitu, pekerjaan tidak sekadar selesai, tetapi menghasilkan kualitas yang lebih baik.
Apel pagi tersebut sekaligus menjadi pengingat bagi jajaran Kanwil Kemenag Sulbar bahwa memasuki fase akhir tahun bukan waktunya menurunkan ritme. Justru, tiga bulan terakhir menjadi momentum untuk menuntaskan target, merapikan kinerja, dan menyiapkan program tahun berikutnya agar makin relevan dan berdampak.
Semangatnya simpel: kerja jangan hanya mengejar selesai. Rencanakan dengan baik, eksekusi tepat waktu, evaluasi, lalu pastikan manfaatnya sampai kepada masyarakat.
Wilayah
Jelang Akhir Tahun, Pembimas Kristen Dorong ASN Kemenag Sulbar Tancap Gas Kinerja dan Program Berdampak
Jelang Akhir Tahun, Pembimas Kristen Dorong ASN Kemenag Sulbar Tancap Gas Kinerja dan Program Berdampak
- Senin, 28 September 2026 | 10:23 WIB