Adnan : Dorong Jajaran Jadi Teladan Menjaga Lingkungan melalui Ekoteologi

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M

Mamuju, Humas Kanwil – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M menjadi momentum bagi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat untuk memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.

Mengusung tema “Ekoteologi, Manifestasi Cinta kepada Rasulullah SAW”, kegiatan tersebut digelar di Pondok Pesantren Nahdlatul Ummah Kanang, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (5/9/2026).

Kakanwil adnan menegaskan bahwa tema ekoteologi dipilih bukan sekadar sebagai tema peringatan Maulid, tetapi menjadi refleksi atas kondisi ekosistem yang terjadi di alam sekaligus upaya menerjemahkan nilai-nilai kecintaan kepada Rasulullah SAW dalam tindakan nyata.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan juga sejalan dengan arah program Menteri Agama yang mendorong agar keberadaan jajaran Kementerian Agama memberikan dampak positif, tidak hanya bagi institusi, tetapi juga bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, lingkungan, hingga alam semesta.

“Program-program Menteri Agama selalu keluar satu kata kunci, apa itu? Warga Kementerian Agama selalu berdampak pada dirinya, keluarga, lingkungan dan alam jagat raya,” ungkapnya.

Ia menekankan, seluruh jajaran Kementerian Agama perlu mulai memberikan perhatian nyata terhadap lingkungan di tempat masing-masing. Tidak cukup hanya berbicara tentang kepedulian lingkungan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan yang dapat menjadi contoh bagi masyarakat.

“Hari ini kita betul-betul fokus dan berdampak kepada lingkungan kita berada. Tolonglah kita menjadi teladan di luar,” tegasnya.

Untuk itu, ia mengajak seluruh pimpinan satuan kerja dan pengelola lembaga di lingkungan Kementerian Agama Sulawesi Barat agar menjadikan madrasah, masjid, dan lembaga keagamaan sebagai bagian dari upaya menjaga keberlangsungan ekosistem.

Ia berharap seluruh fasilitas dan lingkungan binaan Kementerian Agama dapat dikelola dengan baik sehingga keberadaan lembaga keagamaan tidak hanya menjadi pusat pembinaan umat, tetapi juga memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan.

“Seluruh pimpinan satker dan pemegang lembaga, tolong madrasah kita, KUA dan masjid yang ada, dijaga agar ekosistem bisa berjalan dengan baik sesuai kebutuhan kita,” pesannya.

Ia mengingatkan bahwa kerusakan ekosistem pada akhirnya akan berdampak langsung terhadap kehidupan manusia. Sebaliknya, ketika lingkungan dijaga dan keseimbangannya dipelihara, keberlangsungan alam akan tetap terjaga.

“Kalau ekosistem dan lingkungan ini kita jaga, insyaallah masih tetap terjaga,” tandasnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di Ponpes Nahdlatul Ummah Kanang pun tidak sekadar menjadi ruang untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh keluarga besar Kementerian Agama Sulawesi Barat untuk menghadirkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah dalam kehidupan, termasuk melalui kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan.


Wilayah LAINNYA