Mamuju— Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat yang diwakili oleh Pembimbing Masyarakat (Pembimas) Buddha, TS Haryanto, menghadiri pembukaan Manakarra Fair 2026 di Atrium Maleo Town Square (Matos), Mamuju, Jumat (10/7/2026). Festival yang masuk dalam agenda nasional Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata Republik Indonesia tersebut menjadi ajang promosi produk UMKM, seni budaya, dan potensi wisata Sulawesi Barat.
Manakarra Fair 2026 diselenggarakan pada 10–12 Juli 2026 bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Mamuju ke-486. Selama tiga hari pelaksanaan, masyarakat disuguhkan beragam produk unggulan dari sekitar 50 tenant yang menampilkan kuliner, fesyen, kriya, hingga berbagai produk ekonomi kreatif karya pelaku UMKM lokal.
Pembukaan Manakarra Fair berlangsung semarak dan dihadiri Bupati Mamuju, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Juanda Maulana yang mewakili Gubernur Sulawesi Barat, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, komunitas kreatif, pelaku UMKM, serta masyarakat yang memadati area kegiatan.
Kegiatan yang digagas oleh Founder Manakarra Fair, Suraidah Suhardi, ini kembali menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat dalam mempromosikan potensi daerah. Konsistensi penyelenggaraannya selama lima tahun berturut-turut menunjukkan komitmen bersama dalam menghadirkan event yang tidak hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Mamuju mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Manakarra Fair sebagai momentum meningkatkan daya saing daerah melalui inovasi dan kolaborasi. Mengusung tema “Go Above and Beyond", ia menegaskan bahwa Manakarra Fair harus mampu melangkah lebih tinggi dalam memperkuat daya tarik daerah.
“Melalui tema Go Above and Beyond, Manakarra Fair diharapkan mampu melangkah lebih tinggi, menghadirkan daya tarik yang semakin kuat, serta menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ujar Bupati Mamuju.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Juanda Maulana, yang mewakili Gubernur Sulawesi Barat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, khususnya Founder Manakarra Fair, Suraidah Suhardi, atas konsistensinya menghadirkan event tersebut hingga memasuki tahun kelima.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memberikan apresiasi kepada seluruh panitia penyelenggara, khususnya Ibu Suraidah Suhardi. Lima tahun berturut-turut Manakarra Fair telah membuktikan bahwa sebuah event mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah,"katanya.
Juanda mengungkapkan, penyelenggaraan Manakarra Fair tahun sebelumnya berhasil mencatatkan perputaran ekonomi sekitar Rp4 miliar. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat.
"Dari ratusan event di Indonesia, Manakarra Fair berhasil masuk dalam Kharisma Event Nusantara. Ini menjadi kebanggaan bagi Sulawesi Barat sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM,"lanjutnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sektor makanan dan minuman di Sulawesi Barat terus menunjukkan tren pertumbuhan positif. Karena itu, pemerintah berharap Manakarra Fair mampu menjadi ruang promosi yang semakin luas bagi pelaku UMKM, membuka peluang pasar baru, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kehadiran Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen mendukung pembangunan daerah melalui penguatan kolaborasi lintas sektor. Selain menjadi ajang promosi ekonomi kreatif dan budaya lokal, Manakarra Fair juga mencerminkan semangat gotong royong dalam membangun kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan nilai-nilai moderasi, kebersamaan, dan kemaslahatan yang terus didorong Kementerian Agama.
Wilayah
Kanwil Kemenag Sulbar Hadiri Manakarra Fair 2026, Dukung Penguatan Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lokal
Kanwil Kemenag Sulbar Hadiri Manakarra Fair 2026, Dukung Penguatan Ekonomi Kreatif dan Pelestarian Budaya Lokal
- Jumat, 10 Juli 2026 | 23:16 WIB