Maulid Rasulullah di Tanjung Batu, Kemenag Majene Gaungkan Ekoteologi dan Adipura

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah, Tanjung Batu, Kabupaten Majene.

Tanjung Batu (Kemenag Majene) - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAI), Jalal, M.M., menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah, Tanjung Batu, Kabupaten Majene.

Kegiatan bernuansa religius ini turut dihadiri oleh Bupati Majene yang diwakili oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Majene, Muhammad Amin, penceramah pembawa hikmah Maulid Dr. Muhammad Said, M.Th.I., Para Kepala OPD, Kepolisian dan TNI, serta jajaran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan Pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT).

Dalam sambutannya mewakili Kepala Kantor Kemenag Majene, Jalal menekankan pentingnya mengusung semangat Kemenag Berdampak dalam setiap momentum keagamaan. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak boleh berhenti sebagai acara seremonial semata, melainkan harus melahirkan efek dan perubahan perilaku yang nyata di tengah masyarakat.

"Peringatan Maulid Nabi harus memberi dampak yang riil. Efek dari perayaan ini harus terlihat dari semakin ramainya masjid kita, khususnya pada pelaksanaan shalat fardhu lima waktu serta peningkatan aktivitas sosial kemasyarakatan di Masjid Nurul Hidayah ini," tegas Jalal di hadapan ratusan jemaah yang hadir.

Selain pesan pemakmuran masjid, Jalal juga menyoroti pentingnya kepedulian terhadap lingkungan hidup melalui pendekatan Ekoteologi—sebuah konsep yang memadukan pemahaman ajaran agama (teologi) dengan tanggung jawab menjaga kelestarian alam (ekologi).

Ia menjelaskan bahwa meneladani Rasulullah SAW bukan hanya memperbagus ibadah ritual, melainkan juga menjaga kebersihan dan kelestarian alam sebagai bagian dari keimanan.

Pesan ekoteologi ini terasa kian krusial mengingat Kabupaten Majene saat ini sedang berbenah dan bersiap menyambut penilaian Penghargaan Adipura.

"Kepedulian terhadap lingkungan adalah cerminan iman. Melalui semangat ekoteologi, mari kita jadikan lingkungan masjid, pesisir Tanjung Batu, dan pemukiman kita tetap bersih dan asri. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata kita dalam usaha Kabupaten Majene meraih Adipura," tambahnya.

Sementara itu, dalam uraian hikmah Maulid, Dr. Muhammad Said, M.Th.I. mengajak seluruh jemaah untuk terus menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai fondasi utama dalam membangun keluarga yang sakinah, menjaga ukhuwah islamiyah, dan merawat keharmonisan kehidupan bermasyarakat.

Rangkaian acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Hidayah Tanjung Batu ini berlangsung khidmat, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan yang diakhiri dengan doa bersama untuk keberkahan Kabupaten Majene.


Daerah LAINNYA