Tindak Lanjut Rakor Dirjen, Pembimas Kristen Ajak Jajaran Lebih Inovatif

Rapat koordinasi dalam rangka menindaklanjuti hasil rapat bersama Dirjen Bimas Kristen

Mamuju, Humas Kanwil – Dalam rangka menindaklanjuti hasil Rapat Koordinasi bersama Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama RI, Bimas Kristen Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat sinergi lintas sektor serta merumuskan langkah-langkah strategis. Selasa (29/04/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring tersebut dipimpin langsung oleh Pembimbing Masyarakat Kristen, Ayub, dan diikuti oleh jajaran pejabat serta pegawai,penyuluh dan para guru Pendidikan agama kristen se-sulbar

Rapat ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal dalam memperkuat program kerja serta meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan keagamaan kridten kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Ayub menegaskan pentingnya peran strategis guru agama kristen dan penyuluh agama sebagai garda terdepan dalam memberikan pendidikan yg mencerdankan dan edukasi serta pencerahan kepada umat.

Ia menekankan agar para penyuluh khususnya mampu menjalankan fungsi pembinaan secara optimal, dengan terus hadir di tengah masyarakat serta memberikan pemahaman keagamaan yang menyejukkan.

“Penyuluh agama memiliki peran penting dalam mengawal umat,terus hadir memberikan edukasi dan pencerahan dengan baik, menjaga suasana tetap kondusif, serta antisipasi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang berpotensi memperkeruh situasi, khususnya dalam momentum aksi-aksi demonstrasi,” ujar Ayub.

Selain membahas penguatan program dan peningkatan kinerja, rapat ini juga menyoroti pentingnya optimalisasi anggaran agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan efektif, efisien, dan tepat sasaran sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Selain itu, Pembimas Kristen Ayub juga menyampaikan imbauan terkait peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang akan berlangsung pada 1 Mei mendatang.

Ia mengingatkan kepada para Kepala Seksi/Penyelenggara, penyuluh agama, serta tenaga pendidik di tingkat kabupaten agar tetap menjaga kondusivitas di lingkungan masing-masing.

Ayub menegaskan agar seluruh jajaran tidak mudah terpengaruh oleh aksi-aksi demonstrasi yang berpotensi anarkis, serta tetap mengedepankan sikap bijak dan profesional dalam menjalankan tugas. 

Ia juga mendorong peran aktif penyuluh dalam memberikan edukasi kepada masyarakat baik langsung maupun melalui media sosial guna menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta memperkuat kerukunan umat di tengah momentum tersebut.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh aparatur, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, untuk menjadikan berbagai tantangan yang ada sebagai peluang dalam meningkatkan kinerja.

Ia mendorong lahirnya berbagai inovasi dan kreativitas dalam pelaksanaan program, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat semakin optimal dan relevan dengan kebutuhan zaman.

“Teman-teman di daerah harus terus berinovasi. Jadikan kondisi saat ini sebagai peluang untuk berkembang, bukan sebagai hambatan. Dengan kreativitas dan kerja sama yang baik, kita bisa menghadirkan pelayanan yang lebih berkualitas,” tambahnya.

Ia juga menegaskan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui peran aktif seluruh jajaran Kementerian Agama, khususnya Bimas Kristen, dalam membangun komunikasi yang baik dengan berbagai pihak.

Di akhir arahannya, Ayub berharap agar seluruh program yang dijalankan dapat berkontribusi dalam menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama di Sulawesi Barat. Sinergi yang kuat, ditambah dengan komitmen bersama, diyakini mampu menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, damai, dan sejahtera.

Melalui rapat koordinasi ini, Bimas Kristen Kanwil Kemenag Sulbar menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik, serta menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial dan kerukunan umat di tengah berbagai dinamika yang berkembang.


Wilayah LAINNYA