Mamuju (Humas) —Mengawali pekan kerja, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat mengikuti apel pagi di halaman kantor. Selain menjadi sarana penguatan kedisiplinan, apel juga dimanfaatkan untuk menyampaikan sejumlah arahan terkait agenda keagamaan, pelaksanaan program, serta kepedulian sosial, Senin (31/8/2026).
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulbar, H. Suharli, selaku pembina apel, mengajak seluruh ASN untuk mengambil bagian dalam pelaksanaan Peraturan Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2026 tentang Partisipasi dan Dukungan Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan.
“Menindaklanjuti Peraturan Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2026 tentang Partisipasi dan Dukungan Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan, seluruh ASN yang beragama Islam untuk menghadiri pembacaan dan khataman kitab Dalā’il al-Khayrāt di Musala Washathiyah Kanwil Kemenag Sulbar,” ujar H. Suharli.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan semangat berselawat sekaligus memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, nilai-nilai keagamaan juga perlu hadir dalam keseharian ASN, baik dalam pelaksanaan tugas maupun dalam membangun kebersamaan di lingkungan kerja.
Selain agenda keagamaan, H. Suharli menekankan pentingnya percepatan realisasi anggaran menjelang berakhirnya tahun anggaran. Ia meminta setiap jajaran memastikan program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat segera ditindaklanjuti dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.
“Realisasi anggaran harus segera diselesaikan karena kita sudah mendekati akhir tahun. Apa yang sudah direncanakan dan menjadi tanggung jawab kita, segera ditindaklanjuti,” tegasnya.
Tidak hanya berbicara tentang kinerja, H. Suharli juga mengajak seluruh ASN menunjukkan kepedulian terhadap musibah yang menimpa Pondok Pesantren Hidayatullah Mamuju akibat kebakaran. Ia mendorong jajaran untuk bersama-sama memberikan bantuan sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama.
“Kemudian ada Pondok Pesantren Hidayatullah Mamuju yang mengalami musibah kebakaran. Kita juga harus berpartisipasi memberikan bantuan,” ujarnya.
Ajakan tersebut menjadi pengingat bahwa pengabdian di lingkungan Kementerian Agama tidak berhenti pada pelaksanaan tugas kedinasan. Kepedulian, solidaritas, dan kehadiran bagi mereka yang membutuhkan juga menjadi bagian dari nilai pengabdian yang perlu terus dijaga.
Melalui apel pagi, Kanwil Kemenag Sulbar terus mendorong ASN untuk menjaga keseimbangan antara penguatan nilai keagamaan, tanggung jawab dalam menyelesaikan program, serta kepedulian sosial. Tiga hal tersebut diharapkan menjadi energi bersama untuk menghadirkan pelayanan Kementerian Agama yang semakin baik dan berdampak bagi masyarakat.
Wilayah
Kanwil Kemenag Sulbar Dorong ASN Perkuat Selawat, Tuntaskan Kinerja, dan Peduli Sesama
- Senin, 31 Agustus 2026 | 08:39 WIB