Mamuju, Humas Kanwil – Ramadan memasuki hari ke-15, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Adnan Nota, menyampaikan hikmah Ramadan dalam kegiatan buka puasa bersama keluarga besar Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (5/3/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Adnan menekankan bahwa ibadah puasa memiliki keutamaan yang sangat besar dibandingkan ibadah lainnya. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam hadis qudsi, di mana Allah SWT berfirman bahwa “Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan memberikan balasannya.”
Menurutnya, keistimewaan puasa terletak pada sifatnya yang sangat personal antara hamba dan Allah SWT. Berbeda dengan ibadah lain yang dapat terlihat secara lahiriah, puasa tidak memiliki bentuk materi yang tampak sehingga sangat bergantung pada keikhlasan seseorang dalam menjalankannya.
Puasa dilaksanakan dengan penuh keikhlasan, meskipun di dalamnya ada perjuangan dan berbagai rintangan. Namun tetap dijalankan karena kesadaran dan ketaatan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa puasa mengajarkan manusia untuk lebih bersyukur atas berbagai nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Dengan merasakan lapar dan dahaga, seseorang diingatkan untuk menghargai setiap nikmat yang selama ini mungkin dianggap biasa.
Lebih lanjut, Adnan menjelaskan bahwa salah satu ciri orang yang berhasil menjalani pendidikan spiritual melalui puasa adalah memiliki sifat tawadhu atau rendah hati. Orang yang berpuasa diharapkan memiliki hati yang semakin lapang, mampu menerima berbagai keadaan, baik yang disukai maupun yang tidak disukai.
Selain itu, puasa juga membentuk sikap qana’ah atau merasa cukup dan bersyukur atas apa yang dimiliki, serta menumbuhkan sifat wara’, yaitu sikap hati-hati dalam bertindak agar terhindar dari hal-hal yang tidak diridhai Allah.
Menurutnya, nilai penting lainnya yang harus lahir dari ibadah puasa adalah amanah, yaitu kesadaran untuk menjaga setiap tanggung jawab yang diemban dalam kehidupan.
“Puasa menjadikan kita lebih mawas diri, lebih bersyukur atas nikmat Allah, serta lebih berhati-hati dalam menjalani kehidupan. Sebab setiap amanah dan tanggung jawab yang kita miliki kelak akan dimintai pertanggungjawaban,” pungkasnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan kehangatan, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antarinstansi di bulan suci Ramadan.