Kanwil Kemenag Sulbar Lantik 83 ASN Fungsional Arsiparis dan Guru Ahli Madya

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Arsiparis dan Guru Ahli Madya

Mamuju (2 Februari 2026) — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Fungsional Arsiparis dan Guru Ahli Madya di Aula Kanwil Kemenag Sulbar, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi penguatan peran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sebanyak 83 ASN Kemenag Sulbar secara resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya. Seluruh peserta mengikuti prosesi dengan khidmat mengenakan seragam Korpri, sebagai simbol pengabdian dan loyalitas kepada negara.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Adnan Nota, dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia dan bangganya atas pelaksanaan pelantikan tersebut. Menurutnya, momen ini mencerminkan perhatian dan penghargaan negara terhadap kinerja ASN.

“Pertama, saya merasa bahagia hari ini. Negara kita memberikan reward yang luar biasa kepada para ASN-nya,” ungkap Adnan.

Namun demikian, Kakanwil menegaskan bahwa setiap hak yang diterima harus diiringi dengan tanggung jawab yang lebih besar.

“Hari ini jabatan bapak dan ibu diangkat. Itu artinya tanggung jawab juga semakin besar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Adnan menggambarkan sosok ASN di era kekinian yang harus identik dengan produktivitas dan integritas. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi budaya kerja semu di lingkungan kantor.

“Tidak boleh lagi ada pasukan 7.10, jam 7 sudah di kantor, 10 menit kemudian hilang karena sudah finger print. Bahkan tidak boleh ada pusaka bayangan. Kalau ada, saya anggap itu musyrik, dan akan kita berikan hukuman sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya dengan tegas.

Kakanwil juga menekankan bahwa tunjangan kinerja (tukin) saat ini ditentukan oleh produktivitas kinerja, tidak hanya kehadiran, tetapi juga laporan kerja harian. Ia menyampaikan bahwa Kanwil Kemenag Sulbar serta satuan kerja di Polewali Mandar dan Mamasa telah memasuki tahap ketiga Tim Inspektorat (TIP) dalam rangka penilaian kelayakan menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

“Saya yakin Kanwil Kemenag Sulbar layak,” tambahnya optimis.

Pada poin ketiga, Adnan mengingatkan pentingnya mindset pejabat. Menurutnya, semakin tinggi jabatan, maka semakin kuat pula posisi sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat.

“Jangan pernah menganggap jabatan sebagai jalan untuk memperoleh fasilitas atau kekayaan di luar hak,” pesannya.

Mengakhiri sambutannya, Kakanwil menegaskan bahwa jabatan yang diberikan negara harus ditunaikan dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan bahwa komitmen Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK–WBBM) tidak akan bermakna jika hanya dijalankan oleh segelintir orang.

“Melayani dengan baik masyarakat adalah inti dari sumpah jabatan. Kesejahteraan sejati dari sumpah jabatan adalah ketika kita mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak penguatan integritas, profesionalisme, serta semangat pengabdian ASN Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat dalam membangun birokrasi yang bersih, produktif, dan melayani.


Wilayah LAINNYA