PASANGKAYU — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Pendidikan Madrasah yang dipusatkan di Aula MAN 1 Pasangkayu, Senin (18/05/2026).
Kegiatan strategis tersebut dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulbar, Dr. H. Syamsul. Rakor dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasangkayu, para pengawas madrasah, serta seluruh kepala madrasah negeri dan swasta se-Kabupaten Pasangkayu.
Agenda rakor difokuskan pada evaluasi program pendidikan madrasah yang sedang berjalan, penguatan tata kelola kelembagaan, serta penyusunan strategi percepatan peningkatan mutu pendidikan menjelang akhir tahun ajaran.
Dalam arahannya, Dr. H. Syamsul menegaskan bahwa dunia pendidikan modern saat ini sering kali terjebak pada orientasi angka, capaian akademik, dan tumpukan tugas semata. Menurutnya, di tengah tuntutan standardisasi global, lembaga pendidikan perlu kembali menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan dalam proses pembelajaran.
“Di tengah berbagai tuntutan pendidikan modern, muncul refleksi penting, apakah sekolah sudah cukup mengajarkan cara menjadi manusia. Dari kegelisahan itulah lahir gagasan Kurikulum Cinta,” ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa Kurikulum Cinta bukanlah dokumen administratif ataupun mata pelajaran baru yang harus dihafal peserta didik. Kurikulum tersebut merupakan filosofi pendidikan dan pendekatan pedagogis yang menempatkan kasih sayang, empati, kebahagiaan, serta hubungan emosional yang sehat sebagai poros utama dalam ekosistem pendidikan.
Lebih lanjut, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sulbar menekankan bahwa madrasah harus menjadi garda terdepan dalam inovasi pembelajaran dan implementasi Kurikulum Cinta yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
“Madrasah harus mampu menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman, humanis, dan membangun karakter peserta didik secara utuh,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala MAN 1 Pasangkayu selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi atas kehadiran langsung Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sulbar dalam membuka kegiatan tersebut.
Pihak sekolah juga memastikan seluruh fasilitas pendukung kegiatan telah dipersiapkan secara optimal guna menunjang kelancaran rakor yang dijadwalkan berlangsung hingga sore hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara Kanwil Kemenag Sulbar dan seluruh madrasah di Kabupaten Pasangkayu dalam mendorong percepatan peningkatan mutu pendidikan madrasah di Sulawesi Barat.