Mamuju — Suasana haru dan penuh rasa syukur menyelimuti Aula Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat saat sebanyak 138 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kamis (21/5/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut dilaksanakan di Aula Kanwil Kemenag Sulbar dan berlangsung secara serentak se-Indonesia melalui Zoom Meeting bersama Kementerian Agama RI di Jakarta. Momen sakral ini menjadi tonggak penting bagi para aparatur sipil negara yang telah melewati proses panjang sejak tahap seleksi hingga akhirnya resmi menyandang status sebagai abdi negara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Barat, Adnan Nota, Kepala Bagian Tata Usaha H. Suharli, para Kepala Bidang, para pembimas, serta pejabat lingkup Kanwil Kemenag Sulbar.
Dari total 158 CPNS Kementerian Agama Sulawesi Barat yang sebelumnya menerima formasi pada tahun 2025, sebanyak 3 orang telah berpindah ke Kementerian Haji dan Umrah, serta 17 orang beralih ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH). Dengan demikian, jumlah CPNS yang resmi dilantik menjadi PNS pada hari ini sebanyak 138 orang.
Sebanyak 138 PNS tersebut tersebar pada tujuh satuan kerja, yakni Kanwil Kemenag Sulbar sebanyak 11 orang, Kemenag Kabupaten Mamuju 23 orang, Majene 18 orang, Polewali Mandar 14 orang, Mamasa 11 orang, Pasangkayu 40 orang, dan Mamuju Tengah 21 orang.
Dalam sambutannya secara virtual, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengingatkan bahwa status sebagai PNS bukan sekadar perubahan administrasi, melainkan amanah besar yang lahir dari perjuangan, pengorbanan, serta doa panjang yang telah dilalui para CPNS.
Ia menegaskan pentingnya menjaga komitmen pengabdian sejak pertama kali diterima sebagai CPNS hingga resmi menjadi PNS. Menurutnya, para ASN Kementerian Agama merupakan garda terdepan dalam menghadirkan pelayanan publik yang humanis, moderat, dan berdampak bagi masyarakat.
“Perjalanan ini bukan hanya tentang mendapatkan status sebagai pegawai negeri, tetapi tentang kesiapan mengemban tanggung jawab kepada bangsa, negara, dan masyarakat,” pesan Menteri Agama.
Sementara itu, Kakanwil Kemenag Sulbar, Adnan Nota, mengajak seluruh PNS yang baru dilantik untuk menanamkan semangat pengabdian dan loyalitas dalam bekerja.
“Mari menjadi abdi negara yang baik. Negara membutuhkan tangan-tangan yang mampu menebarkan kebahagiaan, keadilan, dan kesejahteraan kepada masyarakat sebagai tuan yang harus kita layani,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa ASN Kementerian Agama harus mampu bekerja sebagai sebuah tim yang saling menguatkan, bukan berjalan sendiri-sendiri.
“PNS adalah bagian dari satu sistem dan satu tim besar. Kita bekerja dengan aturan, struktur, dan tanggung jawab bersama demi mewujudkan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Menurutnya, pelantikan ini juga menjadi gerbang awal dalam membentuk ASN Kementerian Agama yang berkelas, profesional, dan mampu menjalankan Asta Protas Kementerian Agama dengan penuh integritas.
Di akhir kegiatan, Kakanwil turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh PNS yang baru dilantik dan mengajak mereka bersama-sama membawa Kementerian Agama Sulawesi Barat semakin maju.
“Selamat bergabung secara resmi sebagai keluarga besar Kementerian Agama Sulawesi Barat. Mari bersama-sama membawa Kementerian Agama menuju predikat WBK dan WBBM melalui kerja nyata, pelayanan terbaik, dan integritas,” tutupnya.
Wilayah
138 CPNS Kemenag Sulbar Resmi Dilantik Menjadi PNS, Siap Mengabdi untuk Umat dan Bangsa
- Kamis, 21 Mei 2026 | 15:22 WIB