Humas Kemenag Mateng - IPARI Mamuju Tengah bekerjasama dengan FKUB, Kemenag dan Pemda Mamuju Tengah mengadakan kegiatan Dialog Moderasi Beragama bertema "Menjaga Harmoni dalam Semangat Lalla Tassisara". Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah, pada selasa (02/12/2025) ini bertujuan untuk meningkatkan keharmonisan antarumat beragama, khususnya di Mamuju Tengah yang dikenal sebagai Bumi "Lalla' Tassisara".
Sebanyak 140 peserta yang terdiri dari masyarakat umum, tokoh agama, tokoh masyarakat, MUI Mamuju Tengah, perangkat desa, FKUB Mamuju Tengah, penyuluh agama, jajaran ASN Kemenag Mamuju Tengah, OPD, dan ASN Pemda Kab. Mamuju Tengah mengikuti kegiatan ini.
Membuka kegiatan ini, Dr. H. Askary (Wakil Bupati Mamuju Tengah) pentingnya toleransi dalam moderasi beragama yang berkaitan erat dengan kabupaten Mamuju Tengah,

"Wilayah ini dibangun di atas semangat toleransi dan keberagaman yang ada di Mamuji Tengah, sehingga "Lalla Tassisara" menjadi simbol pemersatu kita sebagai satu-kesatuan. Maka dari itu, saya sangat mengapresiasi dengan diadakannya kegiatan dialog pada hari ini."
Materi moderasi beragama yang dipadukan dengan nilai "Lalla Tassisara" dibawakan sangat baik oleh Prof. Anwar Sadat selaku pemateri. Lalla' Tassisara merupakan nilai lokal yang bermakna "menjaga hubungan kekerabatan, mempererat tali persaudaraan, dan saling menghormati agar terciptanya kehidupan yang selaras."
Hal ini sangat sesuai dengan konsep moderasi beragama yang menekankan pentingnya sikap toleransi dalam membangun keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama.
Prof. Anwar Sadat menyampaikan 3 hal yang harus dihindari agar kerukunan antarumat beragama tetap terjaga,

"Untuk menjaga kerukunan sebagai umat beragama, ada 3 hal yang harus kita hindari, yaitu: (1) Hindari kekerasan; (2) Jangan main hakim sendiri; dan (3) jangan mengambil keputusan berdasarkan tafsir pemahaman kita sendiri.", pesannya.
"Mari kita senantiasa mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang terjadi di antara kita. Selain itu, kita juga harus mematuhi regulasi yang berlaku, hal ini bertujuan agar kerukunan antarumat beragama dapat terjaga dengan baik", tegasnya.