Tantangan Baru Guru PAI Majene: Merawat Kembali 'Nur' Masjid di Hati Generasi Digital

Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) di Majene, Kecamatan Pamboang kembali menggelar pertemuan rutin pada Kamis (05/02)

PAMBOANG – Kelompok Kerja Guru (KKG) Pendidikan Agama Islam (PAI) di Majene, Kecamatan Pamboang kembali menggelar pertemuan rutin pada Kamis (05/02). Pertemuan kali ini terasa berbeda karena mengusung misi besar dalam menjawab tantangan pendidikan karakter di tengah derasnya arus digitalisasi yang menyasar generasi muda.

Hadir memberikan arahan sekaligus membuka acara secara resmi, Kepala Seksi PAI Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majene, Jalal, S.Kom., M.M., M.Pd.,PNT. Dalam kesempatan tersebut, beliau membedah peran strategis guru agama yang kini dituntut melampaui batas-batas ruang kelas. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut, Pengawas PAI, Sulaiman Suhdi, S.Ag, M.Pd, serta Ketua KKG PAI Pamboang, Muhyiddin, S.Pd.I.

Dalam sambutannya, Jalal menekankan bahwa tugas paling berat yang diemban guru PAI saat ini bukanlah sekadar mengejar ketuntasan kurikulum atau nilai akademik siswa di rapor.

"Tugas terberat kita sekarang adalah membawa kembali anak-anak kita meramaikan masjid. Kita harus menghidupkan kembali cahaya kecintaan terhadap masjid di hati mereka," tegas Jalal di hadapan para peserta.

Menurut Jalal, fenomena masjid yang megah secara fisik namun sepi dari aktivitas anak muda menjadi kegelisahan kolektif yang harus segera dicarikan solusinya. Ia mendorong para guru di Pamboang untuk bertransformasi menjadi sosok yang menyenangkan dan mampu menjadikan masjid sebagai pusat kegiatan yang relevan bagi anak didik.

Kehadiran Kasi PAI di tengah padatnya jadwal kerja mendapat apresiasi luar biasa dari para pengurus. Sekretaris KKG PAI Pamboang yang juga Kepala SDN 3 Tinambung, Wahda Sudarmi, S.Ag., mengaku sangat gembira dan bersyukur atas kehadiran pejabat Kemenag Majene.

"Kami sangat berterima kasih kepada Bapak  yang telah meluangkan waktu untuk hadir langsung di Pamboang. Di tengah jadwal beliau yang sangat padat dan bertepatan dengan agenda lainnya, kehadiran beliau memberikan semangat dan energi baru bagi kami para guru didaerah," ungkap Wahda Sudarmi dengan penuh antusias.

Usai memberikan pengarahan, Kasi PAI meninggalkan lokasi untuk melanjutkan agenda kedinasan lainnya. Acara kemudian dilanjutkan oleh pengurus KKG dan Pengawas PAI untuk membahas langkah-langkah konkret dalam mengintegrasikan kegiatan sekolah demi mewujudkan generasi Mandar yang Malaqbi.


Daerah LAINNYA