Menakar Keteladanan melalui Seragam

Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) Kemenag Majene, Jalal.

Apel pagi hari ini sedikit lebih ringan dari biasanya, puluhan peserta berbaris rapi dibelakang papan nama barisan masing-masing, di sisi depan ada jajaran pejabat eselon dan pengawas madrasah.

Pembina Apel, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) Kemenag Majene, Jalal. Dalam arahannya, mengajak seluruh peserta apel untuk menjaga semangat melayani negeri serta sejenak melakukan refleksi sederhana mengenai seragam yang ASN kenakan pagi ini.

"Seragam yang kita pakai hari ini bukan sekadar formalitas belaka, melainkan cerminan dari identitas, harga diri, dan kehormatan Kementerian Agama kita," ujar Mantan Kepala TU MAN Majene di hadapan barisan pegawai.

Menurutnya, kerapian dalam berpakaian dinas merupakan hilir dari pengamalan Lima Nilai Budaya Kerja Kemenag. Sebagai instansi yang mengawal urusan moral dan keagamaan, ASN Kemenag dituntut untuk mampu memberikan contoh konkret kepada masyarakat, dimulai dari hal-hal terkecil.

Sorotan kecil tertuju pada ajakan untuk memakai seragam sesuai aturan yang berlaku bagi ASN, termasuk hal yang paling kecil sepatu yang bersih dan mengkilap.

Jalal juga menambahkan bahwa nilai Profesionalitas dan Keteladanan seorang ASN sangat dinilai dari kesan pertama saat melayani masyarakat. ASN yang rapi dan patuh pada aturan internal dinilai memiliki kesiapan mental yang lebih baik dalam memberikan pelayanan publik yang prima.

Ia berharap, kedisiplinan berpakaian ini tidak dipandang sebagai beban atau aturan yang menakutkan, melainkan kesadaran murni untuk menjaga wibawa kementerian Agama.

"Mari kita tunjukkan keteladanan yang nyata. Rapi pakaiannya, tertib administrasinya, dan tulus pelayanannya," pungkas Jalal mengakhiri amanatnya yang dilanjutkan dengan doa bersama untuk kesuksesan MTQ Provinsi Sulawesi Barat yang sedang berlangsung di Mamuju.


Daerah LAINNYA